UNUKALTIMUNUKALTIM

Journal of Sustainable TransformationJournal of Sustainable Transformation

Film Yuni mengangkat cerita kehidupan remaja yang duduk di bangku SMA di Serang Banten, yang menyuguhkan kondisi masyarakat yang melakukan pernikahan dini, dan faktor yang melatarbelakangi salah satunya adalah pengaruh sosial budaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui isu-isu pernikahan dini serta melihat potret dampak buruknya perihal pernikahan dini yang diwakili oleh film Yuni dilihat dari tingkatan realitas, representasi, dan ideologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dianalisis menggunakan analisis semiotika John Fiske. Subjek dan objek dalam penelitian adalah observasi pada tampilan audio dan visual dalam adegan film. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan representasi pernikahan dini dalam film Yuni dilihat dari tiga level yang dikemukakan John Fiske. Pada level realitas, pernikahan dini dilihat dari aspek penampilan, cara berbicara, perilaku, ekspresi dan lingkungan.

Film Yuni memperlihatkan bahwa representasi budaya pernikahan dini dilihat dari tiga level yang dikemukankan oleh John Fiske.Pernikahan dini yang digambarkan dalam film Yuni ini adalah bagaimana keadaan di suatu daerah yang memiliki budaya yang menjadikan hal tersebut adalah hal yang lazim.Banyak faktor yang menjadi pendorong sehingga praktik itu terjadi, pada film ini salah satu faktornya adalah faktor sosial budaya.Kebudayaan yang turun-temurun dari generasi ke generasi dilakukan membuat pola pikir menilai isu pernikahan dini ini isu sensitif karena berkaitan dengan kebudayaan, kepercayaan beberapa masyarakat daerah di Indonesia.

Berdasarkan analisis film Yuni, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada bagaimana representasi media, khususnya film, dapat digunakan sebagai alat untuk mengadvokasi perubahan sosial terkait isu pernikahan dini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas narasi film dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong dialog konstruktif mengenai dampak negatif pernikahan dini. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis peran keluarga dan komunitas dalam mempertahankan atau menentang praktik pernikahan dini, dengan fokus pada dinamika kekuasaan dan norma sosial yang terlibat. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki bagaimana intervensi berbasis media, seperti kampanye edukasi melalui film pendek atau serial televisi, dapat dirancang untuk mengatasi akar masalah pernikahan dini dan memberdayakan remaja perempuan untuk membuat pilihan yang lebih baik mengenai masa depan mereka.

Read online
File size508.28 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test