JOURNALMPCIJOURNALMPCI

Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition Research

Kanker kolorektal tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian terkait kanker setelah kanker paru-paru, menyoroti perlunya terapi yang lebih efektif dengan efek samping minimal. Ekstrak Begonia medicinalis dilaporkan memiliki potensi antikanker. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antikanker dari ekstrak Begonia medicinalis dengan menilai konsentrasi neutrofil pada model tikus kanker kolorektal yang diinduksi 7,12-dimetilbenz[A]antracena (DMBA). Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental berbasis laboratorium dengan desain kelompok post-test saja, yang terdiri dari lima kelompok dengan lima replikasi masing-masing: kelompok perlakuan I menerima 25 mg/kg berat badan, kelompok perlakuan II menerima 50 mg/kg berat badan, kelompok perlakuan III menerima 100 mg/kg berat badan, kelompok normal yang tidak diinduksi DMBA dan tidak menerima terapi, dan kelompok kontrol negatif yang diinduksi DMBA tetapi tidak menerima terapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak Begonia medicinalis secara efektif menekan konsentrasi neutrofil pada model tikus kanker kolorektal yang diinduksi DMBA. Perlakuan dengan dosis 50 mg/kg berat badan dan 100 mg/kg berat badan berhasil mengurangi kadar sel neutrofil pada subjek eksperimen, dengan hasil terbaik terlihat pada dosis 100 mg/kg berat badan. Studi ini memberikan wawasan baru tentang efek terapi berbasis tanaman, ekstrak Begonia medicinalis, dalam memodulasi sistem kekebalan tubuh dengan menekan konsentrasi neutrofil pada model tikus kanker kolorektal.

Studi ini menunjukkan bahwa ekstrak Begonia medicinalis secara efektif menurunkan konsentrasi neutrofil pada model tikus kanker kolorektal yang diinduksi DMBA.Perlakuan dengan dosis 50 mg/kg berat badan dan 100 mg/kg berat badan berhasil mengurangi kadar sel neutrofil pada subjek eksperimen, dengan hasil terbaik terlihat pada dosis 100 mg/kg berat badan.Penelitian ini menawarkan potensi pemahaman klinis untuk aplikasi Begonia medicinalis, serta pengembangan fitofarmaka.

Berdasarkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam ekstrak Begonia medicinalis yang bertanggung jawab atas efek antikanker yang diamati. Selain itu, penting untuk menyelidiki mekanisme molekuler yang mendasari bagaimana ekstrak tersebut memodulasi sistem kekebalan tubuh dan menekan konsentrasi neutrofil pada tingkat seluler. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi potensi sinergis antara ekstrak Begonia medicinalis dan terapi kanker konvensional, seperti kemoterapi atau radioterapi, untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi efek samping. Terakhir, studi klinis pada manusia diperlukan untuk memvalidasi temuan ini dan menentukan keamanan dan kemanjuran ekstrak Begonia medicinalis sebagai terapi tambahan untuk kanker kolorektal.

  1. The Anticancer Activity of Ethanol Extract of Begonia medicinalis on Colorectal Cancer Rat Model Induced... journalmpci.com/index.php/jhnr/article/view/411The Anticancer Activity of Ethanol Extract of Begonia medicinalis on Colorectal Cancer Rat Model Induced journalmpci index php jhnr article view 411
  1. #kanker paru#kanker paru
  2. #aktivitas antikanker gse#aktivitas antikanker gse
Read online
File size727 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-3dT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test