IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaStres kerja merupakan beban kerja yang berlebihan, perasaan susah dan ketegangan emosional yang menghambat kehidupan individu sehingga dapat menimbulkan stres. banyaknya pasien di rumah sakit yang tidak sebanding dengan jumlah perawat yang bertugas diruang rawat inap membuat perawat mengalami stres, kelelahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui faktor yang mempengaruhi stress kerja perawat di rawat inap rumah sakit pelamonia Makassar. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 183 orang perawat di rawat inap Rumah Sakit Pelamonia Makassar. Teknik pengambilan sampel menggunakan aksidental. data diolah menggunakan uji Chi Square. Dari hasil uji yang didapatkan terdapat tiga variabel yang berpengaruh dan tiga variabel yang tidak berpengaruh adapun hasil nilai yang didapat yaitu : Faktor intrinsik diperoleh nilai (p=0,011), peran individu dalam organisasi kerja (p=0.126), hubungan kerja diperoleh (p=0.397), kepribadian individu (p=0.010), peran individu dalam organisasi kerja (p=0.852), faktor keluarga (p=0.041). Maka dapat disimpulkan bahwa dari beberapa faktor terdapat tiga faktor yang mempengaruhi secara signifikan yaitu faktor intrinsik, kepribadian individu, dan faktor keluarga. Disarankan kepada pihak rumah sakit agar menyesuaikan kembali jumlah tenaga perawat yang bekerja disetiap ruangan agar ada keseimbangan antara jumlah perawat dengan jumlah pasien di ruangan rawat inap sehingga tidak memicu terjadi stres pada perawat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor intrinsik pekerjaan, kepribadian individu, dan faktor keluarga secara signifikan memengaruhi stres kerja perawat di rawat inap RS Pelamonia Makassar.Namun, peran individu dalam organisasi, hubungan kerja, dan suasana kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap stres kerja perawat.Hasil ini mengindikasikan kompleksitas penyebab stres kerja dalam lingkungan rumah sakit.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman mengenai stres kerja perawat dengan beberapa pendekatan. Pertama, perlu dilakukan studi kualitatif yang mendalam untuk mengeksplorasi bagaimana faktor intrinsik pekerjaan, kepribadian individu, dan faktor keluarga saling berinteraksi dalam memicu stres kerja dari perspektif perawat itu sendiri. Hal ini dapat mengungkap nuansa dan pengalaman subjektif yang tidak terjangkau oleh metode kuantitatif, seperti bagaimana perawat secara pribadi mengelola beban kerja yang tidak sesuai atau konflik antara peran profesional dan keluarga. Kedua, mengingat penelitian ini bersifat *cross-sectional*, studi longitudinal akan sangat bermanfaat untuk mengamati perkembangan stres kerja perawat seiring waktu, khususnya dalam menghadapi perubahan tuntutan kerja atau krisis kesehatan. Selain itu, perbandingan studi di berbagai jenis atau ukuran rumah sakit dapat memberikan gambaran komprehensif tentang faktor-faktor kontekstual yang mungkin memperparah atau mengurangi stres perawat. Ketiga, berdasarkan faktor-faktor yang terbukti signifikan, penelitian dapat beralih ke pengembangan dan evaluasi intervensi. Misalnya, merancang program pelatihan manajemen stres yang disesuaikan dengan tipe kepribadian perawat atau menguji efektivitas kebijakan dukungan keluarga dari pihak rumah sakit. Studi ini juga bisa meneliti bagaimana intervensi tersebut memengaruhi kesejahteraan perawat dan kualitas pelayanan, sehingga tidak hanya mengidentifikasi masalah tetapi juga menawarkan solusi berbasis bukti yang relevan bagi institusi kesehatan.
| File size | 278.27 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara karakteristik kerja dan individu dengan kejadian stres kerja pada perawat anestesi. Metode: PenelitianPenelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara karakteristik kerja dan individu dengan kejadian stres kerja pada perawat anestesi. Metode: Penelitian
INAISINAIS Sebagian besar variasi dalam tingkat stres kerja guru dapat dijelaskan oleh perbedaan persepsi terhadap kondisi iklim organisasi yang mereka alami. TemuanSebagian besar variasi dalam tingkat stres kerja guru dapat dijelaskan oleh perbedaan persepsi terhadap kondisi iklim organisasi yang mereka alami. Temuan
UMBJMUMBJM Pendidikan farmasi dikenal memiliki tuntutan akademik yang tinggi dan berisiko menimbulkan stres yang berdampak pada prestasi akademik mahasiswa. PenelitianPendidikan farmasi dikenal memiliki tuntutan akademik yang tinggi dan berisiko menimbulkan stres yang berdampak pada prestasi akademik mahasiswa. Penelitian
STIKESHBSTIKESHB Indikasi burnout dapat disebabkan oleh beban kerja yang berlebihan, sistem penghargaan yang tidak tepat, atau kekhawatiran tentang keamanan kerja. PenelitianIndikasi burnout dapat disebabkan oleh beban kerja yang berlebihan, sistem penghargaan yang tidak tepat, atau kekhawatiran tentang keamanan kerja. Penelitian
MALAHAYATIMALAHAYATI Kesimpulannya, diperlukan kebijakan dan dukungan manajemen yang berfokus pada keseimbangan kerja dan kehidupan perawat untuk meningkatkan kesejahteraanKesimpulannya, diperlukan kebijakan dan dukungan manajemen yang berfokus pada keseimbangan kerja dan kehidupan perawat untuk meningkatkan kesejahteraan
UADUAD Di sisi lain, role overload memiliki efek prediktif tidak langsung yang lebih kuat pada cyberloafing minor melalui emosi negatif. Akibatnya, jalur tidakDi sisi lain, role overload memiliki efek prediktif tidak langsung yang lebih kuat pada cyberloafing minor melalui emosi negatif. Akibatnya, jalur tidak
UPI YAIUPI YAI Kelelahan kerja adalah variabel terikat, sedangkan konflik kerja keluarga dan efikasi diri adalah variabel bebas. Metode pengambilan sampel menggunakanKelelahan kerja adalah variabel terikat, sedangkan konflik kerja keluarga dan efikasi diri adalah variabel bebas. Metode pengambilan sampel menggunakan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Metode yang digunakan berupa survei dengan pendekatan penelitian explanatori, dan analisis data menggunakan regresi berganda. Pengujian hipotesis dilakukanMetode yang digunakan berupa survei dengan pendekatan penelitian explanatori, dan analisis data menggunakan regresi berganda. Pengujian hipotesis dilakukan
Useful /
FISIP UNMULFISIP UNMUL Sementara itu, perubahan kehidupan masyarakat teridentifikasi sebagai perubahan mata pencaharian, pergeseran kebiasaan hidup dan kebiasaan budaya, sertaSementara itu, perubahan kehidupan masyarakat teridentifikasi sebagai perubahan mata pencaharian, pergeseran kebiasaan hidup dan kebiasaan budaya, serta
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Penanggulangan bencana merupakan serangkaian upaya penetapan kebijakan pembangunan yang dapat berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana,Penanggulangan bencana merupakan serangkaian upaya penetapan kebijakan pembangunan yang dapat berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana,
MALAHAYATIMALAHAYATI Faktor‑faktor tersebut saling terkait dan meningkatkan risiko penularan melalui kontak langsung dan kontaminasi barang. Oleh karena itu, pencegahan harusFaktor‑faktor tersebut saling terkait dan meningkatkan risiko penularan melalui kontak langsung dan kontaminasi barang. Oleh karena itu, pencegahan harus
FISIP UNMULFISIP UNMUL Dalam fungsi kasih sayang, terdapat perbedaan nyata di mana Ayah Jek cenderung monoton, sementara empat ayah lainnya lebih aktif dan menyenangkan. SemuaDalam fungsi kasih sayang, terdapat perbedaan nyata di mana Ayah Jek cenderung monoton, sementara empat ayah lainnya lebih aktif dan menyenangkan. Semua