ABDIMASABDIMAS
Jurnal Abdimas PeradabanJurnal Abdimas PeradabanStunting masih menjadi persoalan kesehatan yang cukup serius di masyarakat. Pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini terutama pada masa remaja. Salah satu caranya adalah dengan mengoptimalkan kegiatan Posyandu remaja di sekolah. Posyandu remaja berbasis sekolah merupakan tempat yang strategis untuk melakukan pencegahan stunting, melalui kegiatan peer education tentang pentingnya kesehatan dan gizi seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di wilayah Desa Rancaekek Wetan Kabupaten Bandung, dengan membentuk dan memberdayakan kader kesehatan remaja di sekolah. Terbentuk sebanyak 25 kader kesehatan remaja dari siswa SMP Negeri 01 Rancaekek dan SMA 05 Muhammadiyah Rancaekek yang berdomisili di wilayah setempat. Metode yang diterapkan dalam pembentukan kader kesehatan remaja adalah edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting, pelatihan pemeriksaan kesehatan dasar dan pendampingan pelayanan Posyandu. Berdasarkan hasil kegiatan, adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja Pentingnya menjaga status gizi dan kesehatan sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Keterlibatan kader kesehatan remaja sebagai peer educator dan agen perubahan diharapkan dapat memunculkan wadah positif dan preventif dengan fungsi Posyandu sebagai wadah promosi dan kesehatan berbasis sekolah. Metode tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi pada keberlangsungan upaya pencegahan Stunting berbasis sekolah dengan mendukung Posyandu remaja.
Pelaksanaan program optimalisasi Posyandu Remaja menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesadaran gizi dan deteksi dini risiko stunting di kalangan remaja.Hasil evaluasi program menunjukkan bahwa dengan adanya edukasi gizi yang terstruktur dan keterlibatan aktif remaja sebagai kader posyandu, terjadi peningkatan pemahaman tentang pentingnya asupan nutrisi yang seimbang, terutama dalam pencegahan stunting.Selain itu, program ini juga berkontribusi pada deteksi dini risiko stunting dengan melakukan pemeriksaan antropometri secara berkala, sehingga remaja yang berisiko dapat segera diberikan intervensi yang tepat.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai model peer education dalam meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku remaja terkait gizi dan kesehatan reproduksi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari program Posyandu remaja berbasis sekolah terhadap penurunan angka stunting pada anak-anak di wilayah tersebut. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberlanjutan program Posyandu remaja berbasis sekolah, termasuk peran serta masyarakat, dukungan pemerintah, dan ketersediaan sumber daya.
- The role of adolescents in stunting prevention: a qualitative study | JHeS (Journal of Health Studies).... ejournal.unisayogya.ac.id/index.php/JHeS/article/view/3894The role of adolescents in stunting prevention a qualitative study JHeS Journal of Health Studies ejournal unisayogya ac index php JHeS article view 3894
- Edukasi Gizi Seimbang dan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Whatsapp terhadap Pengetahuan Remaja dalam... doi.org/10.25182/jigd.2023.2.4.293-300Edukasi Gizi Seimbang dan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Whatsapp terhadap Pengetahuan Remaja dalam doi 10 25182 jigd 2023 2 4 293 300
- Pemberdayaan Kader Posyandu Remaja untuk Pencegahan Stunting Berbasis Edukasi di Aur Kuning Bukittinggi... abdi.ppj.unp.ac.id/index.php/abdi/article/view/1260Pemberdayaan Kader Posyandu Remaja untuk Pencegahan Stunting Berbasis Edukasi di Aur Kuning Bukittinggi abdi ppj unp ac index php abdi article view 1260
- The Role of Posyandu for Adolescents on Adolescent Behavior in Stunting Prevention | Jurnal Kesehatan.... doi.org/10.23917/jk.v17i3.6884The Role of Posyandu for Adolescents on Adolescent Behavior in Stunting Prevention Jurnal Kesehatan doi 10 23917 jk v17i3 6884
| File size | 463.33 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan poster digital terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswi Fakultas Teknologi Informasi UniversitasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan poster digital terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswi Fakultas Teknologi Informasi Universitas
ASIAASIA This study aimed to prevent anemia among adolescents by increasing their knowledge and improving hemoglobin levels through nutrition education and ironThis study aimed to prevent anemia among adolescents by increasing their knowledge and improving hemoglobin levels through nutrition education and iron
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Era digital dan pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 memperburuk situasi ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan gadgetEra digital dan pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 memperburuk situasi ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan gadget
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Teknik sampling yang digunakan teknik simple random sampling. Uji analisis yang di gunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai signifikansi 0,05. RentangTeknik sampling yang digunakan teknik simple random sampling. Uji analisis yang di gunakan Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai signifikansi 0,05. Rentang
UNHAJUNHAJ Hasil edukasi tentang pengetahuan NAPZA dan bahayanya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah pelaksanaan ceramah dan pemutaran video.Hasil edukasi tentang pengetahuan NAPZA dan bahayanya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah pelaksanaan ceramah dan pemutaran video.
UBUB Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan literasi riset komunikasi kuantitatif kepada remaja di SMA Gita Kirti 3 Jakarta Selatan, denganKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan literasi riset komunikasi kuantitatif kepada remaja di SMA Gita Kirti 3 Jakarta Selatan, dengan
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Dari hasil beberapa survei tersebut pada umumnya memaparkan bahwa remaja perempuan tidak pernah tahu masalah haid, dan menstruasi merupakan pengalamanDari hasil beberapa survei tersebut pada umumnya memaparkan bahwa remaja perempuan tidak pernah tahu masalah haid, dan menstruasi merupakan pengalaman
Useful /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Penggunaan modul mendapatkan respon yang positif dari guru dan siswa yaitu menunjukkan rata-rata 88,5%. Dengan menggunakan modul tersebut, pemahaman siswaPenggunaan modul mendapatkan respon yang positif dari guru dan siswa yaitu menunjukkan rata-rata 88,5%. Dengan menggunakan modul tersebut, pemahaman siswa
UPERTISUPERTIS Aroma terfavorit adalah perlakuan P0 (tanpa penambahan tepung wijen), sedangkan rasa paling disukai panelis terdapat pada perlakuan P2 (76% tepung terigu,Aroma terfavorit adalah perlakuan P0 (tanpa penambahan tepung wijen), sedangkan rasa paling disukai panelis terdapat pada perlakuan P2 (76% tepung terigu,
UNIDAUNIDA Dosis terbaik diperoleh pada perlakuan C (6%/1 kg pakan) dan D (9%/1 kg pakan), diikuti perlakuan B (3%/1 kg pakan), dan yang terendah yaitu perlakuanDosis terbaik diperoleh pada perlakuan C (6%/1 kg pakan) dan D (9%/1 kg pakan), diikuti perlakuan B (3%/1 kg pakan), dan yang terendah yaitu perlakuan
IAESCOREIAESCORE Analisis data menunjukkan bahwa jangkauan baca optimal sangat dipengaruhi oleh daya pancar pembaca dan gain antena, di mana antena dengan gain tinggi memberikanAnalisis data menunjukkan bahwa jangkauan baca optimal sangat dipengaruhi oleh daya pancar pembaca dan gain antena, di mana antena dengan gain tinggi memberikan