JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchWound healing in patients with type 2 diabetes mellitus (T2DM) presents a major clinical challenge, particularly due to alterations in body composition such as reduced muscle mass and increased fat mass. This systematic review aimed to synthesize current evidence regarding the impact of body composition on wound healing effectiveness in T2DM patients. Literature was retrieved from PubMed, ProQuest, Wiley Online Library, and Google Scholar, targeting observational and experimental studies published between 2015 and 2025. Articles were selected based on predefined inclusion and exclusion criteria. Methodological quality was assessed using the Critical Appraisal Skills Programme (CASP) checklist. A total of seven eligible studies were included and analyzed narratively. The findings from the 4 articles analyzed showed that low muscle mass (sarcopenia) and high fat mass (obesity) were associated with delayed wound healing in T2DM patients. Some studies indicate that patients with better body composition balance, such as higher muscle mass index, experience faster wound healing. Heterogeneity in measurement methods and study populations limits the strength of these conclusions. This review supports the hypothesis that body composition significantly influences wound healing outcomes in T2DM. Muscle mass reduction may impair tissue repair by limiting perfusion and immune responses, while fat mass may contribute to chronic inflammation that hinders tissue regeneration. Further longitudinal research with standardized assessments is needed. Interventions that promote muscle mass gain and fat mass control may be essential components in wound management strategies for diabetic patients.
This study suggests a potential relationship between body composition, specifically the proportion of muscle mass and body fat, and the effectiveness of wound healing in patients with type 2 diabetes mellitus.Patients with higher muscle mass and lower body fat levels tended to show faster healing times and better quality of tissue repair.These findings imply that body composition assessment should be part of clinical care for diabetic wound management, and interventions aimed at improving muscle mass and reducing body fat may be beneficial.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara mendalam hubungan antara komposisi tubuh dan penyembuhan luka pada pasien diabetes tipe 2. Pertama, studi longitudinal berskala besar dengan desain penelitian yang lebih kuat, seperti uji klinis acak, perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi hubungan sebab-akibat yang teramati dalam tinjauan ini. Kedua, penelitian harus fokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan massa otot dan mengendalikan massa lemak pada pasien diabetes dengan luka yang sulit sembuh, termasuk program latihan fisik yang disesuaikan dan strategi nutrisi yang optimal. Ketiga, eksplorasi lebih lanjut mengenai mekanisme molekuler yang mendasari pengaruh komposisi tubuh terhadap penyembuhan luka, seperti peran sitokin inflamasi dan faktor pertumbuhan, dapat membuka jalan bagi pengembangan terapi baru yang lebih efektif. Penelitian ini harus mempertimbangkan variasi individu dalam respons terhadap intervensi, termasuk faktor genetik dan gaya hidup, untuk memastikan pendekatan pengobatan yang lebih personal dan tepat sasaran. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang interaksi kompleks antara komposisi tubuh, metabolisme, dan proses penyembuhan luka akan memungkinkan pengembangan strategi manajemen luka yang lebih efektif dan meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes.
- Lipids - Wiley Online Library. lipids wiley library skip article content information journals journal... aocs.onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/lipd.12189Lipids Wiley Online Library lipids wiley library skip article content information journals journal aocs onlinelibrary wiley doi abs 10 1002 lipd 12189
- The Impact of Body Composition on Wound Healing in Type 2 Diabetes Patients: A Systematic Review | Journal... doi.org/10.56303/jhnresearch.v4i2.434The Impact of Body Composition on Wound Healing in Type 2 Diabetes Patients A Systematic Review Journal doi 10 56303 jhnresearch v4i2 434
| File size | 581.82 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Penerapan orthosis yang disesuaikan secara individual dapat membantu mengurangi risiko masalah muskuloskeletal terkait. Oleh karena itu, penggunaan footPenerapan orthosis yang disesuaikan secara individual dapat membantu mengurangi risiko masalah muskuloskeletal terkait. Oleh karena itu, penggunaan foot
IPHORRIPHORR Y was successfully resolved. Conclusion: Reality Orientation Therapy can be considered an effective nursing intervention for reducing delusions and improvingY was successfully resolved. Conclusion: Reality Orientation Therapy can be considered an effective nursing intervention for reducing delusions and improving
AKRABJUARAAKRABJUARA 000). Enhanced family support significantly contributes to better adaptation and improved well-being among stroke survivors. This study concludes that000). Enhanced family support significantly contributes to better adaptation and improved well-being among stroke survivors. This study concludes that
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Membaca Al‑Quran dapat mengurangi hormon stres, meningkatkan perasaan relaksasi, dan memperbaiki kimia tubuh sehingga dapat menurunkan tekanan darahMembaca Al‑Quran dapat mengurangi hormon stres, meningkatkan perasaan relaksasi, dan memperbaiki kimia tubuh sehingga dapat menurunkan tekanan darah
JCEHJCEH This community service program successfully improved the knowledge of diabetes mellitus patients regarding dietary management. The program ran smoothlyThis community service program successfully improved the knowledge of diabetes mellitus patients regarding dietary management. The program ran smoothly
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Hasilnya menunjukkan kestabilan tanda vital dan penurunan nyeri. Fisioterapi mencakup beberapa bidang pelayanan salah satunya penanganan pada kasus integumentHasilnya menunjukkan kestabilan tanda vital dan penurunan nyeri. Fisioterapi mencakup beberapa bidang pelayanan salah satunya penanganan pada kasus integument
POLITAPOLITA Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Tentang Posyandu Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu. Metode Penelitian: PenelitianTujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Tentang Posyandu Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu. Metode Penelitian: Penelitian
INSPIRAINSPIRA Metode: Penelitian merupakan deskriptif kolerasi dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional dengan populasi seluruh pasien hipertensi di wilayah kerjaMetode: Penelitian merupakan deskriptif kolerasi dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional dengan populasi seluruh pasien hipertensi di wilayah kerja
Useful /
AKRABJUARAAKRABJUARA Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa film 13 Bom di Jakarta menggambarkan realitas sosial dalam media massa yang mempunyai peran ganda,Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa film 13 Bom di Jakarta menggambarkan realitas sosial dalam media massa yang mempunyai peran ganda,
AKRABJUARAAKRABJUARA While vertical communication is effective in conveying directives, strengthening feedback mechanisms is necessary for greater employee participation. HorizontalWhile vertical communication is effective in conveying directives, strengthening feedback mechanisms is necessary for greater employee participation. Horizontal
POLITAPOLITA Latar belakang: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh deep back massage terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif di ruang bersalinLatar belakang: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh deep back massage terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif di ruang bersalin
UnwarUnwar Motivasi berperan sebagai mediasi parsial antara kompetensi dan kinerja, serta sebagai mediasi penuh antara kepemimpinan dan kinerja, menegaskan pentingnyaMotivasi berperan sebagai mediasi parsial antara kompetensi dan kinerja, serta sebagai mediasi penuh antara kepemimpinan dan kinerja, menegaskan pentingnya