UNIMAUNIMA

Jurnal Akuntansi Manado (JAIM)Jurnal Akuntansi Manado (JAIM)

Bagaimana sistem akuntabilitas pengelolaan dan pengawasan Dana Desa Talawaan Atas, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, akuntabilitas pengelolaan dan pengawasan Dana Desa di Desa Talawaan Atas, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Kesimpulan hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Perencanaan Program Dana Desa di Desa Talawaan Atas telah melibatkan partisipatif masyarakat yang ditampung dalam forum Musyawarah Dusun Dan Musyawarah Desa. (2) Pelaksanaan program Dana Desa di Desa Talawaan Atas sudah sesuai dengan peraturan yang diatur oleh pemerintah. (3) Pelaporan Dana Desa secara teknis maupun administratif sudah baik, pemerintah desa telah melakukan pelaporan serta pertanggungjawaban terhadap masyarakat maupun pemerintah secara baik walaupun transparansi. (4) Pengawasan Dana Desa Talawaan Atas dilakukan oleh berbagai pihak tidak terkecuali masyarakat, baik dari pemerintah melalui inspektorat yang melakukan inspeksi mendadak maupun dari masyarakat yang langsung mengawasi dalam pelaksanaan dan perencanaannya serta penggunaan Dana Desa.

Perencanaan Program Dana Desa di Desa Talawaan Atas telah melibatkan partisipasi masyarakat melalui musyawarah, menunjukkan penerapan prinsip partisipatif dan transparansi, meskipun fokus utama masih pada pembangunan fisik dibandingkan pemberdayaan.Pelaksanaan program Dana Desa telah sesuai regulasi pemerintah dan bersifat transparan serta partisipatif melalui gotong-royong masyarakat, dengan pelaporan dan pertanggungjawaban teknis maupun administratif yang baik disampaikan dalam rapat desa, meskipun transparansi fisik belum sepenuhnya terealisasi.Pengawasan Dana Desa melibatkan berbagai pihak termasuk inspektorat dan masyarakat secara langsung, menunjukkan kondisi yang baik dari berbagai perspektif kinerja, meskipun terdapat beberapa aspek yang memerlukan perbaikan lebih lanjut untuk optimalisasi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar fokus studi diperluas untuk memahami lebih dalam dinamika pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di berbagai konteks. Sangat penting untuk mengkaji pengelolaan dana di desa-desa terpencil atau dengan karakteristik sosial-ekonomi unik, dengan meneliti bagaimana faktor seperti tingkat pendidikan masyarakat, akses teknologi, atau tradisi lokal, memengaruhi akuntabilitas dan efektivitas pengawasan partisipatif. Ini bertujuan merumuskan kerangka kerja adaptif yang menjamin pemanfaatan dana optimal di tengah keterbatasan sumber daya. Selanjutnya, mengingat temuan tentang prioritas pembangunan fisik dan tantangan transparansi, studi masa depan harus mengeksplorasi efektivitas beragam strategi komunikasi dan pelaporan dana desa. Misalnya, bagaimana penggunaan platform digital, papan informasi publik, atau forum diskusi interaktif dapat meningkatkan kesadaran, kepercayaan, dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan serta perencanaan program pemberdayaan yang lebih seimbang antara fisik dan non-fisik. Terakhir, untuk pandangan yang lebih komprehensif, disarankan penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif atau komparatif antar desa. Ini memungkinkan identifikasi faktor-faktor determinan seperti kapasitas aparatur desa, independensi badan pengawas, atau tingkat keterlibatan organisasi masyarakat sipil, yang secara signifikan berkorelasi dengan keberhasilan akuntabilitas dan pengawasan ADD, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih kuat.

  1. #organisasi masyarakat sipil#organisasi masyarakat sipil
  2. #gotong royong masyarakat#gotong royong masyarakat
Read online
File size197.72 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-1Re
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test