JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchPeningkatan konsumsi produk daging olahan mendorong inovasi dalam substitusi sebagian bahan baku dengan alternatif berbasis tumbuhan yang lebih sehat, seperti jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Studi ini bertujuan mengevaluasi dampak substitusi sebagian daging sapi dengan jamur tiram putih terhadap profil nutrisi dan kualitas sensorik produk bakso. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain acak lengkap (CRD) satu faktor dan lima tingkat perlakuan (J0–J4), masing-masing diulang tiga kali. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kadar air, serat kasar, karbohidrat, dan kapasitas retensi air seiring peningkatan proporsi jamur tiram putih, sementara protein dan lemak menurun. Uji sensorik dengan 20 panelis semi-train menunjukkan perlakuan J2 (50 g jamur 250 g daging sapi) mendapat skor tertinggi untuk rasa, aroma, tekstur, dan warna. Substitusi tinggi (J3 dan J4) menyebabkan penurunan signifikan keterimaan sensorik. Substitusi optimal disarankan hingga 50 g jamur tiram putih untuk meningkatkan kualitas nutrisi bakso tanpa mengorbankan atribut sensorik.
Substitusi sebagian daging sapi dengan jamur tiram putih memiliki dampak signifikan pada profil nutrisi dan kualitas sensorik bakso.Peningkatan proporsi jamur tiram putih menyebabkan penurunan protein dan lemak, serta peningkatan kadar air, serat, karbohidrat, dan kapasitas retensi air.Uji sensorik menunjukkan perlakuan J2 (50 g jamur) paling disukai panelis.Substitusi tinggi (75–100 g) mengurangi keterimaan sensorik karena aroma dan tekstur jamur yang dominan.Oleh karena itu, tingkat substitusi menjadi faktor kritis dalam menyeimbangkan peningkatan nutrisi dengan preferensi konsumen.Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi stabilitas penyimpanan jangka panjang, keamanan mikrobiologi, dan keterimaan sensorik produk bakso dengan substitusi jamur di berbagai segmen demografi.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji stabilitas penyimpanan jangka panjang produk bakso dengan substitusi jamur tiram putih untuk memastikan keselamatan mikrobiologi dan daya tahan produk. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh variasi potongan daging sapi (misalnya daging lemak tinggi vs. rendah) terhadap karakteristik sensorik dan nutrisi bakso setelah substitusi. Terakhir, penelitian bisa fokus pada preferensi konsumen dari berbagai kelompok demografi, seperti generasi muda atau keluarga berpenghasilan rendah, untuk mengevaluasi potensi penerimaan pasar produk bakso berbasis substitusi jamur.
- Effect of Partial Substitution of Beef with White Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus) on Nutritional... doi.org/10.56303/jhnresearch.v4i2.374Effect of Partial Substitution of Beef with White Oyster Mushroom Pleurotus ostreatus on Nutritional doi 10 56303 jhnresearch v4i2 374
- Making sure you're not a bot!. making sure re bot loading please wait moment ensure security connection... iastatedigitalpress.com/mmb/article/id/10489Making sure youre not a bot making sure re bot loading please wait moment ensure security connection iastatedigitalpress mmb article id 10489
| File size | 1.02 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Kegiatan pengabdian ini berhasil mengolah jamur tiram menjadi jamur krispy, nugget jamur, dan abon jamur sebagai upaya diversifikasi produk pangan denganKegiatan pengabdian ini berhasil mengolah jamur tiram menjadi jamur krispy, nugget jamur, dan abon jamur sebagai upaya diversifikasi produk pangan dengan
UMKUMK Program pemanfaatan eceng gondok sebagai pakan ternak di Desa Kirig membuktikan bahwa tanaman yang selama ini dianggap gulma dapat diolah menjadi sumberProgram pemanfaatan eceng gondok sebagai pakan ternak di Desa Kirig membuktikan bahwa tanaman yang selama ini dianggap gulma dapat diolah menjadi sumber
UMSUMS Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha jamur tiram, tetapi juga memperkuatKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha jamur tiram, tetapi juga memperkuat
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Instrumen yang digunakan adalah Spiritual Well-Being Scale (SWBS), Self-Care of Coronary Heart Disease Inventory (SC-CHDI), dan SF-36 Health Survey untukInstrumen yang digunakan adalah Spiritual Well-Being Scale (SWBS), Self-Care of Coronary Heart Disease Inventory (SC-CHDI), dan SF-36 Health Survey untuk
UNDANAUNDANA Hasil Analisis kelayakan finansial menunjukan nilai NPV sebesar Rp.329,854,793, Net B/C sebesar 5, IRR sebesar 23%, dan Payback Period selama 1 tahun 7Hasil Analisis kelayakan finansial menunjukan nilai NPV sebesar Rp.329,854,793, Net B/C sebesar 5, IRR sebesar 23%, dan Payback Period selama 1 tahun 7
UBTUBT Jamur tiram (Pleurotus ostreatu) adalah jamur pangan kedua yang banyak dibudidayakan di dunia. Jamur ini memiliki nilai nutrisi yang baik dan nilai ekonomiJamur tiram (Pleurotus ostreatu) adalah jamur pangan kedua yang banyak dibudidayakan di dunia. Jamur ini memiliki nilai nutrisi yang baik dan nilai ekonomi
UnmulUnmul Perlakuan dengan jarak tanam 50 x 50 cm pada jumlah anakan menghasilkan 13,83 pols, sedangkan pada kandungan serat kasar menghasilkan serat kasar palingPerlakuan dengan jarak tanam 50 x 50 cm pada jumlah anakan menghasilkan 13,83 pols, sedangkan pada kandungan serat kasar menghasilkan serat kasar paling
UnmulUnmul Penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan daging pada suhu dingin tidak berbeda nyata pada uji pH dan daya ikat air (P>0,05), namun berbeda nyata padaPenelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan daging pada suhu dingin tidak berbeda nyata pada uji pH dan daya ikat air (P>0,05), namun berbeda nyata pada
Useful /
IDID Peta dicetak ukuran A0 dan dipasang permanen di halaman Balai Desa Medono, serta diserahkan dalam bentuk file digital kepada mitra. mitra (Pemerintah DesaPeta dicetak ukuran A0 dan dipasang permanen di halaman Balai Desa Medono, serta diserahkan dalam bentuk file digital kepada mitra. mitra (Pemerintah Desa
IDID Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengguna menyatakan sistem mudah digunakan dan meningkatkan efisiensi kerja secara signifikan. Keunggulan utama sistemHasil evaluasi menunjukkan bahwa pengguna menyatakan sistem mudah digunakan dan meningkatkan efisiensi kerja secara signifikan. Keunggulan utama sistem
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi positif ibu tidak selalu berbanding lurus dengan pelaksanaan imunisasi lengkap, dan faktor-faktor lain sepertiTemuan ini mengindikasikan bahwa persepsi positif ibu tidak selalu berbanding lurus dengan pelaksanaan imunisasi lengkap, dan faktor-faktor lain seperti
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Selanjutnya, penelitian ini terdiri dari 50 responden, yang terdiri dari masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah wisata Lovina yang dipilih menggunakanSelanjutnya, penelitian ini terdiri dari 50 responden, yang terdiri dari masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah wisata Lovina yang dipilih menggunakan