MALAHAYATIMALAHAYATI
Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia KesmasKeselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek yang tidak dapat diabaikan dalam setiap lingkungan kerja, termasuk di dalam gedung-gedung perkantoran, komersial, maupun industri. Penerapan sistem keselamatan pada peralatan K3 menjadi landasan utama dalam menjaga kondisi kerja yang aman dan produktif bagi semua penghuni Gedung. Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana evaluasi penerapan system keselamatan Gedung c universitas abulyatama aceh Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penilaian terhadap evaluasi penerapan siitem keselamatan gedung C Universitas Aulyatama Aceh, Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 6 orang narasumber. implementasi sistem keselamatan di Gedung Abulyatama Aceh belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, ditemukan sejumlah kekurangan signifikan dalam berbagai aspek keselamatan, termasuk penempatan dan ketersediaan peralatan keselamatan, serta prosedur tanggap darurat, tetapi sekarang dari pihak Universitas Abulyatama sedang melakukan perbaikan dari berbagai aspek terhadap perlatan tersebut.
Man (SDM/Tenaga) Telah terpenuhi di Puskesmas Cempaka terdapat 1 orang dan Puskesmas Ulak Rengas terdapat 1 orang namun belum pernah mengikuti pelatihan kegiatan K3.Money (Anggaran dana) Dana operasional dan transport petugas untuk kegiatan K3 di Puskesmas cempaka dan Puskesmas ulak rengas tidak ada.Material (Sarana/Prasarana) ketersediaan ruangan untuk program K3 sudah ada, namun masih bergabung dengan Program Gizi.Method (Metode) Pelaksanaan program K3 di Puskesmas Cempaka dan Puskesmas Ulak Rengas sudah mempunyai buku pedoman dan buku petunjuk pelaksanaan K3 tetapi pada pelaksanaannya belum sesuai dengan buku pedoman dan buku petunjuk pelaksanaan K3 tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan penerapan sistem keselamatan di Gedung C Universitas Abulyatama Aceh. Pertama, perlu dilakukan pelatihan khusus bagi tenaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) agar mereka memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang aspek-aspek keselamatan. Kedua, penting untuk mengalokasikan anggaran dana yang cukup untuk mendukung program K3, sehingga dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang memadai. Ketiga, disarankan untuk memisahkan ruangan program K3 dengan program lainnya agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian, penerapan sistem keselamatan di gedung tersebut dapat lebih optimal dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
| File size | 247.42 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
MALAHAYATIMALAHAYATI Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperimen. Populasi dari penelitian dari kelas 10 dan 11, yakni sebanyakPenelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperimen. Populasi dari penelitian dari kelas 10 dan 11, yakni sebanyak
MALAHAYATIMALAHAYATI Pada waktu filtrasi 5 menit (P2 M5), kadar Fe turun menjadi 0,037 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 83. Ijuk, Ijuk menunjukkanPada waktu filtrasi 5 menit (P2 M5), kadar Fe turun menjadi 0,037 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 83. Ijuk, Ijuk menunjukkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Metode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0 24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino. Stunting merupakan keadaan statusMetode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0 24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino. Stunting merupakan keadaan status
MALAHAYATIMALAHAYATI Bidan dengan tingkat beban kerja dan burnout yang tinggi cenderung memiliki kepatuhan lebih rendah terhadap standar operasional prosedur (SOP), pelaporanBidan dengan tingkat beban kerja dan burnout yang tinggi cenderung memiliki kepatuhan lebih rendah terhadap standar operasional prosedur (SOP), pelaporan
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Pada era globalisasi kontemporer, pendidikan Islam menghadapi tantangan kritis dalam mempertahankan identitasnya yang khas sekaligus beradaptasi secaraPada era globalisasi kontemporer, pendidikan Islam menghadapi tantangan kritis dalam mempertahankan identitasnya yang khas sekaligus beradaptasi secara
UNARUNAR Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, khususnya pada industri manufakturKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif, khususnya pada industri manufaktur
UNARUNAR Hasil penelitian ini, yang menggunakan uji regresi logistik sederhana, menunjukkan bahwa pelatihan kesehatan dan keselamatan (K3) memiliki dampak yangHasil penelitian ini, yang menggunakan uji regresi logistik sederhana, menunjukkan bahwa pelatihan kesehatan dan keselamatan (K3) memiliki dampak yang
UNISSULAUNISSULA Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Aspek persepsi yang diukur adalahPenelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Aspek persepsi yang diukur adalah
Useful /
MALAHAYATIMALAHAYATI Hal ini terjadi karena proses perembesan lindi dapat dibatasi dan kualitas air masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Sebaliknya, apabila TPA dikelolaHal ini terjadi karena proses perembesan lindi dapat dibatasi dan kualitas air masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Sebaliknya, apabila TPA dikelola
MALAHAYATIMALAHAYATI Kesimpulan dari penelitian ini adalah Untuk penelitian ini terdapat 7 variabel yang semua yang signifikan nilai P-value 0, < nilai α 0,05. PenelitianKesimpulan dari penelitian ini adalah Untuk penelitian ini terdapat 7 variabel yang semua yang signifikan nilai P-value 0, < nilai α 0,05. Penelitian
MALAHAYATIMALAHAYATI Menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian: Studi cross sectional. Populasi dalam penelitianMenggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian: Studi cross sectional. Populasi dalam penelitian
UNARUNAR Herina inguinalis merupakan penonjolan organ abdomen atau jaringan adiposa preperitoneal melalui kanalis inguinalis yang paling umum terjadi pada pria.Herina inguinalis merupakan penonjolan organ abdomen atau jaringan adiposa preperitoneal melalui kanalis inguinalis yang paling umum terjadi pada pria.