JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchOsteoporosis adalah penyakit degeneratif yang biasanya menyerang lansia, menyebabkan penurunan kepadatan tulang dan meningkatkan risiko patah tulang. Dual-Energy X-ray Absorptiometry (DEXA) merupakan alat standar untuk menilai Kepadatan Mineral Tulang (BMD), tetapi ketersediaannya yang terbatas dan biayanya yang tinggi di banyak fasilitas kesehatan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, mendorong perlunya metode diagnostik alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penggunaan gambar Tomografi Komputer (CT) sebagai pengganti DEXA dalam mendeteksi osteoporosis. Metode melibatkan pengumpulan data CT scan dari pasien di Hospital Universiti Sains Malaysia (HUSM). Daerah vertebrae dipisahkan dari gambar CT abdomen menggunakan teknik pemrosesan gambar untuk mengisolasi jaringan tulang. Empat atribut tekstur gambar—Roughness, Contrast, Greyscale, dan Phase—diekstraksi menggunakan analisis berbasis MATLAB. Hasil menunjukkan bahwa tulang osteoporosis memiliki nilai lebih tinggi pada Roughness dan Contrast, serta nilai lebih rendah pada Greyscale dan Phase dibandingkan tulang normal. Di antara atribut tersebut, Roughness diidentifikasi sebagai atribut paling sensitif dalam mendeteksi perubahan terkait osteoporosis. Temuan ini menunjukkan bahwa gambar CT scan, ketika dianalisis melalui segmentasi dan evaluasi tekstur yang tepat, memiliki potensi untuk menjadi alternatif yang layak untuk skrining osteoporosis, terutama di lingkungan yang tidak memiliki DEXA.
Empat atribut yaitu RMS/Greyscale, Contrast, Roughness, dan Phase yang berasal dari teknik imaging telah diuji untuk membedakan tulang normal dan osteoporosis pada tulang panggul dan tulang belakang.Kekuatan masing-masing atribut ditunjukkan sebagai indeks atribut yang dinormalisasi berdasarkan jumlah piksel dalam ROI.Atribut Roughness dan Contrast cenderung menurun pada osteoporosis dibandingkan tulang normal, sedangkan atribut Phase dan Greyscale cenderung meningkat dari kondisi normal ke osteoporosis.Secara kuantitatif, atribut yang paling sensitif untuk menunjukkan osteoporosis adalah Roughness, diikuti oleh Phase, Greyscale, dan Contrast.Dalam hal visualisasi, atribut paling signifikan adalah Roughness dan Phase.Namun, pengujian lanjutan pada berbagai kondisi tulang dan jenis tulang berbeda perlu dilakukan sebelum atribut ini menjadi indikator osteoporosis berdasarkan gambar CT scan.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan algoritma otomatis untuk segmentasi dan analisis tekstur CT scan guna meningkatkan akurasi deteksi osteoporosis secara lebih cepat dan efisien. Selain itu, penting untuk menguji validitas metode ini pada populasi yang lebih beragam, termasuk perbedaan usia, jenis kelamin, dan kondisi medis lainnya, agar hasilnya lebih representatif. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi integrasi data CT scan dengan biomarker biologis atau parameter klinis lainnya untuk menciptakan model prediksi osteoporosis yang lebih komprehensif dan akurat.
| File size | 1 MB |
| Pages | 12 |
| Short Link | https://juris.id/p-3dN |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UQGRESIKUQGRESIK Selain itu, CBM mampu menurunkan suhu operasi rata-rata sebesar 8–12%, menurunkan intensitas getaran hingga 30%, serta menjaga tingkat kebisingan tetapSelain itu, CBM mampu menurunkan suhu operasi rata-rata sebesar 8–12%, menurunkan intensitas getaran hingga 30%, serta menjaga tingkat kebisingan tetap
UDBUDB Salah satu penyakit yang diderita oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah Demam tifoid atau thypoid. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti tentangSalah satu penyakit yang diderita oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah Demam tifoid atau thypoid. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti tentang
UNAMAUNAMA 97, membuktikan kemampuan model mendeteksi dengan kesalahan yang sangat rendah pada berbagai kondisi pencahayaan. Sistem dilengkapi alarm otomatis yang97, membuktikan kemampuan model mendeteksi dengan kesalahan yang sangat rendah pada berbagai kondisi pencahayaan. Sistem dilengkapi alarm otomatis yang
POLBANPOLBAN Keterbatasan tersebut menyulitkan deteksi kelelahan otot secara langsung saat berolahraga dan meningkatkan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan untukKeterbatasan tersebut menyulitkan deteksi kelelahan otot secara langsung saat berolahraga dan meningkatkan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan untuk
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Studi observasional prospektif dilakukan pada 90 pasien sirosis hati dengan asites yang menjalani paracentesis di Rumah Sakit Saiful Anwar, Indonesia.Studi observasional prospektif dilakukan pada 90 pasien sirosis hati dengan asites yang menjalani paracentesis di Rumah Sakit Saiful Anwar, Indonesia.
UDBUDB Perancangan basis data sistem deteksi dini dan konsultasi komplikasi kesehatan masa nifas telah melalui seluruh tahapan normalisasi.melalui identifikasiPerancangan basis data sistem deteksi dini dan konsultasi komplikasi kesehatan masa nifas telah melalui seluruh tahapan normalisasi.melalui identifikasi
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Pada penelitian menggunakan sebanyak 300 gambar data dengan tiga kelas yaitu apel, jeruk dan pisang. Hasil penelitian menunjukan algoritma (YOLO) dapatPada penelitian menggunakan sebanyak 300 gambar data dengan tiga kelas yaitu apel, jeruk dan pisang. Hasil penelitian menunjukan algoritma (YOLO) dapat
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Penyemprot secara otomatis menjadi cara yang efisien dan menghemat tenaga. Pembuatan alat untuk menyemprot disinfektan secara otomatis ini menggunakanPenyemprot secara otomatis menjadi cara yang efisien dan menghemat tenaga. Pembuatan alat untuk menyemprot disinfektan secara otomatis ini menggunakan
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Pencarian literatur (2014–2024) di PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan CINAHL. Sembilan studi termasuk dan dianalisis secara tematik. Dari 2. 987 artikel,Pencarian literatur (2014–2024) di PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan CINAHL. Sembilan studi termasuk dan dianalisis secara tematik. Dari 2. 987 artikel,
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Temuan ini menggarisbawahi perlunya intervensi terpadu dan multi-level yang menargetkan lingkungan keluarga dan sekolah untuk memupuk kesejahteraan psikologisTemuan ini menggarisbawahi perlunya intervensi terpadu dan multi-level yang menargetkan lingkungan keluarga dan sekolah untuk memupuk kesejahteraan psikologis
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Secara kuantitatif, model mencapai accuracy 84,94%, precision 85,60%, recall 84,94%, dan F1-score (weighted) 84,37%. Analisis distribusi sentimen lebihSecara kuantitatif, model mencapai accuracy 84,94%, precision 85,60%, recall 84,94%, dan F1-score (weighted) 84,37%. Analisis distribusi sentimen lebih
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Hasil pengujian model menggunakan metode CNN ini dapat bekerja dengan sangat baik untuk memprediksi penyakit katarak pada mata. Pada penelitian ini penulisHasil pengujian model menggunakan metode CNN ini dapat bekerja dengan sangat baik untuk memprediksi penyakit katarak pada mata. Pada penelitian ini penulis