POLTEKKES MATARAMPOLTEKKES MATARAM

Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal)Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal)

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asupan makronutrien, antioksidan, dan status gizi pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, mengambil sampel 36 orang menggunakan teknik sampling proporsional. Hasil menunjukkan bahwa asupan energi, protein, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E pada responden berada di bawah kebutuhan, sementara asupan lemak cukup. Kesimpulan menunjukkan bahwa pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi mengalami gangguan nafsu makan, muntah, dan mual yang menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa asupan energi, protein, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E pada responden berada di bawah kebutuhan.Pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSI Siti Khadijah mengalami penurunan nafsu makan, muntah, dan mual yang menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi.Disarankan bagi pasien kanker yang menjalani kemoterapi untuk memperhatikan berbagai jenis makanan, terutama sayur dan buah yang mengandung vitamin A, C, dan E agar tidak terjadi ketidakseimbangan nutrisi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pola diet spesifik seperti diet rendah lemak atau tinggi serat terhadap pemulihan pasien kanker payudara. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran mikronutrien lain seperti zinc atau selenium dalam meningkatkan daya tahan tubuh selama kemoterapi. Penelitian juga dapat fokus pada efektivitas konseling gizi terstruktur untuk meningkatkan kesadaran pasien tentang pentingnya asupan nutrisi seimbang. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil antara kelompok yang menerima intervensi gizi dan kelompok kontrol. Selain itu, studi lanjutan bisa mengevaluasi hubungan antara frekuensi konsumsi buah-buahan dan sayuran dengan tingkat kejadian komplikasi nutrisi pada pasien. Penelitian juga dapat melibatkan pendekatan kuantitatif untuk mengukur perubahan status gizi secara objektif melalui parameter biokimia. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan dasar untuk pengembangan program gizi yang lebih efektif dalam manajemen pasien kanker. Penelitian juga bisa mempertimbangkan faktor psikologis seperti stres atau kecemasan yang memengaruhi nafsu makan. Terakhir, studi lanjutan dapat membandingkan hasil ini dengan populasi di daerah lain untuk melihat perbedaan regional dalam kebutuhan nutrisi. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi yang lebih tepat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.

Read online
File size182.33 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test