JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchPenyakit jantung koroner (PJK) merupakan kondisi yang disebabkan oleh penyempitan arteri koroner, yang mengarah pada penurunan aliran darah ke jantung. Ini adalah penyebab kematian utama secara global dan terus meningkat, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Di Provinsi Banten, prevalensi penyakit jantung dilaporkan sebesar 1,4%. Kebiasaan gaya hidup tidak sehat di kalangan masyarakat umum, termasuk di kalangan komunitas akademik, dapat meningkatkan risiko PJK dan berdampak negatif pada kualitas hidup. Studi ini bertujuan untuk mendeteksi risiko PJK dini menggunakan Jakarta Cardiovascular Score (JAKVAS) di kalangan komunitas akademik FKIK UNTIRTA untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong langkah pencegahan. Metode observasional analitis dengan desain penelitian cross-sectional digunakan. Pengambilan sampel berurutan digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara faktor risiko PJK yang tercantum dalam JAKVAS sebagai variabel independen dan risiko PJK sebagai variabel dependen. Hasil menunjukkan bahwa 86,7% dari komunitas akademik di FKIK UNTIRTA berada dalam kategori risiko rendah, 4,44% dalam kategori risiko sedang, dan 8,89% dalam kategori risiko tinggi. Proporsi responden dengan tekanan darah tinggi adalah 25,6%, BMI ≥26,00 adalah 23,3%, riwayat merokok adalah 20%, riwayat diabetes melitus adalah 5,6%, dan mereka yang berusia di atas 49 tahun dan laki-laki adalah 13,3%. Hubungan signifikan ditemukan antara peningkatan risiko PJK dan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, tekanan darah, BMI, riwayat merokok, dan diabetes melitus. Diantara ini, riwayat merokok (OR 14,458) dan BMI (OR 6,685) adalah faktor risiko yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan kardiovaskular dan mendorong adopsi gaya hidup yang lebih sehat untuk mengurangi risiko di masa depan.
Berdasarkan penilaian JAKVAS, sebagian besar komunitas akademik FKIK UNTIRTA memiliki risiko rendah terhadap PJK, dengan 86,7% berada dalam kategori risiko rendah dan 13,3% dalam kategori risiko sedang hingga tinggi.Hubungan signifikan ditemukan antara peningkatan risiko PJK dan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, tekanan darah, BMI, riwayat merokok, dan diabetes melitus.Secara khusus, individu di atas 49 tahun dan laki-laki menunjukkan proporsi yang lebih tinggi dari risiko sedang hingga tinggi.Individu dengan tekanan darah tinggi atau diklasifikasikan sebagai overweight/obesitas juga memiliki risiko yang meningkat.Riwayat merokok muncul sebagai faktor risiko terbesar, dengan perokok dan mantan perokok menunjukkan risiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan non-perokok.Selain itu, responden dengan riwayat diabetes melitus lebih cenderung berada dalam kategori risiko sedang hingga tinggi.Analisis multivariat mengidentifikasi BMI di atas 26,00 dan riwayat merokok sebagai prediktor terpenting dari peningkatan risiko PJK.individu overweight/obesitas memiliki risiko lebih dari enam kali lipat, sedangkan mereka dengan riwayat merokok memiliki risiko lebih dari empat belas kali lipat dibandingkan dengan kelompok lainnya.Berdasarkan temuan ini, penelitian masa depan sebaiknya mengarah pada sampel yang lebih seimbang dan representatif di seluruh usia, jenis kelamin, dan status kesehatan untuk meningkatkan validitas dan generalisasi hasil.Selain itu, mempertimbangkan faktor gaya hidup dan lingkungan kampus dalam penelitian berikutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampaknya terhadap kesehatan kardiovaskular dan mendukung upaya pencegahan PJK di lingkungan akademik.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas intervensi gaya hidup berbasis kampus dalam mengurangi risiko PJK di kalangan akademik. Selain itu, penelitian tentang perbedaan gender dalam respons terhadap faktor risiko PJK di lingkungan akademik bisa memberikan wawasan baru, terutama mengingat perbedaan biologis dan perilaku antara laki-laki dan perempuan. Terakhir, evaluasi dampak program kesehatan kampus berbasis teknologi, seperti aplikasi pelacak aktivitas fisik atau edukasi digital, dapat menjadi arah studi untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat akademik terhadap pencegahan dini PJK.
| File size | 479.98 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Penurunan ini menunjukkan potensi NAC sebagai terapi tambahan yang menargetkan inflamasi dalam tatalaksana infark miokard akut. Namun, manfaat klinis NACPenurunan ini menunjukkan potensi NAC sebagai terapi tambahan yang menargetkan inflamasi dalam tatalaksana infark miokard akut. Namun, manfaat klinis NAC
UNPARUNPAR Penulis menggunakan kasus Singapura, Korea Selatan, dan Jepang sebagai contoh dari anomali antara keterkaitan tipe rezim/pemerintahan yang diadopsi suatuPenulis menggunakan kasus Singapura, Korea Selatan, dan Jepang sebagai contoh dari anomali antara keterkaitan tipe rezim/pemerintahan yang diadopsi suatu
UKSWUKSW Analisis mengidentifikasi enam peran kunci kewirausahaan hijau. integrasi nilai ekonomi‑lingkungan, transformasi industri, inovasi hijau serta kolaborasiAnalisis mengidentifikasi enam peran kunci kewirausahaan hijau. integrasi nilai ekonomi‑lingkungan, transformasi industri, inovasi hijau serta kolaborasi
UnmulUnmul Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hipertensi dan dislipidemia dengan derajat stenosis koroner pada penderita PJK yang menjalaniPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hipertensi dan dislipidemia dengan derajat stenosis koroner pada penderita PJK yang menjalani
UMMUMM Singapura telah menciptakan ekosistem inovatif dengan prinsip FEAT dan Veritas, sementara Indonesia masih membangun kerangka yang adaptif. Indonesia dapatSingapura telah menciptakan ekosistem inovatif dengan prinsip FEAT dan Veritas, sementara Indonesia masih membangun kerangka yang adaptif. Indonesia dapat
UMSBUMSB Perawat diharapkan dapat memberikan dukungan informasi berupa edukasi kesehatan kepada pasien PJK dan caregiver, terutama mengenai menjaga stabilitas angina,Perawat diharapkan dapat memberikan dukungan informasi berupa edukasi kesehatan kepada pasien PJK dan caregiver, terutama mengenai menjaga stabilitas angina,
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Oleh karena itu, diperlukan strategi yang dapat diterapkan oleh mahasiswa sebagai upaya menjaga kesehatan jantung. Salah satu caranya adalah dengan memodifikasiOleh karena itu, diperlukan strategi yang dapat diterapkan oleh mahasiswa sebagai upaya menjaga kesehatan jantung. Salah satu caranya adalah dengan memodifikasi
NEWINERANEWINERA Dasar ontologi pengembangan ilmiah administrasi publik dalam konteks filsafat ilmu administrasi adalah esensi dari apa yang dipelajari dari aspek bagaimanaDasar ontologi pengembangan ilmiah administrasi publik dalam konteks filsafat ilmu administrasi adalah esensi dari apa yang dipelajari dari aspek bagaimana
Useful /
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 30 responden yang dipilih secara purposive. AnalisisMetode deskriptif kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 30 responden yang dipilih secara purposive. Analisis
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Secara historis, fungsi utama mangain berkaitan dengan pengangkatan anak, namun kini berkembang menjadi bentuk penguatan kekerabatan dalam bingkai DalihanSecara historis, fungsi utama mangain berkaitan dengan pengangkatan anak, namun kini berkembang menjadi bentuk penguatan kekerabatan dalam bingkai Dalihan
UTUT Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi eksisting dan potensi pariwisata Pulau Tunda. Penelitian ini menggunakan metode penelitianTujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi eksisting dan potensi pariwisata Pulau Tunda. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
UTUT Dengan meningkatkan strategi organisasi, memberikan pelatihan keterampilan kepada karyawan, mempersiapkan Prosedur Operasi Standar tertulis dan ditampilkanDengan meningkatkan strategi organisasi, memberikan pelatihan keterampilan kepada karyawan, mempersiapkan Prosedur Operasi Standar tertulis dan ditampilkan