JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchMakanan jalanan banyak dikonsumsi masyarakat di negara berkembang dan sering kali menimbulkan risiko kesehatan karena kontaminasi bakteri. Konsumsi makanan terkontaminasi dikaitkan dengan lebih dari 200 jenis penyakit, menyebabkan 600 juta kasus dan 420.000 kematian setiap tahun. Salah satu bakteri yang umum ditemukan adalah Enterobacter, yang dapat bersifat patogen dan resisten terhadap berbagai antibiotik. Tinjauan ini bertujuan untuk menilai bahaya kontaminasi Enterobacter pada makanan jalanan, termasuk tingkat dan sumber kontaminasi, patogenisitas, serta strategi pengelolaannya. Tinjauan mengikuti pedoman PRISMA 2020, dengan pencarian literatur dilakukan di basis data ilmiah seperti PubMed dan Google Scholar menggunakan operator Boolean dan kata kunci yang relevan. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu, dianalisis, dan dikelompokkan untuk memudahkan interpretasi. Hasil menunjukkan bahwa kontaminasi Enterobacter tersebar luas di negara berkembang seperti Nigeria, Ghana, Ethiopia, Pakistan, India, dan Indonesia. Nigeria mencatat prevalensi tertinggi, dengan E. aerogenes mencapai 100% pada nasi siap saji. Sumber utama kontaminasi adalah bahan baku, terutama tepung terigu, yang mengandung E. sakazakii dengan prevalensi 100%. Enterobacter dapat menyebabkan berbagai infeksi serius, termasuk infeksi saluran kemih, meningitis, pneumonia, dan sepsis. Upaya mengurangi kontaminasi Enterobacter pada makanan jalanan perlu mencakup penerapan praktik higiene dan sanitasi, penggunaan bahan baku yang aman, metode pengolahan dan penyimpanan yang tepat, edukasi bagi penjual, serta pengawasan keamanan pangan secara rutin. Temuan ini sangat penting untuk mendukung intervensi kesehatan masyarakat dan pengembangan kebijakan keamanan pangan yang efektif.
Makanan jalanan di berbagai negara berkembang terkontaminasi Enterobacter pada tingkat yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.Prevalensi kontaminasi bervariasi dari 5,36% hingga 100%, dengan E.aerogenes sebagai spesies dominan, terutama pada nasi siap saji di Nigeria.Sumber kontaminasi meliputi bahan baku, peralatan memasak, air, dan penjamah makanan, dengan tingkat kontaminasi mencapai 100% pada tepung terigu oleh E.Kemampuan Enterobacter dalam menyebabkan infeksi serius, seperti infeksi saluran kemih, meningitis, dan sepsis, serta resistensi terhadap antibiotik, menuntut strategi pencegahan dan pengendalian secara multidisiplin.
Pertama, perlu penelitian yang menyelidiki mekanisme penularan spesifik Enterobacter dari bahan baku seperti tepung terigu ke makanan jadi, termasuk faktor lingkungan yang mempercepat kontaminasi silang di lokasi penjualan makanan jalanan. Kedua, diperlukan studi untuk mengidentifikasi profil gen resistensi antibiotik dan faktor virulensi dari isolat Enterobacter di berbagai negara berkembang guna mengevaluasi potensi risiko infeksi nosokomial dan menyusun sistem pelacakan patogen yang lebih efektif. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang efektivitas intervensi pelatihan higiene berbasis komunitas bagi penjual makanan jalanan, dengan mengukur perubahan perilaku jangka panjang serta dampaknya terhadap penurunan tingkat kontaminasi, agar program pendidikan yang ada dapat disesuaikan dan diimplementasikan secara lebih tepat sasaran.
| File size | 756.83 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
PPISHKPPISHK Pemilihan negara-negara Asia Tenggara penting karena secara umum kawasan tersebut masih merupakan negara berkembang yang memerlukan peningkatan, terutamaPemilihan negara-negara Asia Tenggara penting karena secara umum kawasan tersebut masih merupakan negara berkembang yang memerlukan peningkatan, terutama
ITBWIGA LUMAJANGITBWIGA LUMAJANG Artikel ini memberikan pemahaman komprehensif tentang peran pasar modal dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Pasar modal berkontribusi pada pertumbuhanArtikel ini memberikan pemahaman komprehensif tentang peran pasar modal dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Pasar modal berkontribusi pada pertumbuhan
UDBUDB Sampel penelitian adalah Wanita yang sudah menikah usia 20-49 tahun. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis melalui 2 tahap. TahapSampel penelitian adalah Wanita yang sudah menikah usia 20-49 tahun. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis melalui 2 tahap. Tahap
IPBIPB Studi ini menyimpulkan bahwa layanan penyuluhan pertanian dan modal penghidupan—khususnya modal manusia, alam, sosial, dan finansial—sangat pentingStudi ini menyimpulkan bahwa layanan penyuluhan pertanian dan modal penghidupan—khususnya modal manusia, alam, sosial, dan finansial—sangat penting
INSCHOOLINSCHOOL Kesimpulan: Berdasarkan faktor anak dan ibu, variabel berat lahir rendah serta interval kelahiran berhubungan dengan stunting berat. Stunting merupakanKesimpulan: Berdasarkan faktor anak dan ibu, variabel berat lahir rendah serta interval kelahiran berhubungan dengan stunting berat. Stunting merupakan
INSCHOOLINSCHOOL Protokol kesehatan menjadi tantangan karena kesadaran masyarakat turun setelah WHO mengumumkan pandemi global pada Maret 2020. Beberapa orang tidak memakaiProtokol kesehatan menjadi tantangan karena kesadaran masyarakat turun setelah WHO mengumumkan pandemi global pada Maret 2020. Beberapa orang tidak memakai
INTELEKTUALINTELEKTUAL Studi ini menunjukkan bahwa Hong Kong lebih unggul dalam efisiensi alokasi dana dan keadilan sosial dalam skema kredit pendidikan, sementara Tiongkok daratanStudi ini menunjukkan bahwa Hong Kong lebih unggul dalam efisiensi alokasi dana dan keadilan sosial dalam skema kredit pendidikan, sementara Tiongkok daratan
INTELEKTUALINTELEKTUAL Dengan demikian, diskusi, implikasi, dan kesimpulan dapat dijelaskan. Menggunakan model jalur SmartPLS, penelitian ini menunjukkan bahwa program mentoringDengan demikian, diskusi, implikasi, dan kesimpulan dapat dijelaskan. Menggunakan model jalur SmartPLS, penelitian ini menunjukkan bahwa program mentoring
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Studi ini memberikan wawasan baru tentang efek terapi berbasis tanaman, ekstrak Begonia medicinalis, dalam memodulasi sistem kekebalan tubuh dengan menekanStudi ini memberikan wawasan baru tentang efek terapi berbasis tanaman, ekstrak Begonia medicinalis, dalam memodulasi sistem kekebalan tubuh dengan menekan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Populasi penelitian adalah 290 ibu hamil yang memeriksakan diri di Puskesmas Malawili. Jumlah sampel adalah 36 orang dengan teknik purposive sampling.Populasi penelitian adalah 290 ibu hamil yang memeriksakan diri di Puskesmas Malawili. Jumlah sampel adalah 36 orang dengan teknik purposive sampling.
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Pemberian mangga Gedong Gincu, jeruk manis, dan buah naga merah secara oral selama 14 hari terbukti efektif dalam menurunkan kadar protein C-reaktif (CRP)Pemberian mangga Gedong Gincu, jeruk manis, dan buah naga merah secara oral selama 14 hari terbukti efektif dalam menurunkan kadar protein C-reaktif (CRP)
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Faktor utama dalam kelangsungan penggunaan kontrasepsi adalah kesesuaian kondisi medis penerima. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kelayakanFaktor utama dalam kelangsungan penggunaan kontrasepsi adalah kesesuaian kondisi medis penerima. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kelayakan