GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER
Jurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanJurnal Greenation Pertanian dan PerkebunanPertanian merupakan sektor utama dalam perekonomian banyak negara, terutama di negara agraris. Namun, tantangan seperti keterbatasan lahan, perubahan iklim, dan meningkatnya permintaan pangan memerlukan inovasi teknologi di bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi teknologi terhadap produktivitas pertanian melalui metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknologi, seperti mekanisasi, irigasi cerdas, bioteknologi, dan sistem berbasis Internet of Things (IoT), berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen per hektar, efisiensi penggunaan sumber daya, kualitas produk pertanian, dan keberlanjutan produksi. Kebaruan teknologi, kemudahan penggunaan, efektivitas, efisiensi, serta aksesibilitas dan ketersediaan teknologi merupakan faktor kunci dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Meskipun teknologi menawarkan berbagai manfaat, implementasinya masih menghadapi kendala seperti biaya tinggi, akses terbatas, dan kurangnya keterampilan petani dalam mengoperasikan teknologi baru. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk mempercepat adopsi teknologi guna mewujudkan pertanian yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.
Produktivitas pertanian telah terbukti dipengaruhi oleh inovasi teknologi.Inovasi teknologi, kemudahan penggunaan, kemanjuran, efisiensi, dan aksesibilitas yang meningkat memungkinkan petani untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya, meningkatkan hasil panen per hektar, dan meningkatkan keberlanjutan serta kualitas hasil pertanian.Namun, berbagai masalah termasuk keterbatasan akses terhadap teknologi, biaya investasi yang mahal, dan ketidakmampuan petani untuk menggunakan teknologi kontemporer secara efektif terus menjadi hambatan dalam penerapannya.Dengan demikian, kerja sama antara sektor publik dan komersial diperlukan untuk mendorong penerapan teknologi yang lebih luas, memberikan pelatihan yang memadai, dan mengembangkan peraturan yang mendorong pertanian berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi pertanian berbasis AI yang lebih terjangkau untuk petani skala kecil. Selain itu, studi tentang dampak pelatihan digital terhadap peningkatan keterampilan petani dalam menggunakan teknologi modern juga relevan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi teknologi IoT dengan sistem pertanian tradisional untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah pedesaan. Ketiga arah ini dapat membantu mengatasi hambatan utama seperti biaya tinggi, kurangnya akses, dan keterbatasan pengetahuan petani, sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian secara berkelanjutan.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Petani Jagung Melalui Metode Penyuluhan Pertanian | Ermawati... doi.org/10.37531/yum.v6i1.3674Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia SDM Petani Jagung Melalui Metode Penyuluhan Pertanian Ermawati doi 10 37531 yum v6i1 3674
- Vol. 2 No. 4 (2024): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (November 2024) | Jurnal Greenation... doi.org/10.38035/jgpp.v2i4Vol 2 No 4 2024 JGPP Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan November 2024 Jurnal Greenation doi 10 38035 jgpp v2i4
| File size | 329.76 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
USBYPKPUSBYPKP Inisiatif pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman karyawan dalam sektor makanan “Bu Nor UM Krecek Krupuk mengenai dimensi kritisInisiatif pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman karyawan dalam sektor makanan “Bu Nor UM Krecek Krupuk mengenai dimensi kritis
UPN VeteranUPN Veteran Polisakarida dapat dikategorikan lebih lanjut berdasarkan asalnya, termasuk tanaman, hewan, laut, mikroba, dan limbah industri. Protein umumnya diklasifikasikanPolisakarida dapat dikategorikan lebih lanjut berdasarkan asalnya, termasuk tanaman, hewan, laut, mikroba, dan limbah industri. Protein umumnya diklasifikasikan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Limbah pangan merupakan permasalahan global yang berdampak terhadap lingkungan dan keberlanjutan sistem pangan. Salah satu pendekatan inovatif dalam pemanfaatanLimbah pangan merupakan permasalahan global yang berdampak terhadap lingkungan dan keberlanjutan sistem pangan. Salah satu pendekatan inovatif dalam pemanfaatan
USMUSM Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi aplikasi Augmented Reality (AR) untuk simulasiMetode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi aplikasi Augmented Reality (AR) untuk simulasi
USMUSM Penyuluhan tentang diversifikasi olahan rimpang jahe tepat diberikan bagi siswa SMKN H. Moenadi karena visi sekolah adalah menyiapkan lulusan yang mandiri,Penyuluhan tentang diversifikasi olahan rimpang jahe tepat diberikan bagi siswa SMKN H. Moenadi karena visi sekolah adalah menyiapkan lulusan yang mandiri,
USMUSM Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan mekanik dan daya saing Bengkel M-Tech Garage di Desa Mulyoharjo, KecamatanKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan mekanik dan daya saing Bengkel M-Tech Garage di Desa Mulyoharjo, Kecamatan
UNPERUNPER Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam produktivitas dan pendapatan petani tanaman pangan sebelum dan sesudahHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam produktivitas dan pendapatan petani tanaman pangan sebelum dan sesudah
UTSUTS Program ini mengidentifikasi jumlah peserta, menganalisis kemampuan penyediaan bahan baku, menilai kebutuhan peralatan, dan mengevaluasi keberlanjutanProgram ini mengidentifikasi jumlah peserta, menganalisis kemampuan penyediaan bahan baku, menilai kebutuhan peralatan, dan mengevaluasi keberlanjutan
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia melalui model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) padaPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia melalui model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Persentase ketuntasan belajar siswa, yaitu: sebelum tindakan 20 siswa atau 62,5%, pada siklus I sebanyak 24 siswa atau 75%, dan pada siklus II sebanyakPersentase ketuntasan belajar siswa, yaitu: sebelum tindakan 20 siswa atau 62,5%, pada siklus I sebanyak 24 siswa atau 75%, dan pada siklus II sebanyak
USMUSM Karena dengan adanya pelatihan, penyuluhan dan edukasi ini dapat membantu menambah pengetahuan kepada para siswa-siswi SMAN 1 Patean dalam hal teknik pascaKarena dengan adanya pelatihan, penyuluhan dan edukasi ini dapat membantu menambah pengetahuan kepada para siswa-siswi SMAN 1 Patean dalam hal teknik pasca
USMUSM Mitra dipilih karena mempunyai program keahlian Tata Boga, dan kegiatan ini relevan dengan tujuannya untuk meningkatkan softskill dan hardskill para siswaMitra dipilih karena mempunyai program keahlian Tata Boga, dan kegiatan ini relevan dengan tujuannya untuk meningkatkan softskill dan hardskill para siswa