LAPANLAPAN
Jurnal Teknologi DirgantaraJurnal Teknologi DirgantaraMekanisme dan kinetika dekomposisi propelan telah diinvestigasi menggunakan DTG/TA dengan tiga jenis metode yang berbeda yaitu Kissinger, Flynn Wall Ozawa dan Coats & Redfern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter kinetika dekomposisi propelan LAPAN. Propelan yang digunakan memiliki perbedaan komposisi Al dan jenis moda AP. Propelan RUM adalah propelan AP/HTPB. RX 450 adalah AP/HTPB/ Al (bimoda). Sementara itu, RX 1220 adalah AP/HTPB/ Al (trimoda). Pengujian termal berlangsung pada suhu 30 - 400oC dan atmosfer nitrogen berlaju alir 50 ml/menit. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa semua jenis propelan terdekomposisi dengan mekanisme F1 (nukleasi acak dengan satu nukleus pada partikel individu). Energi aktivasi propelan berkisar antara 100,876 – 155,156 kJ/mol sementara faktor pre-eksponensial berkisar antara 4,57 x 107 – 3,46 x 1012/min. Energi aktivasi (E) dan faktor pre-eksponensial (A) RX 1220 adalah terendah dari ketiga sampel. Penggunaan jenis AP trimodul menciptakan efek katalitik yang menurunkan besarnya energi aktivasi. Propelan RX 1220 lebih mudah terdekomposisi (lebih mudah bereaksi) daripada propelan RUM dan RX 450.
Metode Kissinger, Flynn Wall Ozawa, dan Coats & Redfern terbukti andal untuk menentukan parameter kinetika dekomposisi termal propelan, dengan energi aktivasi berkisar antara 100,876 – 155,156 kJ/mol.Hasil analisis menunjukkan bahwa mekanisme dekomposisi termal yang paling mungkin terjadi adalah F1 (nukleasi acak), di mana metode Kissinger dan FWO memberikan nilai parameter yang serupa namun memiliki akurasi yang lebih baik dibandingkan metode Coats & Redfern yang cenderung memberikan nilai energi aktivasi lebih tinggi.Penggunaan AP trimodal pada propelan RX 1220 memberikan efek katalitik signifikan, yang terbukti dari nilai energi aktivasi dan faktor pre-eksponensial terendah, membuatnya lebih mudah terdekomposisi dan lebih reaktif dibandingkan propelan RUM dan RX 450.
Penelitian lanjutan sangat mungkin untuk dikembangkan dari temuan studi ini. Pertama, penting untuk menyelidiki lebih jauh anomali pada propelan RX 450 yang justru memiliki energi aktivasi lebih tinggi dari propelan tanpa Al. Sebuah penelitian bisa difokuskan untuk menjawab pertanyaan apakah ukuran partikel AP bimodal yang besar secara spesifik menghambat efek katalitik dari Al, atau apakah ada mekanisme interaksi lain yang terjadi antara kedua material tersebut. Kedua, karena penentuan kinetika bertujuan untuk memprediksi masa pakai propelan (life time), sebuah studi komparatif sangat penting. Penelitian ini bisa mengevaluasi mana dari ketiga metode (Kissinger, Flynn Wall Ozawa, dan Coats-Redfern) yang memberikan hasil prediksi masa pakai paling akurat ketika divalidasi dengan data penyimpanan propelan lapangan dalam jangka panjang. Ketiga, lingkup penelitian dapat diperluas dari kondisi ideal (atmosfer nitrogen) ke kondisi yang lebih realistis. Sebuah penelitian baru dapat dirancang untuk memahami bagaimana keberadaan oksigen dalam atmosfer penyimpanan memengaruhi laju dan mekanisme dekomposisi, terutama pada propelan yang sensitif seperti RX 1220.
| File size | 1.42 MB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
LAPANLAPAN Hasil pengujian menunjukkan nilai ultimate tensile strength 1011,67 MPa, modulus elastisitas 59074,96 MPa, dan failure mode SGV (Long Spliting, Gage, Various).Hasil pengujian menunjukkan nilai ultimate tensile strength 1011,67 MPa, modulus elastisitas 59074,96 MPa, dan failure mode SGV (Long Spliting, Gage, Various).
LAPANLAPAN Pada bagian sisi masuk, hanya menerima beban tekanan saja karena bagian tersebut dilindungi dengan grant, sedangkan bagian divergen hanya menerima bebanPada bagian sisi masuk, hanya menerima beban tekanan saja karena bagian tersebut dilindungi dengan grant, sedangkan bagian divergen hanya menerima beban
LAPANLAPAN Penelitian menemukan bahwa jarak jangkauan maksimum roket RX-320 adalah 45,223 km dengan sudut elevasi 65°, tinggi maksimum 27,595 km pada sudut 80°,Penelitian menemukan bahwa jarak jangkauan maksimum roket RX-320 adalah 45,223 km dengan sudut elevasi 65°, tinggi maksimum 27,595 km pada sudut 80°,
LAPANLAPAN Nilai error ini berbeda untuk setiap unit sensor, sehingga pengukuran nilai bias untuk masing-masing unit harus dilakukan. Ini dilakukan untuk memperolehNilai error ini berbeda untuk setiap unit sensor, sehingga pengukuran nilai bias untuk masing-masing unit harus dilakukan. Ini dilakukan untuk memperoleh
LAPANLAPAN Untuk membuat sistem satelit yang reliable, perlu dirancang sistem toleransi kesalahan di dalam OBDH yang merupakan otak satelit. Implementasi toleransiUntuk membuat sistem satelit yang reliable, perlu dirancang sistem toleransi kesalahan di dalam OBDH yang merupakan otak satelit. Implementasi toleransi
LAPANLAPAN Dengan memperhitungkan rugi-rugi antara rotor dan generator, maka sudu akan mampu menghasilkan 350 kW pada kecepatan angin nominal 10 m/det dengan sudutDengan memperhitungkan rugi-rugi antara rotor dan generator, maka sudu akan mampu menghasilkan 350 kW pada kecepatan angin nominal 10 m/det dengan sudut
LAPANLAPAN Signal power meter ini berbasis logarithmic amplifier dengan lebar band sampai dengan 100 db dengan ketelitian 0. 02 dB. Detektor signal radio multi channelSignal power meter ini berbasis logarithmic amplifier dengan lebar band sampai dengan 100 db dengan ketelitian 0. 02 dB. Detektor signal radio multi channel
LAPANLAPAN Penggunaan asam nitrat sebagai propelan pada roket cair ketika uji statik atau uji terbang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan yang serius dan memberikanPenggunaan asam nitrat sebagai propelan pada roket cair ketika uji statik atau uji terbang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan yang serius dan memberikan
Useful /
LAPANLAPAN Sistem optik imager dirancang dengan menggunakan beam-splitter yang akan membagi cahaya yang melewati sistem lensa menuju detektor masing-masing kanalSistem optik imager dirancang dengan menggunakan beam-splitter yang akan membagi cahaya yang melewati sistem lensa menuju detektor masing-masing kanal
LAPANLAPAN Tahapan uji ini untuk mendapatkan gel time dan kekerasan yang dapat memenuhi syarat sebagai binder propelan. Pada penelitian ini dilakukan reaksi HTPB:TDITahapan uji ini untuk mendapatkan gel time dan kekerasan yang dapat memenuhi syarat sebagai binder propelan. Pada penelitian ini dilakukan reaksi HTPB:TDI
LAPANLAPAN Prediksi dari beban aerodinamika yang terjadi pada sayap menjadi salah satu tahap yang penting dalam analisis struktur perancangan pesawat. Beberapa metodePrediksi dari beban aerodinamika yang terjadi pada sayap menjadi salah satu tahap yang penting dalam analisis struktur perancangan pesawat. Beberapa metode
LAPANLAPAN Analisis yang dilakukan hanya dari pengaruh tekanan saja pada tabung yang tebalnya sama dan tabung yang tengahnya dipertebal, dengan tujuan untuk melihatAnalisis yang dilakukan hanya dari pengaruh tekanan saja pada tabung yang tebalnya sama dan tabung yang tengahnya dipertebal, dengan tujuan untuk melihat