JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchGagal jantung adalah kondisi patofisiologis akibat gangguan fungsi jantung dalam memompa darah yang bersifat kronis dan progresif, serta berkontribusi terhadap tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Pengurangan tingkat tersebut memerlukan strategi pengobatan yang mempertahankan kesehatan dan kesejahteraan pasien, salah satunya melalui manajemen perawatan diri yang efektif. Dalam penerapannya, peran keluarga merupakan aspek penting sebagai sumber dukungan non-medis yang dapat memotivasi pasien untuk menjalani pengobatan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan praktik perawatan diri di antara individu dengan gagal jantung yang mengunjungi klinik poliklinik di Kota Garut. Desain kuantitatif cross-sectional digunakan, melibatkan 105 peserta yang dipilih melalui sampling purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan indeks Caregiver Contribution to Self-Care of Heart Failure (CC-SCHFI) versi 2, kemudian uji korelasi Spearman rank digunakan untuk analisis data. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki tingkat dukungan keluarga yang tinggi (81%), dan menunjukkan praktik perawatan diri yang moderat (88,6%). Terdapat korelasi positif kuat dan signifikan antara dukungan keluarga dan perilaku perawatan diri (r = 0,680; p < 0,001), menunjukkan bahwa dukungan keluarga yang lebih baik berkaitan dengan peningkatan praktik perawatan diri di antara pasien gagal jantung. Dukungan keluarga secara signifikan meningkatkan perilaku perawatan diri pada pasien gagal jantung. Melibatkan anggota keluarga dalam program manajemen penyakit penting untuk mendorong hasil kesehatan yang lebih baik.
Studi ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan perilaku perawatan diri di antara pasien gagal jantung di Poliklinik Kota Garut (p = 0,000.Mayoritas pasien yang menerima tingkat dukungan keluarga tinggi ditemukan memiliki kemampuan perawatan diri yang memadai.Hasil ini menekankan pentingnya dukungan keluarga sebagai faktor non-medis utama dalam manajemen penyakit kronis, terutama dalam hal motivasi, kepercayaan diri, dan konsistensi dalam praktik perawatan diri.Dengan hasil perawatan diri yang bervariasi di antara mereka yang mendapatkan dukungan keluarga moderat, kemungkinan variabel lain seperti status psikologis, literasi kesehatan, atau akses layanan kesehatan memengaruhi perilaku pasien.Penelitian masa depan mungkin fokus pada pembuatan intervensi berbasis keluarga untuk meningkatkan perawatan diri di antara penderita gagal jantung berdasarkan temuan ini.Memasukkan penilaian rutin dukungan keluarga dan partisipasi keluarga yang terorganisir ke dalam rencana perawatan pasien dalam praktik klinis dapat membantu meningkatkan hasil manajemen penyakit dan kualitas hidup kelompok ini.
Dalam studi ini, ditemukan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan signifikan dengan perilaku perawatan diri pasien gagal jantung. Namun, ada keterbatasan dalam desain penelitian yang hanya bersifat cross-sectional, sehingga tidak dapat menentukan hubungan kausal. Untuk penelitian lanjutan, pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengeksplorasi apakah dukungan keluarga secara langsung memengaruhi perilaku perawatan diri secara berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk memahami lebih dalam motivasi dan hambatan pasien dalam menjalani perawatan diri. Ketiga, perlu diteliti faktor-faktor lain seperti literasi kesehatan atau status psikologis pasien yang mungkin memengaruhi hasil perawatan diri, terutama pada kelompok dengan dukungan keluarga moderat.
- The Relationship Between Family Support and Self-Care in Heart Failure Patients: A Cross-sectional Study... journalmpci.com/index.php/jhnr/article/view/399The Relationship Between Family Support and Self Care in Heart Failure Patients A Cross sectional Study journalmpci index php jhnr article view 399
- Family Caregiver Support of Patient Self-Management During Chronic, Life-Limiting Illness: A Qualitative... doi.org/10.1177/1074840720977180Family Caregiver Support of Patient Self Management During Chronic Life Limiting Illness A Qualitative doi 10 1177 1074840720977180
| File size | 380.78 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
MES BOGORMES BOGOR Instrumen kepatuhan berupa kuesioner ARMS dengan dua tingkat (patuh dan tidak patuh). Kejadian kejang didapat dari wawancara pasien tentang adanya kejangInstrumen kepatuhan berupa kuesioner ARMS dengan dua tingkat (patuh dan tidak patuh). Kejadian kejang didapat dari wawancara pasien tentang adanya kejang
CERICCERIC Disarankan kepada perawat agar dapat melakukan pijat menggunakan VCO, sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam intervensi pencegahan lukaDisarankan kepada perawat agar dapat melakukan pijat menggunakan VCO, sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam intervensi pencegahan luka
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran pengalaman lanjut usia terhadap dukungan keluarga di panti wredha AB. Penelitian ini merupakan pendekatanPenelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran pengalaman lanjut usia terhadap dukungan keluarga di panti wredha AB. Penelitian ini merupakan pendekatan
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tentang pengaruh Cognitive Behavior Therapy (CBT) terhadap perubahan harga diri klien Gagal Ginjal Kronik (GGK)Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tentang pengaruh Cognitive Behavior Therapy (CBT) terhadap perubahan harga diri klien Gagal Ginjal Kronik (GGK)
CERICCERIC Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan (p= 0,000; α= 0,05) pada supervisi klinik. Supervisi klinik berdampak pada kepuasan kerja danHasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan (p= 0,000; α= 0,05) pada supervisi klinik. Supervisi klinik berdampak pada kepuasan kerja dan
CERICCERIC Terapi sentuhan merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan pada bayi prematur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasiTerapi sentuhan merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan pada bayi prematur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
CERICCERIC Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CBT terhadap halusinasi klien di sebuah rumah sakit di Medan. Desain penelitian quasi eksperimentalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CBT terhadap halusinasi klien di sebuah rumah sakit di Medan. Desain penelitian quasi eksperimental
CERICCERIC Perawatan metode kanguru yang merupakan tindakan noninvasif telah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan ibu yang mempunyai BBLR prematur.Perawatan metode kanguru yang merupakan tindakan noninvasif telah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan ibu yang mempunyai BBLR prematur.
Useful /
YBPINDOYBPINDO Aktivitas ini meningkatkan kesadaran siswa terhadap wirausaha dan membuktikan bahwa demo cooking langsung efektif, sementara guru membutuhkan lebih banyakAktivitas ini meningkatkan kesadaran siswa terhadap wirausaha dan membuktikan bahwa demo cooking langsung efektif, sementara guru membutuhkan lebih banyak
HTPHTP Data demografi meliputi usia, alamat, suku, tingkat pendidikan dan pekerjaan didapatkan melalui kuesioner. Hasil: Subjek didominasi oleh wanita, PendidikanData demografi meliputi usia, alamat, suku, tingkat pendidikan dan pekerjaan didapatkan melalui kuesioner. Hasil: Subjek didominasi oleh wanita, Pendidikan
MES BOGORMES BOGOR Support Vector Machine menghasilkan prediksi yang dapat disajikan dalam bentuk confusion matrix. Berdasarkan gambar dapat diketahui bahwa dari penerapanSupport Vector Machine menghasilkan prediksi yang dapat disajikan dalam bentuk confusion matrix. Berdasarkan gambar dapat diketahui bahwa dari penerapan
YBPINDOYBPINDO Penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan fisik yang dilakukan secara intensif dan personal mampu meningkatkan kesadaran dan tindakan ibu nifas terhadap kesehatanPenyuluhan kesehatan dan pemeriksaan fisik yang dilakukan secara intensif dan personal mampu meningkatkan kesadaran dan tindakan ibu nifas terhadap kesehatan