SCIENCE TECH INDONESIASCIENCE TECH INDONESIA
Science and Technology IndonesiaScience and Technology IndonesiaCarrageenan adalah polisakarida sulfat alami hasil ekstraksi dari rumput laut merah yang menarik perhatian signifikan dalam pengembangan sistem penghantaran obat, khususnya sebagai bahan pembentuk kapsul. Dengan sifatnya yang dapat terdegradasi hayati, biokompatibel, dan kemampuan membentuk gel, carrageenan memiliki potensi besar sebagai alternatif berbasis tumbuhan pengganti gelatin yang berasal dari hewan. Ulasan ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi carrageenan, terutama iota-carrageenan, dalam produksi kapsul lunak sebagai pengganti gelatin, serta membandingkan karakteristik kapsul keras dan lunak berbasis carrageenan. Selain itu, tantangan formulasi dan strategi modifikasi struktural dibahas untuk meningkatkan sifat fungsional carrageenan. Kapsul lunak biasanya diformulasikan menggunakan iota-carrageenan dan plastisizer seperti gliserol untuk memperoleh fleksibilitas optimal, sedangkan kapsul keras memanfaatkan kappa-carrageenan karena tekstur gelnya yang lebih kuat. Modifikasi seperti depolimerisasi dan pencampuran dengan polimer lain telah terbukti meningkatkan viskositas, elastisitas, dan waktu disintegrasi kapsul carrageenan. Namun, beberapa kendala masih ada, antara lain viskositas yang tinggi dan laju disintegrasi yang lebih lambat dibandingkan kapsul berbasis gelatin. Oleh karena itu, optimasi formulasi dan peningkatan teknik ekstraksi sangat penting untuk memajukan kapsul carrageenan sebagai alternatif kompetitif dalam aplikasi farmasi. Ke depan, penelitian sebaiknya difokuskan pada optimasi metode ekstraksi carrageenan berbiaya rendah dan bermurni tinggi, rekayasa proses depolimerisasi, serta modifikasi kappa-carrageenan agar memiliki kelenturan mirip iota-carrageenan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kelayakan penggunaan carrageenan yang berasal dari rumput laut tropis sebagai bahan kapsul lunak yang berkelanjutan dan sesuai syariah.
Iota-carrageenan yang diperoleh dari rumput laut tropis menunjukkan potensi besar sebagai alternatif gelatin pada formulasi kapsul lunak berkat kemampuannya membentuk gel elastis, biokompatibilitas, dan fleksibilitas film yang dihasilkan.Meski demikian, viskositas tinggi, kelarutan terbatas, dan waktu disintegrasi yang lambat masih menjadi kendala utama.Dengan optimalisasi formulasi serta teknik modifikasi struktur seperti depolimerisasi dan pencampuran polimer pendamping, sifat mekanik dan fungsional kapsul berbasis carrageenan dapat ditingkatkan sehingga memenuhi standar aplikasi farmasi modern.
Pertama, penelitian dapat diarahkan untuk mengoptimasi proses ekstraksi iota carrageenan dari rumput laut tropis menggunakan teknik ramah lingkungan seperti ekstraksi enzimatik atau gelombang mikro dengan pelarut alkali minimal, sehingga diperoleh kemurnian tinggi, viskositas terkendali, dan biaya produksi rendah. Kedua, studi lanjutan dapat mengkaji depolimerisasi terkontrol pada iota carrageenan dengan bantuan enzim atau kultur mikroba laut untuk menurunkan massa molekul, memperbaiki kelarutan serta mempercepat waktu disintegrasi kapsul lembut, sekaligus memastikan parameter kekuatan mekanik dan kestabilan kimiawaninya. Ketiga, riset selanjutnya dapat mengeksplorasi rekayasa kappa carrageenan agar menampilkan sifat elastis dan lentur selayaknya iota carrageenan, misalnya melalui kopolimerisasi dengan pati termodifikasi, penambahan plastisizer alami seperti gliserol, dan variasi suhu atau pH proses pengolahan, kemudian mengevaluasi performa film kapsul terhadap uji tarik, mikroskopi SEM, dan disolusi. Ketiga ide penelitian ini diharapkan saling melengkapi sehingga dapat menghasilkan formulasi kapsul lembut berbasis carrageenan tropis yang efisien, aman, halal, serta memiliki karakteristik mekanik dan disintegrasi setara atau lebih baik daripada gelatin.
| File size | 711.76 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
POLIJEPOLIJE Studi molecular docking mengungkapkan bahwa kelima polisakarida (ι‑carrageenan, xyloglucan, pectin, glucomannan, β‑glucan) memiliki interaksi non‑kovalenStudi molecular docking mengungkapkan bahwa kelima polisakarida (ι‑carrageenan, xyloglucan, pectin, glucomannan, β‑glucan) memiliki interaksi non‑kovalen
POLIJEPOLIJE Hal tersebut disebabkan karena belum adanya sistem optimasi proses yang terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkanHal tersebut disebabkan karena belum adanya sistem optimasi proses yang terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan
ARIKESIARIKESI Hasil penelitian menunjukkan rerata intensitas nyeri persalinan sebelum diberikan pijat punggung dengan VCO sebesar 7,0 (SD=0,7) dan setelah intervensiHasil penelitian menunjukkan rerata intensitas nyeri persalinan sebelum diberikan pijat punggung dengan VCO sebesar 7,0 (SD=0,7) dan setelah intervensi
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Penggunan clay mask sebagai perawatan tambahan kulit secara optimal agar dapat mencapai kondisi kulit yang sehat. Senyawa dalam daun pepaya dan bunga telangPenggunan clay mask sebagai perawatan tambahan kulit secara optimal agar dapat mencapai kondisi kulit yang sehat. Senyawa dalam daun pepaya dan bunga telang
GREENPUBGREENPUB Temuan menunjukkan bahwa 80% peserta berhasil memproduksi sabun pencuci piring cair secara mandiri, 70% mengadopsi praktik pembukuan dasar, dan 50% memperluasTemuan menunjukkan bahwa 80% peserta berhasil memproduksi sabun pencuci piring cair secara mandiri, 70% mengadopsi praktik pembukuan dasar, dan 50% memperluas
UNIMALUNIMAL Penelitian ini mencoba menentukan tingkat perubahan arus gangguan hubung singkat pada bus tertentu di jaringan distribusi Universitas Andalas akibat pemasanganPenelitian ini mencoba menentukan tingkat perubahan arus gangguan hubung singkat pada bus tertentu di jaringan distribusi Universitas Andalas akibat pemasangan
UNILAUNILA Untuk memahami sejauh mana kemitraan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan kawasan hutan, pendekatan triangulasi yang mencakup pengumpulan dataUntuk memahami sejauh mana kemitraan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan kawasan hutan, pendekatan triangulasi yang mencakup pengumpulan data
KOMPETIFKOMPETIF Industri pariwisata terus berkembang hingga saat ini dan telah menjadi lokomotif ekonomi dengan kontribusi besar terhadap devisa negara. Departemen FoodIndustri pariwisata terus berkembang hingga saat ini dan telah menjadi lokomotif ekonomi dengan kontribusi besar terhadap devisa negara. Departemen Food
Useful /
GONTORGONTOR Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis pekerjaan tyre yang memerlukan perbaikan yaitu postur kerja mekanik saat melakukan pekerjaan checkHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis pekerjaan tyre yang memerlukan perbaikan yaitu postur kerja mekanik saat melakukan pekerjaan check
UNILAUNILA Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI diMetode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI di
UNILAUNILA Efikasi asap cair yang diambil dari kayu medang (Cinnamomum sp. ) terhadap jamur Schizophyllum commune telah dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menilaiEfikasi asap cair yang diambil dari kayu medang (Cinnamomum sp. ) terhadap jamur Schizophyllum commune telah dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menilai
UNILAUNILA Bioplastik ini terbukti ramah lingkungan karena dapat terdegradasi secara alami. Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bioplastik efektif mengurangiBioplastik ini terbukti ramah lingkungan karena dapat terdegradasi secara alami. Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bioplastik efektif mengurangi