UNESAUNESA
Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa MesinPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik mikrostruktur dan komposisi unsur serbuk nano karbon hasil proses ball milling menggunakan metode Scanning Electron Microscopy dan Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX). Proses penggilingan dilakukan menggunakan mesin ball mill tipe horizontal dengan parameter waktu milling 6 jam dan kecepatan putar 140 rpm, yang dipilih berdasarkan hasil terbaik dari pengujian sebelumnya. Material karbon digiling menggunakan kombinasi bola zirconia dengan variasi ukuran untuk meningkatkan efektivitas proses kominusi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa proses ball milling mampu mereduksi ukuran partikel karbon secara signifikan hingga orde nano dengan nilai size reduction sebesar 89,8%. Citra SEM memperlihatkan perubahan morfologi partikel menjadi lebih pipih, tipis, dan tidak beraturan, yang mengindikasikan terjadinya mekanisme pengelupasan mekanis selama proses milling. Analisis EDX menunjukkan bahwa unsur karbon (C) merupakan unsur dominan, disertai keberadaan unsur minor seperti O, Mn, Fe, dan Zn yang diduga berasal dari proses preparasi dan interaksi mekanis selama penggilingan. Secara keseluruhan, kombinasi parameter milling 6 jam dan 140 rpm dinilai efektif dalam menghasilkan serbuk nano karbon dengan karakteristik mikrostruktur yang baik dan berpotensi untuk aplikasi material berbasis karbon.
Temuan penelitian memperlihatkan bahwa perubahan pada parameter waktu milling memberikan dampak terhadap kuantitas serbuk yang dihasilkan serta pola distribusi ukuran partikelnya.Parameter operasi ball mill terhadap kapasitas produksi serbuk karbon tertinggi, ada pada percobaan pertama dengan kapasitas serbuk yang berhasil lolos mesh 100 yaitu 14,52.Pada percobaan ke dua dan tiga kuantitasnya sedikit menurun, namun secara keseluruhan memiliki hasil rata-rata serbuk 14,045 gram.Kombinasi parameter milling yaitu 6 jam 140 rpm menghasilkan morfologi yang baik.Hasil uji Scanning Electron Microscopy (SEM) menyimpulkan proses ball milling berhasil melakukan penghancuran mekanik dan mengubah struktur partikel menjadi lebih pipih dan tipis dengan bentuk irregular bersudut.Analisis software ImageJ dan Origin Lab juga menjelaskan sampel mempunyai normalitas data yang baik dengan nilai indeks R-Square (R2) yaitu 0,970.Sedangkan pendekatan model Energy Disperative X-Ray Spectroscopy (EDX) menunjukkan bahwa unsur pembangun serbuk didominasi oleh karbon (C) dengan persentase berat (wt %) yaitu 31,26.Unsur oksigen (O) juga muncul dengan nilai wt% 15,98 serta beberapa unsur logam lainnya seperti Manganese (Mn), Iron (Fe), dan Zinc (Zn).Mekanisme proses ball milling juga berhasil mereduksi material karbon dengan nilai Size Reduction (SR) yaitu sebesar 89,8 % sehingga parameter kombinasi ini (6 jam 140 rpm) layak dijadikan sebagai rekomendasi parameter milling terbaik untuk kominusi material berbasis karbon.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengoptimalkan parameter operasi ball mill untuk meningkatkan efektivitas proses kominusi dan menghasilkan serbuk nano karbon dengan karakteristik mikrostruktur yang lebih baik. 2. Melakukan studi lebih mendalam tentang mekanisme pengelupasan mekanis selama proses milling dan pengaruhnya terhadap morfologi partikel. 3. Menganalisis lebih lanjut komposisi unsur serbuk nano karbon menggunakan teknik analisis kimia yang lebih canggih, seperti spektroskopi Raman atau spektrometri massa, untuk memahami komposisi kimia dan struktur karbon secara lebih detail.
- Pengaruh Lama Waktu dan Rasio Bola Penghancur Terhadap Karakteristik Produk Penggilingan Bata Merah |... ejournal.unibabwi.ac.id/index.php/vmac/article/view/1485Pengaruh Lama Waktu dan Rasio Bola Penghancur Terhadap Karakteristik Produk Penggilingan Bata Merah ejournal unibabwi ac index php vmac article view 1485
- ANALISIS PENGARUH VARIASI WAKTU PERLAKUAN ALKALI TERHADAP KEKUATAN IMPACT KOMPOSIT POLYESTER YANG DIPERKUAT... rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/1104ANALISIS PENGARUH VARIASI WAKTU PERLAKUAN ALKALI TERHADAP KEKUATAN IMPACT KOMPOSIT POLYESTER YANG DIPERKUAT rekayasamesin ub ac index php rm article view 1104
| File size | 632.56 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNESAUNESA Efisiensi biaya dapat dicapai melalui substitusi komponen motor dengan alternatif yang lebih ekonomis tanpa menurunkan kinerja, penyederhanaan desain rangkaEfisiensi biaya dapat dicapai melalui substitusi komponen motor dengan alternatif yang lebih ekonomis tanpa menurunkan kinerja, penyederhanaan desain rangka
UNESAUNESA Pengukuran dimensi dilakukan menggunakan jangka sorong digital setelah produk mencapai kondisi stabil. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dimensiPengukuran dimensi dilakukan menggunakan jangka sorong digital setelah produk mencapai kondisi stabil. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dimensi
UNESAUNESA Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat beroperasi secara stabil dan aman serta mampu memisahkan cairan dan partikel susu kedelai dengan baik. KondisiHasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat beroperasi secara stabil dan aman serta mampu memisahkan cairan dan partikel susu kedelai dengan baik. Kondisi
UNESAUNESA Namun, pada suhu 250 °C terjadi penurunan kekuatan tarik akibat degradasi termal rantai polimer PLA, yang menyebabkan material menjadi lebih rapuh meskipunNamun, pada suhu 250 °C terjadi penurunan kekuatan tarik akibat degradasi termal rantai polimer PLA, yang menyebabkan material menjadi lebih rapuh meskipun
UNESAUNESA Metode QFD digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna melalui penyebaran kuesioner kepada 30 peternak puyuh. Hasil analisis menghasilkan sembilanMetode QFD digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna melalui penyebaran kuesioner kepada 30 peternak puyuh. Hasil analisis menghasilkan sembilan
UNESAUNESA Penelitian ini memberikan dasar evaluasi desain poros roda kereta api serta menunjukkan perlunya analisis lanjutan dengan pembebanan kombinasi dan evaluasiPenelitian ini memberikan dasar evaluasi desain poros roda kereta api serta menunjukkan perlunya analisis lanjutan dengan pembebanan kombinasi dan evaluasi
UNESAUNESA Beberapa UMKM di berbagai daerah masih menggunakan cara tradisional untuk menyangrai biji kopi. Menyangrai biji kopi dengan cara manual membuat kematanganBeberapa UMKM di berbagai daerah masih menggunakan cara tradisional untuk menyangrai biji kopi. Menyangrai biji kopi dengan cara manual membuat kematangan
UNESAUNESA Proses adaptive manufacturing mekanisme pipetting system menggunakan 3D printing FDM dimulai dengan desain CAD, diikuti pengolahan di UltiMaker Cura untukProses adaptive manufacturing mekanisme pipetting system menggunakan 3D printing FDM dimulai dengan desain CAD, diikuti pengolahan di UltiMaker Cura untuk
Useful /
UNESAUNESA Berdasarkan hasil Finite Element Analysis (FEA) terhadap dua desain roda kereta, dapat disimpulkan bahwa variasi geometri berpengaruh signifikan terhadapBerdasarkan hasil Finite Element Analysis (FEA) terhadap dua desain roda kereta, dapat disimpulkan bahwa variasi geometri berpengaruh signifikan terhadap
UNESAUNESA Variasi suhu proses berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pembentukan produk, dan kualitas fisik produk. Campuran PLA (70%) dan pati kulit singkongVariasi suhu proses berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pembentukan produk, dan kualitas fisik produk. Campuran PLA (70%) dan pati kulit singkong
UNESAUNESA Kondisi optimum ditemukan pada suhu 225°C, di mana kekuatan tarik dan modulus elastisitas mencapai nilai tertinggi, memberikan keseimbangan terbaik antaraKondisi optimum ditemukan pada suhu 225°C, di mana kekuatan tarik dan modulus elastisitas mencapai nilai tertinggi, memberikan keseimbangan terbaik antara
UNESAUNESA Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan prototipe LHS dengan memanfaatkan mesin 3D printing tipe fused deposition modeling (FDM) berbasis sistemOleh karena itu, penelitian ini mengembangkan prototipe LHS dengan memanfaatkan mesin 3D printing tipe fused deposition modeling (FDM) berbasis sistem