GOMITGOMIT

Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)

Tujuan kegiatan ini adalah merencanakan kegiatan pelayanan masyarakat untuk memecahkan masalah yang diperoleh berdasarkan analisis situasi prioritas masalah yang diperoleh dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan. Metode yang digunakan terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan penutupan. Pelaksanaan dilakukan melalui konseling yang dilaksanakan di Masjid RW 11, Desa Jayagiri, Kelurahan Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang didampingi oleh 36 peserta. Dari hasil survei, diketahui bahwa sebelum konseling, 57% responden menyadari bahwa mereka memiliki potensi penyakit risiko tinggi, namun hanya setengah dari mereka memiliki asuransi kesehatan untuk membiayai risiko penyakitnya. Setelah konseling, ternyata 64% responden memiliki potensi penyakit risiko tinggi, dan sekarang semua responden menyadari kebutuhan pendanaan kesehatan. Kegiatan pelayanan masyarakat ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Jayagiri dan menjadi inspirasi untuk upaya serupa di berbagai daerah.

Implementasi kegiatan pelayanan masyarakat mengenai peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan asuransi kesehatan publik melalui pendidikan di RW 11, Desa Jayagiri, dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar serta kondusif.Dari hasil survei, di antara responden yang menerima konseling, sebagian besar memiliki potensi penyakit risiko tinggi namun belum memiliki asuransi kesehatan, dan setelah konseling semua responden menyadari kebutuhan pendanaan kesehatan.Kegiatan ini berpotensi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Jayagiri dan menjadi inspirasi bagi upaya serupa di daerah lain.

Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi pengembangan program pelatihan berkelanjutan yang melibatkan pelaku kesehatan lokal dan pihak desa untuk mempertahankan peningkatan pengetahuan tentang asuransi kesehatan dalam jangka panjang; menilai pengaruh pemahaman risiko dan faktor demografis terhadap keikutsertaan aktif dalam JKN dengan menggunakan pendekatan kuantitatif longitudinal; serta membandingkan efektivitas metode konseling tatap muka dan e-learning dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pemanfaatan asuransi kesehatan guna menemukan solusi yang lebih fleksibel dan terjangkau bagi wilayah pedesaan dengan sumber daya terbatas.

  1. Disparities of Health Program Information Systems in Indonesia: A Cross-Sectional Indonesian Health Facility... mdpi.com/1660-4601/20/5/4384Disparities of Health Program Information Systems in Indonesia A Cross Sectional Indonesian Health Facility mdpi 1660 4601 20 5 4384
  2. ANALISIS PEMAHAMAN PASIEN TERHADAP SISTEM RUJUKAN BERJENJANG PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN)... doi.org/10.54543/fusion.v1i09.60ANALISIS PEMAHAMAN PASIEN TERHADAP SISTEM RUJUKAN BERJENJANG PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL JKN doi 10 54543 fusion v1i09 60
  3. Sosialisasi Pemanfaatan Layanan Mobile JKN BPJS Kesehatan Dalam Pelayanan Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan... doi.org/10.36049/genitri.v2i1.90Sosialisasi Pemanfaatan Layanan Mobile JKN BPJS Kesehatan Dalam Pelayanan Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan doi 10 36049 genitri v2i1 90
  4. Can a National Health Insurance Policy Increase Equity in the Utilization of Skilled Birth Attendants... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1010539519892394Can a National Health Insurance Policy Increase Equity in the Utilization of Skilled Birth Attendants journals sagepub doi 10 1177 1010539519892394
Read online
File size466.08 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test