UNISDAUNISDA

RUNGKAT: RUANG KATARUNGKAT: RUANG KATA

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi emosi serta nilai karakter pada tokoh dalam film Mangkujiwo karya Dirmawan Hatta dan Erwanto Aphadullah dengan menggunakan kajian psikologi sastra. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan yaitu teknik pengamatan dan teknik catat dengan mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan emosi dan nilai karakter. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu mencermati data, membaca dan memahami kembali dengan teliti hasil catatan yang telah diperoleh pada film, menyusun data berdasarkan klasifikasi data yang telah diperoleh, menginterpretasikan atau menafsirkan data yang telah diklasifikasikan sebelumnya, menarik kesimpulan yang merupakan jawaban dari analisis. Penelitian ini mendapat dua temuan yang terdiri dari klasifikasi emosi dan nilai karakter tokoh. Dari data yang ditemukan terdapat 25 data yang terdiri atas 14 klasifikasi emosi dan 11 data nilai karakter tokoh dalam film Mangkujiwo. Dengan adanya hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan untuk belajar dalam mengenal dan peka terhadap emosi serta memupuk nilai karakter baik.

Berdasarkan analisis klasifikasi emosi menurut David Krech, terdapat lima emosi utama pada tujuh tokoh film Mangkujiwo.Sebanyak lima emosi ini meliputi konsep rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, kesedihan, kebencian, dan cinta.Analisis nilai karakter menunjukkan enam aspek karakter yang muncul, yaitu pendirian teguh, kritis, integritas, tolong-menolong, kerja keras, dan tanggung jawab.

Mengkaji efek visual dan musik pada film Mangkujiwo terhadap intensitas emosi karakter menggunakan eye‑tracking dan analisis suara. Membandingkan klasifikasi emosi dan nilai karakter pada film Mangkujiwo dengan film horror lain seperti Pocong untuk menemukan pola kesamaan dan perbedaan. Meneliti kontribusi latar budaya mistis terhadap perkembangan nilai karakter tokoh dalam film thriller Indonesia. Menilai apakah intervensi pertunjukan drama sarjana dapat meningkatkan sensitivitas emosi mahasiswa terhadap karakter film. Memperluas studi ke medium digital seperti film web serupa menilai perbedaan klasifikasi emosi yang muncul. Menerapkan analisis teks naratif otomatis untuk mengkategorikan emosi dan nilai karakter secara real‑time pada konten film streaming. Meneliti dampak pemahaman psikologi sastra pada penonton dalam membentuk nilai karakter pribadi. Mengaproved hybrid method (kuantitatif‑kualitatif) untuk memvalidasi model klasifikasi emosi David Krech pada film Indonesia. Mengembangkan aplikasi edukasi berbasis gamifikasi yang memanfaatkan klasifikasi emosi film untuk pembelajaran keterampilan sosial. Mengkaji efektivitas kurikulum literasi media dalam meningkatkan pemahaman nilai karakter lewat analisis film horror.

  1. #keterampilan sosial#keterampilan sosial
  2. #pendekatan fenomenologi#pendekatan fenomenologi
Read online
File size354.01 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2kN
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test