JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchMorning sickness is a common symptom of pregnancy in the first trimester, characterized by nausea, vomiting, and fatigue due to hormonal changes such as hCG and estrogen. Although physiological, this condition can interfere with the mothers nutritional intake and have a negative impact on fetal health, especially if it is severe and prolonged. Many pregnant women still face obstacles in meeting nutritional needs and optimally handling morning sickness. This study aims to determine and analyze the relationship between the severity of morning sickness, nutritional status of pregnant women, and fetal health. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. A sample of 100 pregnant women who experienced morning sickness in the first or second trimester, selected by purposive sampling at five Health Centers in Palopo City during July–November 2024. Data were collected through questionnaires and interviews, then analyzed using the Chi-square test with a significance level of p <0.05. A total of 36% of respondents had good nutritional status, 36% were undernourished, and 28% were overnourished. The severity of morning sickness was categorized as mild in 28% of respondents, moderate in 40%, and severe in 32%. Fetal health was considered good in 58% of respondents and poor in 42%. There was a statistically significant relationship between maternal nutritional status and the severity of morning sickness (P-value = 0.005), as well as between nutritional status and fetal health (P-value = 0.003). Additionally, a significant association was found between the severity of morning sickness and fetal health.
The research findings demonstrate a significant correlation between the nutritional status of pregnant women and fetal health.Mothers with adequate nutrition tend to have healthier fetuses.A statistically significant relationship exists between maternal nutritional status and the severity of morning sickness, with undernourished mothers experiencing more severe symptoms.Furthermore, the severity of morning sickness is significantly related to fetal health.more severe symptoms correlate with a higher risk of adverse fetal outcomes.These findings underscore the importance of ensuring adequate nutritional intake from the early stages of pregnancy to mitigate the negative impacts of morning sickness on fetal development.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi nutrisi yang dipersonalisasi berdasarkan trimester kehamilan dan tingkat keparahan morning sickness. Hal ini dapat dilakukan dengan merancang studi intervensi terkontrol secara acak yang membandingkan dampak berbagai strategi nutrisi, seperti konseling gizi individual, suplementasi vitamin dan mineral, atau modifikasi pola makan, terhadap pengurangan gejala morning sickness dan peningkatan status nutrisi ibu. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam persepsi dan pengalaman ibu hamil mengenai morning sickness dan kebutuhan nutrisi mereka, serta faktor-faktor sosial budaya yang memengaruhi praktik makan mereka. Informasi ini dapat digunakan untuk mengembangkan program edukasi yang lebih efektif dan sesuai dengan konteks lokal. Terakhir, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak dampak jangka panjang dari morning sickness dan status nutrisi ibu terhadap perkembangan anak, termasuk pertumbuhan fisik, kognitif, dan perilaku, guna memberikan bukti yang lebih kuat untuk mendukung kebijakan dan praktik kesehatan yang berpusat pada ibu dan anak.
| File size | 413.8 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu hamil mengenai pengaruh media booklet terhadap pengetahuan gizi ibu selamaHasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu hamil mengenai pengaruh media booklet terhadap pengetahuan gizi ibu selama
STIKESHBSTIKESHB Jumlah sampel penelitian sebanyak 122 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup identitas pasien, kualitas pelayanan gizi, kualitas makanan,Jumlah sampel penelitian sebanyak 122 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup identitas pasien, kualitas pelayanan gizi, kualitas makanan,
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO This pre-experimental study involved 60 pregnant women experiencing morning sickness, selected through incidental sampling. Data collection, conductedThis pre-experimental study involved 60 pregnant women experiencing morning sickness, selected through incidental sampling. Data collection, conducted
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Metode penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Responden adalah ibu yang bersedia dan menandatangani persetujuan. PenelitianMetode penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Responden adalah ibu yang bersedia dan menandatangani persetujuan. Penelitian
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Sampling using probability random sampling technique, obtained a sample of 78 toddlers. The results of this study indicate that there is a relationshipSampling using probability random sampling technique, obtained a sample of 78 toddlers. The results of this study indicate that there is a relationship
JURNALFKMUITJURNALFKMUIT DM mengakibatkan komplikasi seperti Penyakit Jantung Koroner (PJK), ulkus kaki diabetik, stroke, dan gagal ginjal. Penelitian ini menggunakan desain analitikDM mengakibatkan komplikasi seperti Penyakit Jantung Koroner (PJK), ulkus kaki diabetik, stroke, dan gagal ginjal. Penelitian ini menggunakan desain analitik
JQWHJQWH Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat rata-rata frekuensi kunjungan konseling gizi sebesar 2,3 kali pada ibu hamil di puskesmas Puncu. Rata-rata penambahanPenelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat rata-rata frekuensi kunjungan konseling gizi sebesar 2,3 kali pada ibu hamil di puskesmas Puncu. Rata-rata penambahan
JQWHJQWH Hasil penelitian menunjukkan sebelum pemberian buah kurma mabrum, sebagian besar (53,8%) responden mengalami morning sickness sedang. Setelah pemberianHasil penelitian menunjukkan sebelum pemberian buah kurma mabrum, sebagian besar (53,8%) responden mengalami morning sickness sedang. Setelah pemberian
Useful /
169169 Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and information contained in the audiovisual. Critical Discourse AnalysisData collection techniques were carried out through interviews, observation, and information contained in the audiovisual. Critical Discourse Analysis
UNKAUNKA Masyarakat berhak menerima pelayanan publik, yang dalam Negara Republik Indonesia diatur secara khusus melalui undang-undang dan peraturan. PemerintahMasyarakat berhak menerima pelayanan publik, yang dalam Negara Republik Indonesia diatur secara khusus melalui undang-undang dan peraturan. Pemerintah
UNKAUNKA Peranan penting pelaksanaan pembangunan di desa adalah Kepala Desa harus mampu meningkatkan kegiatan koordinasi dan partisipasi masyarakat dan badan perwakilanPeranan penting pelaksanaan pembangunan di desa adalah Kepala Desa harus mampu meningkatkan kegiatan koordinasi dan partisipasi masyarakat dan badan perwakilan
JQWHJQWH Overweight adalah suatu keadaan dimana berat badan di atas kondisi normal. Hal tersebut dapat terjadi karena jumlah nutrisi yang dikonsumsi lebih banyakOverweight adalah suatu keadaan dimana berat badan di atas kondisi normal. Hal tersebut dapat terjadi karena jumlah nutrisi yang dikonsumsi lebih banyak