YMPNYMPN
Journal of Language, Literature, Social and Cultural StudiesJournal of Language, Literature, Social and Cultural StudiesDalam era yang ditandai dengan globalisasi dan pertukaran informasi yang cepat, peran pengaruh budaya dalam strategi komunikasi krisis menjadi semakin signifikan. Studi ini mengeksplorasi dinamika budaya unik yang membentuk komunikasi krisis di Nigeria, sebuah negara yang ditandai dengan keragaman yang kaya dan lanskap sosial-politik yang kompleks. Mempekerjakan metodologi analisis studi kasus, penelitian ini mengintegrasikan tiga kerangka teoretis: Teori Dimensi Budaya, Teori Komunikasi Krisis Situasional, dan Teori Identitas Sosial. Teori-teori ini memberikan dasar yang kuat untuk memahami bagaimana faktor budaya memengaruhi komunikasi selama krisis dan persepsi organisasi oleh berbagai pemangku kepentingan. Melalui pemeriksaan studi kasus utama dalam konteks Nigeria, temuan mengungkapkan bahwa dimensi budaya seperti kolektivisme, jarak kekuasaan, dan penghindaran ketidakpastian secara signifikan memengaruhi efektivitas strategi komunikasi krisis. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya menyelaraskan praktik komunikasi dengan harapan budaya untuk menumbuhkan kepercayaan dan memfasilitasi keterlibatan yang efektif dengan audiens yang beragam. Penelitian ini berkontribusi pada bidang komunikasi krisis yang lebih luas dengan menguraikan persimpangan budaya dan strategi komunikasi, menawarkan wawasan berharga bagi praktisi di Nigeria dan sekitarnya. Dengan menerapkan rekomendasi ini, organisasi di Nigeria dapat meningkatkan strategi komunikasi krisis mereka, menumbuhkan kepercayaan dan ketahanan yang lebih besar dalam menghadapi kesulitan. Memahami dan mengintegrasikan pengaruh budaya tidak hanya memperkuat reputasi organisasi tetapi juga berkontribusi pada kohesi sosial dan kesejahteraan masyarakat selama masa-masa sulit.
Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami dan mengintegrasikan pengaruh budaya dalam strategi komunikasi krisis di Nigeria.Dengan memanfaatkan saluran komunikasi yang sesuai, melibatkan pemimpin komunitas, dan menyesuaikan pesan dengan norma-norma budaya, organisasi dapat meningkatkan efektivitas respons mereka terhadap krisis dan membangun kepercayaan dengan masyarakat.Pada akhirnya, pendekatan yang berpusat pada budaya ini tidak hanya membantu organisasi mengatasi tantangan krisis tetapi juga berkontribusi pada kohesi sosial dan kesejahteraan masyarakat selama masa-masa sulit.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana media sosial memengaruhi persepsi publik terhadap komunikasi krisis di Nigeria, dengan fokus pada peran disinformasi dan bagaimana cara terbaik untuk melawannya. Kedua, penting untuk menyelidiki efektivitas berbagai strategi komunikasi krisis dalam konteks budaya yang berbeda di Nigeria, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti bahasa, agama, dan struktur sosial. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana organisasi dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan pemimpin komunitas dan pemangku kepentingan lokal untuk meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan selama krisis. Dengan mengeksplorasi area-area ini, para peneliti dapat memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan praktik komunikasi krisis di Nigeria dan di tempat lain.
| File size | 219.19 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
RCF INDONESIARCF INDONESIA Temuan ini memberikan kontribusi teoretis pada literatur kewirausahaan sosial dan tata kelola publik, sekaligus implikasi praktis bagi perancang kebijakanTemuan ini memberikan kontribusi teoretis pada literatur kewirausahaan sosial dan tata kelola publik, sekaligus implikasi praktis bagi perancang kebijakan
OJSOJS Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan
HTPHTP Sebagian besar tenaga kesehatan di layanan primer masih memiliki stigma terhadap ODHA. Upaya pengurangan stigma perlu dilakukan melalui peningkatan pengetahuanSebagian besar tenaga kesehatan di layanan primer masih memiliki stigma terhadap ODHA. Upaya pengurangan stigma perlu dilakukan melalui peningkatan pengetahuan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Setiap anggota keluarga didorong untuk mengadopsi perilaku kebersihan dan kesehatan secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuanSetiap anggota keluarga didorong untuk mengadopsi perilaku kebersihan dan kesehatan secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
UMJ PremiumUMJ Premium Moderasi beragama adalah pendekatan yang menekankan keseimbangan, fair, dan tidak ekstrem dalam menjalankan ibadah. Studi ini meneliti pola komunikasiModerasi beragama adalah pendekatan yang menekankan keseimbangan, fair, dan tidak ekstrem dalam menjalankan ibadah. Studi ini meneliti pola komunikasi
RADEN FATAHRADEN FATAH Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencatatan perkawinan tidak hanya merupakan kewajiban administratif, melainkan juga instrumen strategis dalam menjaminPenelitian ini menyimpulkan bahwa pencatatan perkawinan tidak hanya merupakan kewajiban administratif, melainkan juga instrumen strategis dalam menjamin
UMSBUMSB Intervensi ini mampu mempercepat waktu flatus dan defekasi setelah operasi kanker kolorektal. Dengan demikian, pemulihan fungsi gastrointestinal pasienIntervensi ini mampu mempercepat waktu flatus dan defekasi setelah operasi kanker kolorektal. Dengan demikian, pemulihan fungsi gastrointestinal pasien
JQWHJQWH Kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche memerlukan adanya dukungan dari keluarga dan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pemahaman sertaKesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche memerlukan adanya dukungan dari keluarga dan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pemahaman serta
Useful /
HTPHTP Pelatihan pertolongan pertama pada kasus keracunan makanan bagi siswa sangat diperlukan mengingat pentingnya penanganan awal pada kasus tersebut. TujuanPelatihan pertolongan pertama pada kasus keracunan makanan bagi siswa sangat diperlukan mengingat pentingnya penanganan awal pada kasus tersebut. Tujuan
HTPHTP Sekitar 30-50% penderita DMT2 mengalami komplikasi, dengan proporsi kasus di RSUP Wahidin Sudirohusodo mencapai 49,7%. Tingginya komplikasi disebabkanSekitar 30-50% penderita DMT2 mengalami komplikasi, dengan proporsi kasus di RSUP Wahidin Sudirohusodo mencapai 49,7%. Tingginya komplikasi disebabkan
HTPHTP Penelitian ini diharapkan dapat membantu stakeholder dalam meningkatkan kualitas dan intensitas sosialisasi, memperkuat peran kader JKN sebagai pengingatPenelitian ini diharapkan dapat membantu stakeholder dalam meningkatkan kualitas dan intensitas sosialisasi, memperkuat peran kader JKN sebagai pengingat
JQWHJQWH Kelancaran ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti perawatan payudara, kecemasan, faktor isapan bayi, dan nutrisi ibu. Penelitian ini bertujuan untukKelancaran ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti perawatan payudara, kecemasan, faktor isapan bayi, dan nutrisi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk