UGMUGM
Jurnal KawistaraJurnal KawistaraPerkembangan teknologi komunikasi telah mengubah cara Generasi Z mengekspresikan diri dan membentuk citra diri di ruang digital. Media sosial seperti TikTok menjadi medium utama dalam membangun identitas digital, salah satunya melalui fitur repost. Penelitian ini bertujuan mengungkap pemaknaan di balik fenomena aktivitas repost TikTok oleh Generasi Z dan hubungannya dengan pembentukan self-image. Studi ini berlandaskan teori fenomenologi sosial Alfred Schutz yang membedakan because motive (alasan berbasis pengalaman masa lalu) dan in order to motive (tujuan reflektif masa depan). Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan untuk memahami makna subjektif tindakan repost dari perspektif pelaku, melalui wawancara mendalam pada sepuluh informan Generasi Z yang aktif di TikTok. Temuan menunjukkan bahwa because motive didorong oleh kebutuhan katarsis emosional, ekspresi perasaan, dan resonansi pengalaman hidup melalui konten yang dirasa mewakili perasaan. Sementara in order to motive terkait tujuan membangun identitas digital: memperoleh validasi sosial, mengirim kode simbolik, menjaga estetika akun, memperkuat personal branding, dan menegaskan self-image. Aktivitas repost terbukti bukan sekadar teknis, tetapi praktik komunikasi bermakna untuk memperkuat eksistensi diri di ruang digital.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna aktivitas repost TikTok bagi Generasi Z dalam konteks ekspresi diri dan pembentukan self-image.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas repost TikTok dimaknai oleh Gen Z sebagai tindakan yang sarat makna personal dan sosial.Pada dimensi because motive, tindakan repost dipengaruhi oleh pengalaman emosional dan biografis yang mereka alami di masa lalu, seperti kebutuhan menyalurkan perasaan yang tidak dapat diungkap secara langsung, memperoleh katarsis emosional, serta menenangkan diri dengan membagikan konten yang dirasa relevan.Sementara itu, pada dimensi in order to motive, repost dilakukan dengan tujuan reflektif untuk masa depan, antara lain menyampaikan kode emosional kepada orang lain, menjaga citra diri, membangun personal branding, mendapatkan validasi sosial, serta menunjukkan preferensi estetik dan nilai diri mereka di media digital.Dengan demikian, repost TikTok tidak hanya dimaknai sebagai fitur teknis berbagi ulang konten, melainkan sebagai sarana komunikasi implisit, ekspresi diri, manajemen emosi, serta strategi personal branding yang estetis dan konsisten.
Berdasarkan temuan dan keterbatasan penelitian ini, penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas jumlah dan keragaman informan, serta mengombinasikan pendekatan fenomenologi Schutz dengan teori lain seperti dramaturgi atau uses and gratifications untuk memperkaya analisis mengenai bagaimana praktik repost membentuk identitas dan relasi sosial di ruang digital. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh algoritma platform atau norma kelompok yang lebih luas dalam konteks penggunaan TikTok oleh Generasi Z.
- From Data Management to Actionable Findings: A Five-Phase Process of Qualitative Data Analysis - Andrea... doi.org/10.1177/16094069231183620From Data Management to Actionable Findings A Five Phase Process of Qualitative Data Analysis Andrea doi 10 1177 16094069231183620
- DOI Name 10.1007 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace... doi.org/10.1007DOI Name 10 1007 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace doi 10 1007
- PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP FITUR POSTINGAN ULANG PADA APLIKASI TIKTOK | Divaliani | Jurnal Mutakallimin... doi.org/10.31602/jm.v7i1.14680PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP FITUR POSTINGAN ULANG PADA APLIKASI TIKTOK Divaliani Jurnal Mutakallimin doi 10 31602 jm v7i1 14680
| File size | 290.58 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STISIPOLRAJAHAJISTISIPOLRAJAHAJI Strategi ini diperkuat melalui pemetaan sosial-politik yang cermat dan penguatan struktur partai di akar rumput. Temuan ini menegaskan bahwa strategi yangStrategi ini diperkuat melalui pemetaan sosial-politik yang cermat dan penguatan struktur partai di akar rumput. Temuan ini menegaskan bahwa strategi yang
NALANDANALANDA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik mindfulness dapat diterapkan sebagai pendekatan strategis dalam membantu mahasiswa mengelolaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik mindfulness dapat diterapkan sebagai pendekatan strategis dalam membantu mahasiswa mengelola
DINASTIREVDINASTIREV Sumber data meliputi data primer berupa hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi, data sekunder berupa literatur, norma hukum, dan putusan-putusan hakimSumber data meliputi data primer berupa hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi, data sekunder berupa literatur, norma hukum, dan putusan-putusan hakim
STKIPBANTENSTKIPBANTEN Praktik tirakat ini mampu membentuk kesadaran ruhani, menguatkan kontrol diri, dan memperdalam kedekatan kepada Tuhan. Secara sosial, kegiatan ini mempereratPraktik tirakat ini mampu membentuk kesadaran ruhani, menguatkan kontrol diri, dan memperdalam kedekatan kepada Tuhan. Secara sosial, kegiatan ini mempererat
STTABSTTAB Pendidik perlu strategis dalam menjalankan peran membimbing, mengawasi, dan memberikan teladan hidup yang benar, sehingga peserta didik mampu mengelolaPendidik perlu strategis dalam menjalankan peran membimbing, mengawasi, dan memberikan teladan hidup yang benar, sehingga peserta didik mampu mengelola
DINASTIREVDINASTIREV Implementasi kebijakan relokasi pedagang kaki lima di Kota Padang, khususnya di Pantai Padang dan Jembatan Siti Nurbaya, melalui Peraturan Daerah NomorImplementasi kebijakan relokasi pedagang kaki lima di Kota Padang, khususnya di Pantai Padang dan Jembatan Siti Nurbaya, melalui Peraturan Daerah Nomor
PENERBITPENERBIT Pendekatan teologi kontekstual memungkinkan terjadinya dialog antara warisan religius dan realitas sosial kontemporer tanpa harus kehilangan akar sakralitasnya.Pendekatan teologi kontekstual memungkinkan terjadinya dialog antara warisan religius dan realitas sosial kontemporer tanpa harus kehilangan akar sakralitasnya.
UYPUYP BUMDes Ketapanrame di Kabupaten Mojokerto menunjukkan model inovatif dalam pemanfaatan media sosial sebagai strategi komunikasi bisnis untuk memperkuatBUMDes Ketapanrame di Kabupaten Mojokerto menunjukkan model inovatif dalam pemanfaatan media sosial sebagai strategi komunikasi bisnis untuk memperkuat
Useful /
UGMUGM This research scrutinizes the intersection between blasphemy laws and the Electronic Information and Transactions Law, highlighting the tensions betweenThis research scrutinizes the intersection between blasphemy laws and the Electronic Information and Transactions Law, highlighting the tensions between
NALANDANALANDA Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan metode pembelajaran yang menarik dan mampu memotivasi siswa, khususnya pada jenjang sekolahLatar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan metode pembelajaran yang menarik dan mampu memotivasi siswa, khususnya pada jenjang sekolah
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SK dapat berfungsi sebagai jaminan yang sah, diperlukan analisis mendalam terhadap siklus bisnis debitur danHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SK dapat berfungsi sebagai jaminan yang sah, diperlukan analisis mendalam terhadap siklus bisnis debitur dan
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Primary data sources include interviews with two judges who have adjudicated marriage dispensation cases at the Painan Religious Court, as well as officialPrimary data sources include interviews with two judges who have adjudicated marriage dispensation cases at the Painan Religious Court, as well as official