UNUHAUNUHA

Jurnal Abdi DharmaJurnal Abdi Dharma

Kegiatan One Day Training: Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam memahami dan menyusun perangkat ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini mencakup penyusunan tujuan pembelajaran, alur tujuan pembelajaran (ATP), modul ajar, serta asesmen diagnostik. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap struktur perangkat ajar dan kemampuan menyusun modul ajar langkah awal secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan menjadi mendorong implementasi Kurikulum Merdeka secara efektif di tingkat satuan pendidikan madrasah.

Kegiatan One Day Training di MTs Roudhotu Tolibin Bumi Agung Way Kanan Lampung membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dan pendekatan kontekstual mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka secara mandiri dan sistematis.Lebih dari sekadar peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini mengungkapkan pentingnya desain pelatihan yang adaptif terhadap karakteristik satuan pendidikan Islam, termasuk madrasah yang memiliki keterbatasan sumber daya.Pelatihan ini perlu dipandang sebagai model pembelajaran profesional yang berkelanjutan, bukan sebagai kegiatan insidental.

Berdasarkan latar belakang yang menyoroti tantangan pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka, metode pelaksanaan yang mengandalkan praktik langsung, serta keterbatasan sumber daya digital, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap efektivitas berbagai model pelatihan guru dalam meningkatkan implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah dengan mempertimbangkan konteks sumber daya yang tersedia. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam persepsi dan pengalaman guru dalam menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat proses tersebut. Ketiga, pengembangan platform digital berbasis kolaborasi yang menyediakan sumber daya perangkat ajar dan forum diskusi bagi guru madrasah dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan akses terhadap teknologi dan memperkuat komunitas belajar profesional. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.

Read online
File size287.39 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test