ASRITANIASRITANI

Tumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu KehutananTumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu Kehutanan

Penelitian bertujuan untuk mengetahui spesies jenis ikan hasil tangkapan rawai dasar dan komposisi jumlah jenis spesies ikan. Waktu Pelaksanaan dilaksanakan pada bulan 11 Desember 2024 – 11 Januari 2025 di Pelabuhan Brondong Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eksperimental Fishing dengan melakukan pengamatan langsung terhadap tangkapan alat tangkap rawai dasar, kemudian melakukan pengamatan langsung terhadap jumlah ekor dan berat hasil tangkapan serta melakukan wawancara langsung dengan nelayan rawai dasar yang mengoperasikan alat tangkap rawai di perairan Brondong. Hasilnya tangkapan rawai dasar selama penelitian di PPN Brondong yang didaratkan pada bulan Desember 2024 terdapat empat jenis spesies yang tertangkap oleh alat tangkap rawai dasar yaitu Hiu cucut (Rhizoprionodon acutus), Ikan Manyung (Arius thalassinus), Pari Kembang (Taeniura lymma) dan Remang (Congresox talabonoides).

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, didapatkan kesimpulan bahwa spesies hasil tangkapan rawai dasar yang didaratkan pada bulan Oktober–Desember 2024 didominasi oleh empat jenis, yaitu cucut lajam, manyung, pari kembang, dan remang.Total komposisi spesies selama penelitian meliputi Cucut Lajam sebanyak 2.366 kg (14%), Kakap Merah sebanyak 64 kg (0%), Kerapu Lumpur sebanyak 76 kg (0%), Kwe (Putihan) sebanyak 46 kg (0%), Remang sebanyak 42.853 kg (78%), dan Pari Kembang sebanyak 2.Dengan demikian, jumlah total ikan yang diperoleh selama bulan Oktober–Desember 2024 adalah 54.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti variasi komposisi hasil tangkapan rawai dasar pada musim-musim berbeda untuk memahami bagaimana produksi setiap spesies berubah sepanjang tahun, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang keberlanjutan perikanan. Selain itu, diperlukan pengembangan sistem pencatatan hasil tangkapan yang terstandarisasi dan terintegrasi, meliputi data spesies, berat, dan lokasi penangkapan, guna meningkatkan akurasi identifikasi spesies yang didaratkan dan memudahkan analisis statistik. Selanjutnya, penting dilakukan studi kepatuhan regulasi terhadap penangkapan spesies hiu yang dilindungi, termasuk evaluasi efektivitas prosedur pelepasan kembali ke laut serta dampaknya terhadap populasi hiu, agar kebijakan konservasi dapat diterapkan secara tepat dan berkelanjutan.

  1. Komposisi Spesies Hasil Tangkapan Alat Tangkap Rawai Dasar yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara... doi.org/10.62951/tumbuhan.v2i2.296Komposisi Spesies Hasil Tangkapan Alat Tangkap Rawai Dasar yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara doi 10 62951 tumbuhan v2i2 296
  1. #hak asasi#hak asasi
  2. #produksi padi#produksi padi
Read online
File size1.54 MB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-2kM
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test