POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR
International Conference on Multidisciplinary Approaches in Health ScienceInternational Conference on Multidisciplinary Approaches in Health ScienceKesehatan mata dapat menurun seiring dengan pengetahuan kesehatan mata yang rendah. Pengetahuan kesehatan yang tidak memadai dapat menyebabkan gangguan penglihatan yang akan berdampak negatif di kemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media komik terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan mata di SDN 4 Panjer. Metode penelitian adalah pre-eksperimental dengan pendekatan desain pre-test post-test one group. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SDN 4 Panjer, berjumlah 69 siswa sebagai populasi dan sampel yang digunakan adalah total sampling. Alat yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan kesehatan mata. Hasil evaluasi responden menunjukkan bahwa sebanyak 32 siswa memiliki pengetahuan baik, 31 siswa memiliki pengetahuan cukup, dan 6 siswa memiliki pengetahuan kurang sebelum diberikan pendidikan dengan komik dan meningkat setelah diberikan pendidikan dengan komik menjadi 52 siswa dengan pengetahuan baik dan 17 siswa dengan pengetahuan cukup. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa meningkat setelah diberikan pendidikan dengan komik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media komik terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan mata di SDN 4 Panjer pada tahun 2024. Diharapkan dari hasil penelitian ini, pemberian pendidikan kesehatan dengan media komik dapat digunakan sebagai alternatif untuk memberikan pendidikan kepada siswa sekolah dasar.
Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media komik terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan mata di SDN 4 Panjer pada tahun 2024.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan pendidikan dengan media komik, tingkat pengetahuan siswa meningkat.Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media komik dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang materi yang dipelajari.Media komik dapat memberikan pengalaman emosional bagi siswa melalui gambar dan alur cerita yang disajikan.Alur cerita dalam komik memudahkan siswa untuk memahami pesan dan materi yang disampaikan dalam komik.Materi pendidikan yang disampaikan melalui narasi dalam komik mampu menarik minat siswa untuk membacanya, sehingga memudahkan mereka untuk memahami konsep yang diajarkan.Minat siswa dalam belajar juga terstimulasi, yang berdampak pada pemahaman materi yang lebih baik.Melalui cerita yang disampaikan dalam komik, siswa dapat memahami konsep dengan lebih baik, dan proses pendidikan menjadi lebih bermakna karena pengalaman visual yang mereka dapatkan.Menurut peneliti, penggunaan komik sebagai media pendidikan tidak hanya menghibur, tetapi juga sangat efektif dan menarik bagi anak-anak.Pemberian materi pendidikan melalui komik dapat mempercepat pemahaman anak karena lebih menarik daripada metode penyampaian seperti ceramah dan tanya jawab yang cenderung membuat mereka cepat bosan.Sehingga, penggunaan komik sebagai media pendidikan mampu meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan mata.
Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan media komik yang lebih interaktif dan menarik untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar kesehatan mata. Media komik yang interaktif dapat melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar, sehingga mereka dapat memahami materi dengan lebih baik.. . 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek jangka panjang dari pendidikan kesehatan dengan media komik. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana pengetahuan siswa tentang kesehatan mata berkembang dan dipertahankan dalam jangka panjang setelah diberikan pendidikan dengan media komik.. . 3. Menganalisis dampak pendidikan kesehatan dengan media komik pada perilaku siswa dalam menjaga kesehatan mata. Penelitian ini dapat menyelidiki apakah pengetahuan yang diperoleh melalui media komik dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam menjaga kesehatan mata siswa, seperti menerapkan kebiasaan hidup sehat dan menghindari perilaku yang merugikan mata.. . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat lebih memahami efektivitas pendidikan kesehatan dengan media komik dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa tentang kesehatan mata. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan strategi pendidikan kesehatan yang lebih efektif dan inovatif di masa depan.
| File size | 255.6 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebutuhan kader terhadap informasi tumbuh kembang anak di wilayah kerja Puskesmas KecamatanTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebutuhan kader terhadap informasi tumbuh kembang anak di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Seiring dengan perkembangan penyakit dan penurunan fungsi organ tubuh, sebagian lansia dengan hipertensi kronis dapat masuk dalam kategori pasien yangSeiring dengan perkembangan penyakit dan penurunan fungsi organ tubuh, sebagian lansia dengan hipertensi kronis dapat masuk dalam kategori pasien yang
HUSADAGEMILANGHUSADAGEMILANG Bidan diharapkan terus memberikan informasi terkait pemanfaatan daun kelor untuk mencegah anemia pada ibu hamil, sehingga dapat menurunkan angka anemiaBidan diharapkan terus memberikan informasi terkait pemanfaatan daun kelor untuk mencegah anemia pada ibu hamil, sehingga dapat menurunkan angka anemia
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Hasil dan kesimpulan dari studi ini adalah aspek evaluasi konteks yang mencakup komponen perencanaan program, analisis kebutuhan, dan penentuan tujuanHasil dan kesimpulan dari studi ini adalah aspek evaluasi konteks yang mencakup komponen perencanaan program, analisis kebutuhan, dan penentuan tujuan
ARIPAFIARIPAFI Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, dengan penghitungan rata‑rata, persentase, dan pengkategorian data. Hasil penelitianTeknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, dengan penghitungan rata‑rata, persentase, dan pengkategorian data. Hasil penelitian
UNIPMAUNIPMA Mahasiswa pendidikan akuntansi juga mendapatkan pengalaman cara menguasai kelas sekaligus mengajar. Pembelajaran akuntansi dengan pendekatan imajinasiMahasiswa pendidikan akuntansi juga mendapatkan pengalaman cara menguasai kelas sekaligus mengajar. Pembelajaran akuntansi dengan pendekatan imajinasi
MAHADEWAMAHADEWA Instrumen pengumpulan data adalah tes kemampuan pembuktian matematika yang merupakan salah satu capaian dalam pembelajaran analisis riil dan angket disposisiInstrumen pengumpulan data adalah tes kemampuan pembuktian matematika yang merupakan salah satu capaian dalam pembelajaran analisis riil dan angket disposisi
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian ini menggunakan instrumen Satuan Acuan Pembelajaran, Lembar Observasi, Lembar Kerja Mahasiswa, Soal Tes, serta Catatan Lapangan. Artikel iniPenelitian ini menggunakan instrumen Satuan Acuan Pembelajaran, Lembar Observasi, Lembar Kerja Mahasiswa, Soal Tes, serta Catatan Lapangan. Artikel ini
Useful /
PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS Penelitian ini mengkaji implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, dengan fokusPenelitian ini mengkaji implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, dengan fokus
PSPPJOURNALSPSPPJOURNALS Lima atribut digunakan dalam studi ini: minat, sosial, ekonomi, pengembangan, dan aplikasi. Studi ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang melibatkanLima atribut digunakan dalam studi ini: minat, sosial, ekonomi, pengembangan, dan aplikasi. Studi ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang melibatkan
SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL Hasil menunjukkan tingkat salinitas tambak 1 berkisar 20-27 gr/L dan tambak 2 berkisar 31-33 gr/L, pH tambak 1 berkisar 7,9-9,0 dan tambak 2 berkisar 8,1-8,3,Hasil menunjukkan tingkat salinitas tambak 1 berkisar 20-27 gr/L dan tambak 2 berkisar 31-33 gr/L, pH tambak 1 berkisar 7,9-9,0 dan tambak 2 berkisar 8,1-8,3,
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Hasil penelitian kelas eksperimen menunjukkan skor tertinggi adalah 95 dan skor terendah adalah 76 dengan rata-rata post-test 82,03 dan standar deviasiHasil penelitian kelas eksperimen menunjukkan skor tertinggi adalah 95 dan skor terendah adalah 76 dengan rata-rata post-test 82,03 dan standar deviasi