UNIRA MALANGUNIRA MALANG
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu SosialJurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu SosialSebagai permasalahan yang kompleks, kemiskinan menjadi masalah sosial dalam pembahasan yang serius. Pada umumnya, kemiskinan seringkali terjadi dalam negara yang berkembang. Indonesia sebagai negara berkembang juga mengalami permasalahan sosial berupa kemiskinan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui masalah sosial kemiskinan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Kajian data pustaka yang memuat informasi yang kemudian diolah sebagai bahan penelitian, yang bersumber dari jurnal dan buku. Dalam artikel ini, dilakukan pembahasan mengenai kemiskinan, juga ditambah pandangan kehidupan sosial dari mahasiswa pendidikan sejarah kelas Palembang. Artikel ini membahas bagaimana penyebab hingga dampak masalah kemiskinan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kemiskinan dapat diatasi dengan diadakan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau, pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kesempatan kerja, akses terhadap layanan kesehatan yang terjangkau, dan lain-lain.
Kemiskinan merupakan kondisi hidup yang serba kekurangan dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia.Kemiskinan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya akses terhadap pekerjaan yang layak, pendidikan dan keterampilan, serta diskriminasi sosial.Kemiskinan dapat diatasi melalui pendidikan berkualitas, pelatihan keterampilan, dan akses layanan kesehatan yang terjangkau.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas program-program pemerintah dalam mengurangi kemiskinan di tingkat lokal, khususnya dengan melibatkan partisipasi aktif mahasiswa pendidikan sejarah sebagai agen perubahan. Kedua, studi komparatif mengenai strategi penanggulangan kemiskinan yang berhasil di negara-negara berkembang lainnya, dengan fokus pada adaptasi dan implementasinya di konteks Indonesia. Ketiga, penelitian kualitatif yang menggali lebih dalam perspektif dan pengalaman hidup masyarakat miskin, untuk memahami akar permasalahan kemiskinan dari sudut pandang mereka sendiri dan merumuskan solusi yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia secara berkelanjutan dan komprehensif.
| File size | 303.84 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UINKEDIRIUINKEDIRI Preferensi nasabah tidak hanya dipengaruhi oleh keyakinan individu, tetapi juga oleh faktor sosial, kebiasaan penggunaan teknologi, serta kemampuan bankPreferensi nasabah tidak hanya dipengaruhi oleh keyakinan individu, tetapi juga oleh faktor sosial, kebiasaan penggunaan teknologi, serta kemampuan bank
UGMUGM Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas repost TikTok dimaknai oleh Gen Z sebagai tindakan yang sarat makna personal dan sosial. Pada dimensi becauseHasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas repost TikTok dimaknai oleh Gen Z sebagai tindakan yang sarat makna personal dan sosial. Pada dimensi because
STIESASTIESA This study uses a quantitative method with a purposive sampling technique to obtain a sample of Islamic banking companies that meet certain criteria. DataThis study uses a quantitative method with a purposive sampling technique to obtain a sample of Islamic banking companies that meet certain criteria. Data
UNISIUNISI Analisis kebutuhan biaya ditemukan menjadi tahapan krusial yang menentukan realistis atau tidaknya rancangan pembiayaan dalam satuan pendidikan. SelainAnalisis kebutuhan biaya ditemukan menjadi tahapan krusial yang menentukan realistis atau tidaknya rancangan pembiayaan dalam satuan pendidikan. Selain
DINASTIRESDINASTIRES Faktor yang memengaruhi efektivitas tindakan mereka antara lain keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, dan ketidakmampuan mencapai target operasional.Faktor yang memengaruhi efektivitas tindakan mereka antara lain keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, dan ketidakmampuan mencapai target operasional.
POLTEKKES PONTIANAKPOLTEKKES PONTIANAK BBLR adalah kejadian bayi lahir hidup dengan berat badan kurang dari 2500 gram. BBLR menjadi salah satu indikator terjadinya kematian bayi dan stunting.BBLR adalah kejadian bayi lahir hidup dengan berat badan kurang dari 2500 gram. BBLR menjadi salah satu indikator terjadinya kematian bayi dan stunting.
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO BAZNAS sudah menyalurkan zakat untuk pendidikan, namun belum ada program khusus bagi anak yatim piatu akibat pandemi. Kerjasama multi‑pihak dan payungBAZNAS sudah menyalurkan zakat untuk pendidikan, namun belum ada program khusus bagi anak yatim piatu akibat pandemi. Kerjasama multi‑pihak dan payung
DPRDPR RUU mengatur kewenangan penataan ruang merupakan kewenangan pemerintah pusat. Permasalahannya adalah bagaimana pengawasan dan pengendalian pemanfaatanRUU mengatur kewenangan penataan ruang merupakan kewenangan pemerintah pusat. Permasalahannya adalah bagaimana pengawasan dan pengendalian pemanfaatan
Useful /
UINKEDIRIUINKEDIRI Temuan ini menunjukan bahwa meskipun secara teoritis kualitas pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga, dan kecukupan modal memengaruhi pengelolaan likuiditas,Temuan ini menunjukan bahwa meskipun secara teoritis kualitas pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga, dan kecukupan modal memengaruhi pengelolaan likuiditas,
UMTUMT Penelitian ini mengambil topik yang sesuai dan sejalan serta mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan. Penelitian membahas metode dalam mendeteksiPenelitian ini mengambil topik yang sesuai dan sejalan serta mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan. Penelitian membahas metode dalam mendeteksi
DINASTIRESDINASTIRES Dari analisis yang dilakukan, direkomendasikan agar perjanjian jual beli daring dirumuskan lebih jelas, mekanisme penyelesaian sengketa ditingkatkan untukDari analisis yang dilakukan, direkomendasikan agar perjanjian jual beli daring dirumuskan lebih jelas, mekanisme penyelesaian sengketa ditingkatkan untuk
DINASTIRESDINASTIRES Pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang tidak memberikan kepastian hukum yang jelasPasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang tidak memberikan kepastian hukum yang jelas