ITB ADITB AD

Intervensi KomunitasIntervensi Komunitas

Mendaur ulang adalah pengolahan sampah atau sisa produk limbah menjadi produk baru yang dapat dipakai lagi secara layak dengan salah satu tujuannya untuk melestarikan lingkungan. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan dimasa pandemi ini memilih obyek limbah rumah tangga berupa pemanfaatan botol bekas air mineral menjadi benda pakai rumah tangga sebagai alat kebersihan yaitu sapu. Pemahaman dan pengetahuan masyarakat yang kurang tentang cara mengolah sisa material tersebut, menjadikan benda bekas menjadi barang yang kurang berguna sehingga banyak yang dibuang dan tidak dimanfaatkan serta dapat sekaligus mengurangi limbah plastik. Kegiatan PkM ini memberikan penyuluhan kepada masyarakat umum khususnya untuk ibu-ibu pelaku UKM agar dapat memiliki ketrampilan baru mengolah limbah rumah tangga menjadi barang baru yang lebih bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan dapat mempunyai fungsi sebagai bahan yang berguna dalam menjaga kebersihan lingkungan di masa pandemi Covid-19. Metode penyuluhan yang dilakukan adalah kualitatif bersifat deskriptif yang berguna untuk menghimpun, memilah, menganalisis dan mengevaluasi data dan informasi yang diperoleh. Melalui PkM diperoleh hasil bahwa sampah rumah tangga berupa botol bekas air mineral dapat diolah menjadi benda pakai rumah tangga, yang fungsional dan mempunyai nilai jual seperti sapu.

Dari hasil Evaluasi yang dilakukan oleh Tim PkM, untuk melakukan PkM perlu dilakukan survey di lapangan agar jenis pelatihan dan sasaran peserta pelatihannya sesuai dengan keadaan di lapangan sehingga pada saat pelatihan target yang di harapkan tim PkM dapat tercapai.Pelatihan memerlukan pendampingan dari tim yang memahami teknik yang akan diajarkan dan perlu ada evaluasi agar dapat diketahui apakah pelatihan ini membawa dampak positif bagi peserta dan apakah perlu di lakukan pelatihan berkelanjutan.Teknik pengolahan bahan bottol plastik bekas bukan hal yang sulit untuk dipelajari tapi perlu ketrampilan untuk mendapatkan hasil yang baik sehingga produk yang dibuat layak digunakan untuk dipakai secara pribadi sebagai alat kebersihan atau dapat dubuat untuk dijual sebagai tambahan pemasukan dalam keluarga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan peserta penyuluhan.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan metode penyuluhan yang lebih interaktif dan kolaboratif, dengan melibatkan peserta secara aktif dalam proses belajar. 2. Melakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari program penyuluhan ini, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan peserta dan masyarakat sekitar. 3. Menjelajahi potensi pasar dan strategi pemasaran untuk produk daur ulang yang dihasilkan, dengan tujuan meningkatkan nilai jual dan keberlanjutan usaha.

Read online
File size567.88 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test