UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Kemunculan pandemi Covid-19 telah mengakibatkan fenomena PHK, pengurangan jam kerja, serta pembatasan waktu usaha yang menyebabkan naiknya angka kemiskinan di Indonesia. Program Sembako merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Sosial dalam mengatasi hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Program Sembako dalam upaya penanggulangan kemiskinan pada masa pandemi Covid-19 di Kelurahan Pasalakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Sembako dalam upaya penanggulangan kemiskinan pada masa pandemi Covid-19 di Kelurahan Pasalakan belum dapat dikatakan efektif, karena belum tercapainya indikator ketepatan sasaran secara penuh, ditemukan pula sosialisasi program yang kurang merata serta tidak adanya keberlanjutan sosialisasi program pada masyarakat, serta kurangnya pemahaman KPM terkait pengaduan masalah yang dihadapi seperti saldo KKS kosong atau KKS yang bermasalah.

Berdasarkan hasil penelitian, Program Sembako di Kelurahan Pasalakan belum terealisasi secara maksimal.Hal ini disebabkan oleh ketidaktepatan sasaran bantuan, kualitas bahan pangan yang kurang baik, sosialisasi program yang belum menjangkau seluruh masyarakat, dan kurangnya pemantauan program yang efektif.Oleh karena itu, petugas terkait sebaiknya lebih teliti dalam pendataan sasaran program, meningkatkan sosialisasi, dan melakukan evaluasi jadwal kegiatan pemantauan secara teratur untuk memastikan kelancaran penanganan permasalahan yang terjadi selama program berlangsung.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam faktor-faktor yang menyebabkan ketidaktepatan sasaran Program Sembako, termasuk validitas data DTKS dan mekanisme verifikasi calon penerima manfaat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas Program Sembako di Kelurahan Pasalakan dengan kelurahan lain yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan pelajaran yang dapat dipetik. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada dampak Program Sembako terhadap perubahan perilaku konsumsi dan status gizi KPM, serta kontribusinya terhadap peningkatan ketahanan pangan keluarga. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan berbasis bukti untuk meningkatkan efektivitas program bantuan sosial dalam mengatasi masalah kemiskinan dan ketahanan pangan di Indonesia.

Read online
File size83.49 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test