UINKEDIRIUINKEDIRI

WADIAHWADIAH

Penelitian ini bertujuan menganalisis pergeseran motif nasabah dalam ekosistem digital perbankan syariah dari orientasi religiusitas menuju utilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari 20 artikel yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi, yaitu relevan dengan fokus penelitian, berasal dari sumber akademik yang kredibel, tersedia dalam teks penuh, serta membahas perilaku penggunaan layanan keuangan digital syariah. Sumber data diperoleh dari Google Scholar, jurnal terindeks Scopus, dan Portal Garuda. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis melalui proses reduksi data, pengodean, kategorisasi tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran motif nasabah dalam penggunaan layanan digital bank syariah dari faktor religiusitas menuju faktor utilitas. Berdasarkan perspektif Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) dan Theory of Planned Behavior (TPB), pergeseran tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan terhadap kualitas layanan digital, kebiasaan penggunaan teknologi, citra merek bank syariah, serta faktor sosial yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa religiusitas tidak lagi menjadi faktor dominan dalam menentukan preferensi nasabah, meskipun tetap berperan sebagai salah satu pertimbangan dalam penggunaan layanan digital perbankan syariah.

Penelitian ini menunjukkan adanya kecenderungan pergeseran motif nasabah dalam ekosistem digital perbankan syariah dari orientasi religiusitas menuju orientasi utilitas.Kemudahan akses, keamanan sistem, kualitas layanan, dan keberadaan ekosistem digital menjadi faktor-faktor yang semakin memengaruhi persepsi serta preferensi nasabah dalam memilih layanan perbankan syariah.Meskipun religiusitas tidak lagi menjadi faktor dominan, nilai tersebut tetap berperan sebagai salah satu pertimbangan yang membentuk keputusan nasabah dalam menggunakan layanan digital bank syariah.Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT2) dan Theory of Planned Behavior (TPB) relevan dalam menjelaskan perubahan perilaku nasabah pada era digital.Preferensi nasabah tidak hanya dipengaruhi oleh keyakinan individu, tetapi juga oleh faktor sosial, kebiasaan penggunaan teknologi, serta kemampuan bank syariah dalam menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Oleh karena itu, pengembangan digitalisasi perbankan syariah perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai substantif maqashid syariah agar transformasi digital tidak hanya menghasilkan efisiensi dan kemudahan layanan, tetapi juga menjaga identitas, diferensiasi, dan tujuan sosial ekonomi Islam.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengkaji lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran motif nasabah dari religiusitas menuju utilitas dalam ekosistem digital perbankan syariah. Penelitian ini dapat menggunakan metode survei atau wawancara untuk mengumpulkan data primer dari nasabah bank syariah, sehingga dapat memperoleh informasi langsung mengenai persepsi dan pengalaman mereka. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mendorong perubahan orientasi perilaku nasabah.. . 2. Melakukan studi komparatif antara bank syariah dan bank konvensional dalam konteks digitalisasi perbankan. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana digitalisasi mempengaruhi preferensi nasabah dalam memilih bank syariah atau bank konvensional. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman mengenai keunggulan dan tantangan yang dihadapi oleh bank syariah dalam era digital, serta strategi yang dapat diterapkan untuk mempertahankan diferensiasi ideologisnya.. . 3. Menganalisis dampak transformasi digital perbankan syariah terhadap inklusi keuangan dan kemaslahatan sosial. Penelitian ini dapat menilai bagaimana digitalisasi memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti masyarakat miskin atau daerah terpencil. Selain itu, dapat juga mengeksplorasi bagaimana digitalisasi memengaruhi perilaku finansial masyarakat, terutama dalam hal literasi keuangan dan pengambilan keputusan investasi atau tabungan.. . Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian tersebut, dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implikasi digitalisasi perbankan syariah terhadap perilaku nasabah, diferensiasi ideologis, dan tujuan sosial ekonomi Islam. Selain itu, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis bagi institusi perbankan syariah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi digitalisasi yang selaras dengan nilai-nilai syariah dan kebutuhan masyarakat.

  1. Determination of Attitudes and Intentions to Adopt Mobile Banking of Sharia Banking Customers in Greater... journal.uinsgd.ac.id/index.php/jieb/article/view/50373Determination of Attitudes and Intentions to Adopt Mobile Banking of Sharia Banking Customers in Greater journal uinsgd ac index php jieb article view 50373
  2. The Power of Islamic Scholars’ Lecture to Decide Using Islamic Bank with Customer Response Strength... atlantis-press.com/proceedings/iccd-20/125945206The Power of Islamic ScholarsAo Lecture to Decide Using Islamic Bank with Customer Response Strength atlantis press proceedings iccd 20 125945206
  3. Determinants of Customer Decisions to Save at Sharia Digital Banks | EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic... doi.org/10.30983/es.v7i2.7608Determinants of Customer Decisions to Save at Sharia Digital Banks EKONOMIKA SYARIAH Journal of Economic doi 10 30983 es v7i2 7608
Read online
File size407.12 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test