JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchPaparan kronis serbuk kapas dalam industri tekstil telah menjadi faktor risiko potensial untuk obstruksi paru. Namun, tidak banyak studi yang meneliti dampaknya dalam kombinasi dengan variabel personal seperti usia, jenis kelamin, dan lama bekerja, terutama di negara berkembang. Studi ini meneliti dampak paparan serbuk kapas, usia, jenis kelamin, dan lama bekerja terhadap insidensi obstruksi paru di Surakarta, Indonesia. Studi analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 88 pekerja yang memenuhi kriteria. Kuantifikasi paparan serbuk kapas dilakukan menggunakan High-Volume Air Sampler, sedangkan fungsi paru ditentukan melalui spirometri. Analisis data menggunakan regresi logistik biner sederhana dan ganda. Insidensi obstruksi paru sebesar 56,8%. Paparan serbuk kapas di atas nilai ambang batas (TLV) 0,2 mg/m³ secara signifikan meningkatkan risiko obstruksi paru (OR: 4,18; 95% CI: 1,51–11,63; p=0,006). Lama bekerja juga berkorelasi signifikan (OR: 1,21 per tahun; 95% CI: 1,03–1,44; p=0,023), sementara usia dan jenis kelamin tidak signifikan. Akurasi model akhir 75%, dianggap dapat diterima dalam studi kesehatan kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa paparan jangka panjang terhadap serbuk kapas dan jam kerja panjang merupakan faktor risiko kritis untuk obstruksi paru di industri tekstil. Oleh karena itu, disarankan untuk pekerja dengan jam kerja panjang untuk memiliki kontrol paparan yang tepat dan pemantauan fungsi paru secara berkala.
Studi ini menunjukkan bahwa paparan serbuk kapas di atas nilai ambang batas (TLV) dan riwayat kerja ≥10 tahun merupakan faktor risiko obstruksi paru di antara pekerja tekstil (OR 4,18–5,05).Meskipun usia dan jenis kelamin tidak signifikan, hal ini dapat digunakan untuk merangsang penelitian tambahan yang bertujuan mengungkap penyebab perbedaan persentase obstruksi paru antara pekerja wanita (60,9%) dan pekerja pria (52,4%).Rekomendasi teknis meliputi pemasangan sistem ventilasi lokal di lingkungan berdebu, skrining spirometri rutin terutama bagi pekerja dengan masa kerja ≥10 tahun di lingkungan berdebu, serta penggunaan respirator standar N95.Langkah-langkah ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 70 Tahun 2016 tentang Standar dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Industri.Studi masa depan sebaiknya bersifat longitudinal untuk memvalidasi bukti antara paparan serbuk kapas dan fungsi paru yang terganggu, dengan mempertimbangkan kontrol terhadap faktor risiko lainnya (termasuk merokok).
Penelitian lanjutan sebaiknya mengadopsi desain longitudinal untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara paparan serbuk kapas dan obstruksi paru, serta mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi seperti ventilasi lokal atau penggunaan alat pelindung diri. Selain itu, penelitian lebih mendalam tentang perbedaan risiko obstruksi paru antara pekerja wanita dan pria diperlukan, termasuk mempertimbangkan faktor biologis dan lingkungan kerja. Terakhir, studi eksperimental dapat dilakukan untuk menguji efektivitas strategi pengendalian paparan serbuk kapas, seperti rotasi pekerja atau penggunaan teknologi filter udara, dalam mengurangi insidensi obstruksi paru di industri tekstil. Ketiga saran ini bertujuan mengisi celah penelitian yang ada, memperkuat bukti kebijakan, dan memberikan rekomendasi praktis untuk perlindungan kesehatan pekerja.
- Comparative effect of cationic gemini surfactant and its monomeric counterpart on the conformational... pubs.rsc.org/en/content/articlelanding/2017/ra/c7ra00172jComparative effect of cationic gemini surfactant and its monomeric counterpart on the conformational pubs rsc en content articlelanding 2017 ra c7ra00172j
- Risk Factors of Pulmonary Obstruction Among Textile Industry Workers | Journal of Health and Nutrition... journalmpci.com/index.php/jhnr/article/view/420Risk Factors of Pulmonary Obstruction Among Textile Industry Workers Journal of Health and Nutrition journalmpci index php jhnr article view 420
| File size | 404.8 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ITBWIGA LUMAJANGITBWIGA LUMAJANG Hasilnya memberikan kerangka teoretis yang kuat untuk pemahaman efektif pengelolaan keuangan. Artikel ini memberikan pemahaman komprehensif tentang peranHasilnya memberikan kerangka teoretis yang kuat untuk pemahaman efektif pengelolaan keuangan. Artikel ini memberikan pemahaman komprehensif tentang peran
UDBUDB Penelitian dilaksanakan di desa Toriyo Sukoharjo. Desain penelitian menggunakan Quasy Experimental. Variabel independen adalah Penyuluhan, variabel dependenPenelitian dilaksanakan di desa Toriyo Sukoharjo. Desain penelitian menggunakan Quasy Experimental. Variabel independen adalah Penyuluhan, variabel dependen
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan seperti harmonisasi regulasi, restrukturisasiUntuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan seperti harmonisasi regulasi, restrukturisasi
UMMUMM Penelitian ini membandingkan regulasi AI di sektor perbankan dan fintech Indonesia dan Singapura, fokus pada kesenjangan antara regulasi dan kondisi nyata.Penelitian ini membandingkan regulasi AI di sektor perbankan dan fintech Indonesia dan Singapura, fokus pada kesenjangan antara regulasi dan kondisi nyata.
JIMF BIJIMF BI Selanjutnya, penelitian ini menganalisis eksposur risiko kredit antara ekuitas dan utang pada sektor‑sektor terpilih di Malaysia dengan menggunakan metodeSelanjutnya, penelitian ini menganalisis eksposur risiko kredit antara ekuitas dan utang pada sektor‑sektor terpilih di Malaysia dengan menggunakan metode
AFEBIAFEBI Sebagai negara berkembang yang berperingkat keempat di dunia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar, Indonesia memiliki kebutuhan makanan yangSebagai negara berkembang yang berperingkat keempat di dunia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar, Indonesia memiliki kebutuhan makanan yang
NEWINERANEWINERA Dasar ontologi pengembangan ilmiah administrasi publik dalam konteks filsafat ilmu administrasi adalah esensi dari apa yang dipelajari dari aspek bagaimanaDasar ontologi pengembangan ilmiah administrasi publik dalam konteks filsafat ilmu administrasi adalah esensi dari apa yang dipelajari dari aspek bagaimana
UNPARUNPAR Dalam kalimat Direktur-Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, WHO telah mengevaluasi wabah tersebut sepanjang waktu dan menyatakan kawatir terhadapDalam kalimat Direktur-Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, WHO telah mengevaluasi wabah tersebut sepanjang waktu dan menyatakan kawatir terhadap
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI 032). Additionally, there was a negative correlation between illness perception and health literacy (r = -. 27; ρ=. 002) as well as between illness perception032). Additionally, there was a negative correlation between illness perception and health literacy (r = -. 27; ρ=. 002) as well as between illness perception
NINETYJOURNALNINETYJOURNAL Berdasarkan hasil akurasi, algoritma SVM dengan metode K-Fold Cross Validation merupakan algoritma terbaik dalam mengklasifikasi penyakit kanker payudara.Berdasarkan hasil akurasi, algoritma SVM dengan metode K-Fold Cross Validation merupakan algoritma terbaik dalam mengklasifikasi penyakit kanker payudara.
JIMF BIJIMF BI Penelitian ini menawarkan analisis empiris faktor-faktor yang dapat memengaruhi implementasi kewirausahaan sosial. Niat kewirausahaan sosial dapat dijelaskanPenelitian ini menawarkan analisis empiris faktor-faktor yang dapat memengaruhi implementasi kewirausahaan sosial. Niat kewirausahaan sosial dapat dijelaskan
JIMF BIJIMF BI Selain itu, lembaga zakat juga perlu meningkatkan kualitas sistem zakat online dan memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasiSelain itu, lembaga zakat juga perlu meningkatkan kualitas sistem zakat online dan memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi