UNIRA MALANGUNIRA MALANG

Jurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu SosialJurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implmentasi Sustainable Development Goals (SDGs) pada Pembangunan Infrastruktur di Desa Ketapanrame serta apa saja inovasi yang telah dilakukan oleh Desa Ketapanrame dalam upaya mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs) tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara yang mendalam serta dokumentasi data-data yang diperlukan. Dari data tersebut peneliti melakukan analisis dan didapatkan kesimpulan bahwa Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) pada pembangunan infrastruktur di Desa Ketapanrame Kabupaten Mojokerto telah berjalan dengan baik. Keberhasilan inovasi Desa Ketapanrame dapat dillihat dari pendapatan asli desa yang mengalami kenaikan serta keterlibatan masyarakat dalam usaha BUMDesa sampai dengan Tahun 2022 sebanyak 899 Kepala Keluarga sebesar 48,4% dari 1.857 Kepala Keluarga.

Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) pada pembangunan infrastruktur di Desa Ketapanrame Kabupaten Mojokerto telah berjalan dengan baik dan sesuai peraturan yang berlaku, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan desa.Inovasi utama yang dilakukan meliputi pengelolaan Tanah Kas Desa melalui BUMDes menjadi objek wisata, program urun dana untuk partisipasi masyarakat, serta keterlibatan 899 kepala keluarga dalam usaha BUMDesa.Inovasi tersebut berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Desa dan mendorong pertumbuhan sosial-ekonomi masyarakat.

Pertama, perlu diteliti bagaimana keberlanjutan finansial BUMDes dapat dipertahankan dalam jangka panjang, terutama setelah dorongan awal dari bantuan keuangan daerah berkurang, melalui penelitian tentang model bisnis BUMDes yang mandiri dan berkelanjutan. Kedua, penting untuk mengkaji dampak sosial dari program urun dana terhadap kesenjangan ekonomi di tingkat masyarakat desa, termasuk apakah program ini benar-benar inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat atau hanya menguntungkan kelompok tertentu. Ketiga, diperlukan studi tentang integrasi pariwisata desa dengan pertanian berkelanjutan, khususnya bagaimana wisata sawah dan irigasi dapat dikembangkan menjadi ekowisata yang mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan, sekaligus menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani. Penelitian-penelitian ini akan membantu memastikan bahwa pembangunan di Desa Ketapanrame tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan, adil, dan melibatkan seluruh masyarakat.

Read online
File size356.99 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test