PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI

Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)

Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tanah longsor yang tinggi. Kondisi topografi yang curam, curah hujan tinggi, serta sejarah kejadian longsor yang telah menimbulkan korban jiwa menjadi alasan diperlukan mitigasi yang efektif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat upaya mitigasi longsor berbasis komunitas melalui penerapan metode soil bioengineering menggunakan tanaman rumput vetiver (Vetiveria zizanioides). Kegiatan dilaksanakan pada Juni sampai Oktober 2025 yang mencakup empat tahapan, yaitu pengukuran kemiringan lereng, sosialisasi bencana longsor dan metode bioengineering, penanaman vetiver, penetapan daerah rawan. Hasil pengukuran di RW 03 dan RW 04 mengidentifikasi kemiringan lereng 17,7°–35°, yang tergolong sesuai untuk penanaman vetiver berdasarkan pedoman teknis PUPR (2012). Dua titik di RW 03 dan RW 04 Desa Petir dijadikan sebagai prioritas penanaman rumput vetiver karena letaknya yang dekat dengan pemukiman warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode bioengineering berbasis vegetasi dapat diaplikasikan secara di wilayah tersebut. Selain membentuk barisan vegetasi penguat lereng, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memahami serta melaksanakan mitigasi bencana yang ramah lingkungan.

Kegiatan mitigasi bencana longsor di Desa Petir yang melibatkan Dosen Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor Bersama masyarakat setempat dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu pengukuran kemiringan lereng, sosialisasi dan persiapan lahan, serta penanaman rumput vetiver.Pengukuran kemiringan lereng dilakukan pada dua wilayah, yaitu RW 03 dan RW 04.Kemiringan lereng pada wilayah tersebut berkisar antara 30°–35° pada RW 03 dan 17.Kedua wilayah tergolong sesuai untuk penanaman rumput vetiver berdasarkan rekomendasi pedoman PUPR, yaitu kemiringan lereng tidak lebih dari 45°.Penanaman vetiver dilakukan di dua titik prioritas pada RW 03 dengan luas 32 m² dan kemiringan 33°, serta RW 04 dengan luas 72,6 m² dan kemiringan 26°.Kegiatan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap risiko longsor serta pentingnya metode bioengineering dengan tanaman vetiver sebagai solusi penguatan lereng.Penanaman vetiver yang dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa dan masyarakat menghasilkan barisan tanaman penguat lereng yang berfungsi ekologis sekaligus edukatif.Adapun beberapa rekomendasi dari kegiatan ini mencakup perlu adanya sosialisasi yang masif kepada semua masyarakat terkait mitigasi longsor menggunakan vetiver, termasuk cara penanaman dan perawatan vetiver agar tumbuh maksimal.Monitoring pertumbuhan vetiver juga perlu dilakukan untuk memastikan pertumbuhan vetiver sesuai dengan rencana.Selain itu, keberhasilan program ini diharapkan dapat dilanjutkan pada desa lain yang juga memiliki daerah rawan longsor.

Untuk meningkatkan efektivitas mitigasi longsor berbasis komunitas, perlu dikembangkan strategi komunikasi yang efektif untuk menyebarkan informasi tentang risiko longsor dan metode bioengineering kepada masyarakat. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi jangka panjang dampak penanaman rumput vetiver terhadap stabilitas lereng dan mitigasi longsor di Desa Petir. Studi ini dapat mencakup pengukuran dan analisis perubahan kondisi lereng, serta dampak sosial dan lingkungan dari penerapan metode bioengineering. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi penerapan metode bioengineering dengan tanaman vetiver di daerah rawan longsor lainnya di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti topografi, iklim, dan karakteristik tanah setempat.

  1. ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN KONTRUKSI DINDING PENAHAN TANAH TIPE COUNTERFORT | Ciptaning | Jurnal... doi.org/10.24815/jarsp.v1i2.10942ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN KONTRUKSI DINDING PENAHAN TANAH TIPE COUNTERFORT Ciptaning Jurnal doi 10 24815 jarsp v1i2 10942
Read online
File size556.21 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test