POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Sistem kekebalan tubuh yang berfungsi dengan baik sangat penting dalam memerangi COVID-19. Dalam rangka mempertahankan diri dari virus, tubuh seharusnya membutuhkan vitamin dan nutrisi lain yang cukup. Mitra adalah warga Kelurahan Sukahurip Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Salah satu permasalahan yang dirasakan mitra adalah belum ada penyampaian ilmu tentang olahan herbal untuk meningkatkan imunitas dan pemakaian vitamin C yang sangat diperlukan di masa pasca pandemi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan perpaduan metode sosialisasi dan pendampingan dengan melibatkan mahasiswa. Tahap awal dari kegiatan ini dilakukan pembuatan buku saku dan kuesioner. Tahap kedua melakukan sosialisasi dengan metode penyuluhan dan pembagian buku saku. Setelah dilakukannya pelatihan, disimpulkan mitra mengetahui cara pengolahan herbal untuk meningkatkan imunitas dan cara konsumsi vitamin C yang baik dan benar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pada 6 orang peserta atau sebesar 60% dan 4 orang peserta menunjukkan pengetahuan yang sama saat pre-test dan post-test.

Mitra mengetahui cara pengolahan herbal untuk meningkatkan imunitas dan cara konsumsi vitamin C yang baik dan benar.Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pada 6 orang peserta atau sebesar 60% dan 4 orang peserta menunjukkan pengetahuan yang sama saat pre-test dan post-test.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang edukasi olahan herbal terhadap status imunologis nyata masyarakat, dengan mengukur parameter seperti kadar sel T dan antibodi sebelum dan setelah intervensi selama enam bulan. Selain itu, penting untuk membandingkan efektivitas media digital, seperti aplikasi mobile atau video edukasi, dengan buku saku tradisional dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku konsumsi vitamin C serta herbal. Selanjutnya, pengembangan model usaha produksi olahan herbal berbasis komunitas dapat diuji kelayakannya secara ekonomi dan sosial, menilai kontribusi terhadap pendapatan rumah tangga serta keberlanjutan produksi. Metode yang dapat dipertimbangkan meliputi desain eksperimental dengan kelompok kontrol, penggunaan survei pengetahuan berulang, serta analisis statistik multivariat untuk mengidentifikasi faktor‑faktor penentu keberhasilan intervensi. Selain itu, studi kualitatif dengan wawancara mendalam kepada kader komunitas dapat menggali hambatan dan motivasi dalam penerapan pengetahuan herbal secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih komprehensif untuk memperkuat program pengabdian masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ekonomi.

Read online
File size1001.8 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test