RISETPRESSRISETPRESS
Pancasila International Journal of Applied Social SciencePancasila International Journal of Applied Social ScienceEkspansi kesejahteraan sosial telah muncul sebagai poros utama agenda Global Selatan untuk pengurangan kemiskinan dan kesetaraan gender. Terlepas dari janji kebijakan progresif, terjemahan niat ini menjadi akses yang adil tidaklah merata. Literatur saat ini tampaknya lebih fokus pada desain dan indikator cakupan kebijakan, menciptakan kesenjangan signifikan dalam literatur mengenai peran gender dan pengaruhnya terhadap akses dalam implementasi sehari-hari, terutama dalam pengaturan komparatif. Studi ini mengisi kesenjangan ini dengan memeriksa akses gender terhadap layanan kesejahteraan sosial di Zanzibar dan Indonesia. Studi ini bertujuan untuk memeriksa peran mediasi janji kebijakan terhadap inklusi dan fungsi gender melalui proses kebijakan. Desain penelitian adalah metodologi komparatif kualitatif yang melibatkan data sekunder, seperti dokumen kebijakan, laporan administratif, dan studi empiris yang ada. Diskusi akan didorong oleh model terpadu yang melibatkan Teori Kebijakan Sosial Feminis dan Birokrasi Tingkat Jalan. Temuan dari analisis kualitatif dokumen kebijakan, laporan program, dan studi empiris yang ada menunjukkan bahwa inklusi perempuan secara habitual dimediasi oleh beban perawatan, ketidaksetaraan dokumentasi, dan interpretasi petugas garis depan tentang kelayakan. Akibatnya, janji kebijakan cenderung memberikan hasil yang berbeda dan tertunda. Dengan menyoroti mekanisme tersebut, studi ini berkontribusi pada wacana terkini tentang tata kelola kesejahteraan di tingkat internasional dan menekankan perlunya merevisi praktik implementasi dan ambisi legislatif.
Studi ini bertujuan untuk secara kritis memeriksa kesenjangan antara janji kebijakan untuk memajukan inklusi dan pengalaman aktual mengakses layanan kesejahteraan sosial di Zanzibar dan Indonesia.Studi ini, yang bergerak melampaui debat kebijakan konvensional untuk mengatasi masalah dalam implementasi kebijakan, menggunakan Teori Kebijakan Sosial Feminis, dikombinasikan dengan teori birokrasi tingkat jalan Lipsky, untuk mengembangkan pemahaman yang kaya tentang proses mengakses layanan kesejahteraan sosial.Studi ini telah menunjukkan bahwa kesetaraan gender tidak dapat diasumsikan ketika perempuan diidentifikasi sebagai penerima manfaat utama dalam dokumen kebijakan.Dalam kedua konteks tersebut, sistem kesejahteraan sosial mengekspresikan komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai kesetaraan, perlindungan, dan inklusi.Namun, nilai-nilai ini disaring melalui keterbatasan gender dalam kehidupan sehari-hari, seperti kewajiban perawatan, ketergantungan ekonomi, kurangnya kendali atas status dokumentasi, dan persepsi sosial tentang kelayakan.Sementara itu, ruang untuk kebijaksanaan administratif oleh pejabat garis depan juga memainkan peran penting dalam menafsirkan dan menerapkan kebijakan.Dengan demikian, inklusi pada akhirnya dicapai, diperebutkan, atau ditolak di tingkat ini.Analisis komparatif ini mengungkapkan bahwa proses tersebut tidaklah pengecualian dalam sistem administratif tertentu, melainkan menyoroti tantangan struktural yang lebih luas dalam tata kelola kesejahteraan di Global Selatan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman kita tentang dinamika akses kesejahteraan sosial dan mengatasi kesenjangan yang ada. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana norma-norma budaya dan praktik-praktik sosial yang berlaku di Zanzibar dan Indonesia secara khusus memengaruhi pengalaman perempuan dalam mengakses layanan kesejahteraan sosial. Hal ini dapat melibatkan studi etnografi yang mendalam untuk memahami bagaimana perempuan menavigasi sistem kesejahteraan sosial dalam konteks kehidupan sehari-hari mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang dirancang untuk mengurangi beban perawatan yang dialami oleh perempuan, seperti penyediaan layanan penitipan anak yang terjangkau dan berkualitas, serta dukungan untuk pembagian tanggung jawab rumah tangga yang lebih adil. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat digunakan untuk meningkatkan akses perempuan terhadap informasi dan layanan kesejahteraan sosial, terutama di daerah-daerah terpencil atau sulit dijangkau. Hal ini dapat melibatkan pengembangan aplikasi seluler atau platform online yang menyediakan informasi tentang program kesejahteraan sosial, serta memungkinkan perempuan untuk mengajukan permohonan bantuan secara online. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan kebijakan dan program kesejahteraan sosial yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan di Zanzibar dan Indonesia.
- Between Policy and Reality: Gendered Gaps in Accessing Social Welfare Services in Zanzibar and Indonesia... risetpress.com/index.php/pancasila/article/view/2223Between Policy and Reality Gendered Gaps in Accessing Social Welfare Services in Zanzibar and Indonesia risetpress index php pancasila article view 2223
- Gender Inequality and Health Disparities: Addressing Social Discrimination and Poverty in the Pursuit... doi.org/10.4018/979-8-3693-9755-8.ch007Gender Inequality and Health Disparities Addressing Social Discrimination and Poverty in the Pursuit doi 10 4018 979 8 3693 9755 8 ch007
- Deâgendering parents: Gender inclusion and standardised language in screenâlevel... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/ijsw.12597DeyAAAagendering parents Gender inclusion and standardised language in screenyAAAalevel onlinelibrary wiley doi 10 1111 ijsw 12597
| File size | 386.55 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
RISETPRESSRISETPRESS Penelitian ini bertumpu pada teori institusional dan tata kelola serta menguji keterkaitannya untuk memastikan inklusivitas atau tidak melalui desentralisasi,Penelitian ini bertumpu pada teori institusional dan tata kelola serta menguji keterkaitannya untuk memastikan inklusivitas atau tidak melalui desentralisasi,
RISETPRESSRISETPRESS This study aims to determine the influence of word card use on early childhood cognitive development and analyze the factors that affect the relationshipThis study aims to determine the influence of word card use on early childhood cognitive development and analyze the factors that affect the relationship
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Hasilnya mengidentifikasi bahwa meskipun beberapa istilah diterjemahkan secara akurat, istilah seperti Rawon dan Hari Kartini masih mengalami mistranslasiHasilnya mengidentifikasi bahwa meskipun beberapa istilah diterjemahkan secara akurat, istilah seperti Rawon dan Hari Kartini masih mengalami mistranslasi
IAISYAICHONAIAISYAICHONA Hasil telaah sistematis menunjukkan bahwa praktik merantau membentuk sistem ekonomi berbasis nilai spiritual melalui kerja halal, solidaritas sosial, danHasil telaah sistematis menunjukkan bahwa praktik merantau membentuk sistem ekonomi berbasis nilai spiritual melalui kerja halal, solidaritas sosial, dan
UNESAUNESA 001) and sit-up tests (from 20. 1 ± 4. 2 to 28. 3 ± 5. 0 repetitions, p < 0. 001). On the other hand, the control group showed no significant differences001) and sit-up tests (from 20. 1 ± 4. 2 to 28. 3 ± 5. 0 repetitions, p < 0. 001). On the other hand, the control group showed no significant differences
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Sementara itu, di sektor non-digital, sebagian besar kesenjangan bersifat tidak terjelaskan, mencerminkan kuatnya pengaruh norma sosial dan bias struktural.Sementara itu, di sektor non-digital, sebagian besar kesenjangan bersifat tidak terjelaskan, mencerminkan kuatnya pengaruh norma sosial dan bias struktural.
ARIPAFIARIPAFI Pengaruh ini dinamis dan beradaptasi dengan konteks zaman, memberikan alternatif perspektif dalam menjawab tantangan modernitas. Namun, penelitian iniPengaruh ini dinamis dan beradaptasi dengan konteks zaman, memberikan alternatif perspektif dalam menjawab tantangan modernitas. Namun, penelitian ini
UMPUMP Muatan kearifan lokal merupakan aspek penting dalam redaksi branding untuk menciptakan narasi yang autentik dan memikat, serta dapat menghubungkan pengunjungMuatan kearifan lokal merupakan aspek penting dalam redaksi branding untuk menciptakan narasi yang autentik dan memikat, serta dapat menghubungkan pengunjung
Useful /
PELITABANGSAPELITABANGSA The data collected through field observations, interviews, and visitor surveys were then analyzed using GIS. The study shows that visitors to VatulemoThe data collected through field observations, interviews, and visitor surveys were then analyzed using GIS. The study shows that visitors to Vatulemo
UMPUMP The research method used a qualitative research method with a phenomenological approach. Primary data sources include observation of BIPA classes, interviewsThe research method used a qualitative research method with a phenomenological approach. Primary data sources include observation of BIPA classes, interviews
UMPUMP Terakhir, studi bisa membandingkan perkembangan aglutinatif di Indonesia dengan negara lain seperti Turki atau Jepang, untuk melihat apakah proses hibridisasiTerakhir, studi bisa membandingkan perkembangan aglutinatif di Indonesia dengan negara lain seperti Turki atau Jepang, untuk melihat apakah proses hibridisasi
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA Thus circumstances insist that certain projects be legitimate while others mobilized in the name of religion or culture fall outside the realm of identityThus circumstances insist that certain projects be legitimate while others mobilized in the name of religion or culture fall outside the realm of identity