JOURNALMPCIJOURNALMPCI

Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition Research

Obesitas merupakan masalah kesehatan global yang semakin berkembang dan terkait dengan gangguan metabolik. Makanan fungsional telah muncul sebagai pendekatan non-farmakologis potensial untuk mendukung pengelolaan obesitas. Dadih, produk susu fermentasi tradisional Indonesia, mengandung probiotik tetapi memiliki kapasitas antioksidan terbatas. Studi ini bertujuan mengevaluasi efek dadih buah naga merah yang diperkaya selenium terhadap penanda obesitas seperti berat badan dan indeks Lee serta karakteristik fungsionalnya pada tikus yang diinduksi diet tinggi lemak dan fruktosa. Dengan desain eksperimental sebenarnya menggunakan 24 tikus Sprague-Dawley jantan yang dibagi ke dalam empat kelompok: kontrol sehat (K−), kontrol obesitas (K ), dadih (Di), dan dadih diperkaya selenium (Di ). Setelah 28 hari induksi diet HFFD, kelompok Di dan Di menerima 2 mL/200 g BB/hari dadih selama 28 hari. Pada akhir intervensi, kelompok Di menunjukkan peningkatan berat badan yang lebih terkendali dan indeks Lee terendah dibandingkan kelompok lainnya. Analisis fungsional menunjukkan bahwa Di memiliki jumlah bakteri asam laktat lebih tinggi dan aktivitas antioksidan lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi probiotik, bioaktif buah naga merah, dan selenium secara sinergis meningkatkan regulasi metabolik. Kesimpulannya, dadih buah naga merah yang diperkaya selenium meningkatkan kualitas fungsional produk dan menunjukkan potensi mengatur penanda obesitas. Formulasi ini menawarkan inovasi makanan fungsional yang menjanjikan untuk pengelolaan obesitas dan memerlukan penelitian klinis lebih lanjut.

Studi ini menunjukkan bahwa dadih buah naga merah yang diperkaya selenium memiliki sifat fungsional dan nutrisi yang lebih baik dibandingkan dadih biasa, seperti jumlah bakteri asam laktat (7,7 × 10⁸ CFU/g) dan aktivitas antioksidan (19,54%) yang lebih tinggi.Ini berkontribusi pada respons fisiologis yang lebih baik pada tikus obesitas, termasuk penurunan berat badan yang lebih signifikan dan penurunan indeks Lee.Kombinasi probiotik, bioaktif buah naga merah, dan selenium secara sinergis mengatur metabolisme dan mengurangi stres oksidatif.Dadih ini menawarkan potensi sebagai makanan fungsional lokal untuk pengelolaan obesitas dan memerlukan penelitian klinis lebih lanjut.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang dari konsumsi dadih buah naga merah diperkaya selenium pada manusia untuk memvalidasi hasil eksperimen hewan. Selain itu, studi tentang interaksi antara selenium dan komponen bioaktif lain dalam produk fermentasi tradisional seperti kefir atau yoghurt dapat mengungkap mekanisme sinergis yang lebih luas. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang dampak modifikasi nutrisi pada mikrobioma usus dan profil lipid dapat memberikan wawasan tentang peran dadih sebagai intervensi fungsional untuk manajemen obesitas.

  1. Selenium-Fortified Red Dragon Fruit Dadih Improves Obesity Markers in Rats Induced by a High-Fat, High-Fructose... journalmpci.com/index.php/jhnr/article/view/443Selenium Fortified Red Dragon Fruit Dadih Improves Obesity Markers in Rats Induced by a High Fat High Fructose journalmpci index php jhnr article view 443
  1. #red dragon fruit#red dragon fruit
Read online
File size723.75 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-3e5
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test