INABJINABJ
The Indonesian Biomedical JournalThe Indonesian Biomedical JournalObesitas telah mencapai epidemis secara global, baik pada anak maupun dewasa, dan obesitas berkaitan dengan berbagai komorbiditas meliputi hipertensi, diabetes melitus tipe 2 (DMT2), dislipidemia, dan penyakit kardiovaskular (PKV) mayor. Adipositas dapat menyebabkan abnormalitas sel adiposit dan jaringan adiposa baik secara anatomi maupun fungsional, dan hal ini dikenal sebagai adiposopati (adiposa-opati), atau lemak yang sakit, yang menyebabkan gangguan sistim endokrin dan imun. Adiposopati dapat berperan langsung terhadap PKV melalui efek pericardiac dan perivaskular pada otot jantung dan pembuluh darah. Adiposopati juga dapat mempengaruhi PKV secara tidak langsung dengan cara memperburuk faktor risiko PKV seperti DMT2, hipertensi, dan dislipidemia. Selain hubungan yang merugikan ini, banyak penelitian yang membuktikan suatu paradoks obesitas dimana subyek dengan kelebihan berat badan atau obesitas yang juga menderita PKV, termasuk hipertensi, gagal jantung, penyakit jantung koroner, dan penyakit arteri perifer, menunjukkan prognosis yang lebih baik dibandingkan dengan pasien tanpa kelebihan berat badan/obesitas. Penemuan paradoks ini menjadi kurang berarti jika kajian potensi patogenik kelebihan lemak tubuh didasarkan pada disfungsi jaringan lemak dan bukan pada peningkatan massa lemaknya saja.
Adiposopati didefinisikan sebagai disfungsi jaringan lemak yang patologis, dan dapat dipicu serta diperburuk oleh akumulasi lemak (adipositas) dan gaya hidup sedentary, pada pasien yang rentan secara genetik.Adiposopati merupakan akar penyebab berbagai penyakit metabolik yang ditemukan secara klinis, seperti DMT2, hipertensi dan dislipidemia.Oleh karena itu, penilaian terhadap fungsi jaringan lemak lebih relevan dibandingkan hanya mengandalkan indeks massa tubuh (IMT) semata dalam menentukan risiko penyakit.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi biomarker spesifik yang dapat mendeteksi dini disfungsi jaringan adiposa sebelum munculnya penyakit metabolik, sehingga intervensi bisa dilakukan lebih awal. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana variasi genetik memengaruhi kemampuan jaringan lemak melakukan adipogenesis yang sehat, terutama pada individu obesitas dengan prognosis baik (fenotipe lemak sehat), untuk memahami mekanisme protektif dalam paradoks obesitas. Ketiga, sebaiknya dikembangkan studi longitudinal yang menilai perubahan fungsi jaringan adiposa selama program penurunan berat badan, untuk menentukan apakah penurunan massa lemak benar-benar memperbaiki fungsi adiposit atau justru memperburuk disfungsi metabolik pada pasien dengan penyakit kardiovaskular. Penelitian-penelitian ini akan membantu mengubah pendekatan klinis dari fokus pada berat badan menjadi fokus pada kesehatan jaringan lemak. Selain itu, pemahaman yang lebih dalam tentang komunikasi antar organ (cross talk) antara jaringan adiposa dengan hati, otot, dan pankreas dapat membuka jalan bagi terapi yang lebih tepat sasaran. Dengan pendekatan tersebut, diagnosis dan terapi penyakit metabolik dapat menjadi lebih personal dan efektif.
| File size | 2.88 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESRSANWARMEDIKASTIKESRSANWARMEDIKA Penyakit Jantung Koroner (PJK) termasuk jenis penyakit tidak menular yang memiliki angka kejadian tinggi di dunia yaitu 17 juta kasus dengan jumlah angkaPenyakit Jantung Koroner (PJK) termasuk jenis penyakit tidak menular yang memiliki angka kejadian tinggi di dunia yaitu 17 juta kasus dengan jumlah angka
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Protein C-reaktif (CRP), Galectin-3 (Gal-3), dan mieloperoxidase (MPO) merupakan biomarker inflamasi yang terkait dengan risiko kardiovaskular. Studi olehProtein C-reaktif (CRP), Galectin-3 (Gal-3), dan mieloperoxidase (MPO) merupakan biomarker inflamasi yang terkait dengan risiko kardiovaskular. Studi oleh
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Pentingnya, analisis multivariat mengungkapkan bahwa perawatan diri adalah prediktor kualitas hidup yang lebih kuat. Oleh karena itu, pendekatan keperawatanPentingnya, analisis multivariat mengungkapkan bahwa perawatan diri adalah prediktor kualitas hidup yang lebih kuat. Oleh karena itu, pendekatan keperawatan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Di Provinsi Banten, prevalensi penyakit jantung dilaporkan sebesar 1,4%. Kebiasaan gaya hidup tidak sehat di kalangan masyarakat umum, termasuk di kalanganDi Provinsi Banten, prevalensi penyakit jantung dilaporkan sebesar 1,4%. Kebiasaan gaya hidup tidak sehat di kalangan masyarakat umum, termasuk di kalangan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Populasi penelitian adalah seluruh pasien Puskesmas Tanjung Pinang (428 orang) dan sampel sebanyak 79 responden terpilih melalui purposive sampling. AnalisisPopulasi penelitian adalah seluruh pasien Puskesmas Tanjung Pinang (428 orang) dan sampel sebanyak 79 responden terpilih melalui purposive sampling. Analisis
UBUB Hemoglobin terglikasi (HbA1c) adalah penanda kontrol glukosa. Tujuan kami adalah untuk menyelidiki peran HbA1c sebagai prediktor kejadian kardiovaskularHemoglobin terglikasi (HbA1c) adalah penanda kontrol glukosa. Tujuan kami adalah untuk menyelidiki peran HbA1c sebagai prediktor kejadian kardiovaskular
UNIVMEDUNIVMED Pengendalian dan pencegahan PJK perlu dilakukan dengan kontrol rutin terhadap kadar gula darah dan tekanan darah untuk menstabilkannya dalam batas normal.Pengendalian dan pencegahan PJK perlu dilakukan dengan kontrol rutin terhadap kadar gula darah dan tekanan darah untuk menstabilkannya dalam batas normal.
LAPANLAPAN Hasil menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume hardener meningkatkan kuat tarik, menurunkan densitas, serta menghasilkan pembentukan senyawa C-O danHasil menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume hardener meningkatkan kuat tarik, menurunkan densitas, serta menghasilkan pembentukan senyawa C-O dan
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Diharapkan Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dapat mengimplementasikan intervensi membaca Al‑Quran bagi pasien hipertensi sebagai upaya efektif menurunkanDiharapkan Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dapat mengimplementasikan intervensi membaca Al‑Quran bagi pasien hipertensi sebagai upaya efektif menurunkan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional diterapkan pada 280 penerima IUD-Cu. Hasil menunjukkan 92,9% penerima layakDesain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional diterapkan pada 280 penerima IUD-Cu. Hasil menunjukkan 92,9% penerima layak
UNIVMEDUNIVMED Artikel ini membahas infeksi SARS-CoV2 pada seorang wanita berusia 71 tahun yang mengalami disfungsi pernapasan akut, sakit tenggorokan, demam, dan penurunanArtikel ini membahas infeksi SARS-CoV2 pada seorang wanita berusia 71 tahun yang mengalami disfungsi pernapasan akut, sakit tenggorokan, demam, dan penurunan
UNIVMEDUNIVMED Biofilm biomass dari kultur sejenis secara total tergantung pada spesies, dan biofilm biomass dari empat spesies berada dalam urutan berikut. bakteri CBiofilm biomass dari kultur sejenis secara total tergantung pada spesies, dan biofilm biomass dari empat spesies berada dalam urutan berikut. bakteri C