TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL

Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah Teunuleh

Penelitian ini mengkaji dampak alokasi dana desa terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Indonesia dalam kerangka desentralisasi pembangunan. Karena kemajuan ekonomi Indonesia masih kurang inklusif akibat disparitas infrastruktur dan warisan pembangunan terpusat, pemerintah sejak 2015 menerapkan dana desa untuk mendorong pembangunan pedesaan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Difference-in-Difference (DID) pada data panel distrik/kota 2011‑2019, penelitian membandingkan wilayah yang menerima dana desa (kelompok perlakuan) dengan yang tidak (kelompok kontrol) sambil mengendalikan faktor infrastruktur, populasi, kemiskinan, pendidikan, dan variabel sosio‑ekonomi lainnya. Hasil menunjukkan alokasi dana desa berkontribusi positif dan signifikan terhadap indikator pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, tercermin dari perbaikan infrastruktur serta peningkatan aktivitas ekonomi seperti proliferasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Meskipun signifikan, dampaknya masih relatif modest, menandakan ruang perbaikan dalam pemanfaatan dan mekanisme distribusi dana. Penelitian menekankan perlunya penyediaan dana desa yang berkelanjutan serta peningkatan akuntabilitas untuk memaksimalkan manfaat pembangunan.

Analisis DID menunjukkan bahwa penyediaan dana desa secara signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan pembangunan, sehingga pengelolaan keuangan desa dapat mencapai target pembangunan ekonomi wilayah.Pemerintah perlu menjamin penyediaan dana desa secara konsisten dan meningkatkan akuntabilitas pelaksanaannya untuk memperoleh hasil optimal.Penelitian ini terbatas pada dua titik waktu (2014 dan 2019).penelitian lanjutan dapat menggunakan regresi panel efek tetap dengan memasukkan variabel eksogen seperti rasio dana desa terhadap APBD kabupaten/kota.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana efektivitas dana desa berbeda antar wilayah, khususnya antara Indonesia bagian timur dan barat, dengan mempertimbangkan kapasitas institusional lokal sebagai variabel moderasi; selanjutnya, studi dapat mengevaluasi dampak penerapan sistem manajemen keuangan digital pada akuntabilitas dan efisiensi penggunaan dana desa, menguji apakah digitalisasi meningkatkan transparansi serta mempercepat pencairan dana; terakhir, penelitian dapat memperluas analisis temporal dengan memasukkan rasio dana desa terhadap APBD kabupaten/kota serta dampaknya pada sektor‑sektor spesifik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur selama periode yang lebih panjang, menggunakan model panel efek tetap untuk menangkap dinamika jangka panjang.

  1. Dampak Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (Studi... doi.org/10.18196/rab.040152Dampak Keberadaan Badan Usaha Milik Desa BUMDes Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Studi doi 10 18196 rab 040152
  2. Increasing The Effectiveness Of Village Development Through The Simplification of Village Funds Disbursement... jurnal.kemendagri.go.id/index.php/mp/article/view/963Increasing The Effectiveness Of Village Development Through The Simplification of Village Funds Disbursement jurnal kemendagri go index php mp article view 963
  3. PENGARUH DANA DESA, ALOKASI DANA DESA, DAN PENDAPATAN ASLI DESA TERHADAP INDEKS DESA MEMBANGUN DI KABUPATEN... doi.org/10.33701/jipwp.v48i1.2331PENGARUH DANA DESA ALOKASI DANA DESA DAN PENDAPATAN ASLI DESA TERHADAP INDEKS DESA MEMBANGUN DI KABUPATEN doi 10 33701 jipwp v48i1 2331
Read online
File size561.72 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test