IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA

Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia

Limbah rumah sakit merupakan permasalahan serius yang memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini dilakukan karena ditemukan penumpukan limbah medis padat sebanyak 4 ton di Rumah Sakit Umum Daerah H. Padjonga Daeng Ngalle, serta kurangnya penerapan alat pelindung diri oleh petugas limbah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis padat di rumah sakit tersebut pada tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit telah memiliki manajemen terkait pengelolaan limbah medis padat, seperti pemilahan, pewadahan, pengumpulan, penyimpanan, pemindahan, pengangkutan, dan pengolahan. Namun, pemilahan belum berjalan optimal karena masih terjadi percampuran antara limbah medis padat dan limbah non-medis. Selain itu, sarana tempat pengumpulan sementara di sumber penghasilan perlu dilengkapi pintu dan kunci untuk mencegah akses oleh pihak yang tidak berkepentingan. Berdasarkan hasil evaluasi, disarankan agar rumah sakit lebih ketat dalam pengawasan pengelolaan limbah agar tidak terjadi pencampuran limbah.

Padjonga Daeng Ngalle telah memiliki manajemen pengelolaan limbah medis padat, namun implementasinya belum optimal.Terdapat percampuran antara limbah medis dan non-medis, serta kekurangan fasilitas keamanan pada tempat penyimpanan sementara.Oleh karena itu, peningkatan pengawasan dan perbaikan fasilitas sangat diperlukan untuk memastikan pengelolaan limbah medis yang efektif dan aman.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode pengolahan limbah medis padat yang ramah lingkungan, seperti teknologi insinerasi modern atau metode alternatif lainnya, dengan mempertimbangkan aspek biaya dan keberlanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi sistem pemilahan limbah medis padat yang lebih efektif dan mudah diterapkan oleh petugas rumah sakit, misalnya melalui penggunaan kode warna yang lebih jelas atau pelatihan intensif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan petugas rumah sakit dalam menggunakan alat pelindung diri (APD) saat menangani limbah medis, serta mencari solusi untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku aman dalam pengelolaan limbah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan limbah medis padat di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle dan rumah sakit lainnya di Indonesia, sehingga dapat melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Read online
File size145.78 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test