POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKFondasi adalah struktur bawah yang berfungsi meneruskan beban struktur atas ke tanah di bawahnya. Pada ruas Jalan Waipia-Saleman I STA 35 000, dibangun dinding penahan tanah (DPT) tipe kantilever sepanjang 200 m dan digabungkan dengan fondasi bore pile berdiameter 60 cm. Penelitian ini bertujuan menghitung beban yang diterima fondasi bore pile, kapasitas dukung, dan penurunan yang terjadi. Kapasitas dukung dihitung menggunakan metode konvensional, yaitu Mayerhoff dan Reese & ONeil, sedangkan penurunan dihitung dengan metode Vesic. Hasil perhitungan menunjukkan beban terendah pada fondasi bore pile sebesar 1502,88 kN dengan beban terpusat pada dasar DPT sebesar 41,75 kN/m2. Kapasitas dukung tiang tunggal menggunakan metode Mayerhoff menghasilkan kapasitas dukung izin rata-rata sebesar 1537,34 kN, sedangkan metode Reese & ONeil menghasilkan kapasitas dukung izin terendah sebesar 1118,67 kN pada Bore Hole 02. Kapasitas dukung kelompok tiang menghasilkan kapasitas dukung izin rata-rata sebesar 3443,64 kN menggunakan metode Mayerhoff dan 2505,82 kN menggunakan metode Reese & ONeil. Perhitungan penurunan menggunakan metode Vesic menghasilkan penurunan tiang tunggal sebesar 0,0420 m dan penurunan kelompok tiang sebesar 0,0939 m, yang dianggap aman dan dapat diterima secara teknis karena lebih kecil dari penurunan yang diizinkan sebesar 0,151 m.
Berdasarkan hasil analisis perhitungan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut.beban yang diterima fondasi bore pile terbesar pada Bore Hole 01 yaitu 1522,08 kN dan 42,28 kN/m2, sedangkan terkecil pada Bore Hole 03 yaitu 1502,88 kN dan 41,75 kN/m2.Kapasitas dukung fondasi bore pile tiang tunggal menggunakan metode Mayerhoff dan Reese & ONeil menghasilkan kapasitas dukung izin rata-rata sebesar 1537,34 kN dan 1393,84 kN.Kapasitas dukung kelompok tiang menghasilkan kapasitas dukung izin rata-rata sebesar 3443,64 kN menggunakan metode Mayerhoff dan 2505,82 kN menggunakan metode Reese & ONeil.Penurunan yang diizinkan untuk fondasi bore pile adalah sebesar 0,151 m, sedangkan hasil penurunan aktual berdasarkan metode Vesic adalah sebesar 0,0914 m.Karena penurunan aktual masih lebih kecil dari penurunan izin, fondasi bore pile yang digunakan pada struktur dinding penahan tanah Jalan Waipia-Saleman I Kabupaten Maluku Tengah STA 35 000 masih dalam batas aman dan dapat diterima secara teknis.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menganalisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut: validitas dan kelengkapan data, penggunaan metode perhitungan kapasitas dukung yang beragam, serta penggunaan metode perhitungan penurunan selain metode Vesic. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perencanaan fondasi bore pile yang lebih efisien dan aman, khususnya pada struktur dinding penahan tanah.
| File size | 586.17 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ARITEKINARITEKIN Perusahaan konstruksi perlu memprioritaskan peningkatan kapasitas manajerial di lapangan, terutama dalam hal perencanaan tenaga kerja, kepemimpinan operasional,Perusahaan konstruksi perlu memprioritaskan peningkatan kapasitas manajerial di lapangan, terutama dalam hal perencanaan tenaga kerja, kepemimpinan operasional,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dibandingkan litigasi di pengadilan yang cenderung memakan waktu dan biaya tinggi, arbitrase menawarkan proses yang lebih cepat, efisien, fleksibel, sertaDibandingkan litigasi di pengadilan yang cenderung memakan waktu dan biaya tinggi, arbitrase menawarkan proses yang lebih cepat, efisien, fleksibel, serta
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi khusus yang mengatur dualitas peran kontraktor dalam skema investasi campuran untuk memberikan kepastianPenelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi khusus yang mengatur dualitas peran kontraktor dalam skema investasi campuran untuk memberikan kepastian
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif terhadap mekanisme pengawasan terpadu infrastruktur transportasi yang mengintegrasikan perspektifKebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif terhadap mekanisme pengawasan terpadu infrastruktur transportasi yang mengintegrasikan perspektif
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Untuk penyelesaian yang efektif, diperlukan pendekatan integratif yang memadukan kedua unsur tersebut melalui model kontrak internasional seperti FIDIC,Untuk penyelesaian yang efektif, diperlukan pendekatan integratif yang memadukan kedua unsur tersebut melalui model kontrak internasional seperti FIDIC,
UNSULTRAUNSULTRA Oleh karena itu, penyesuaian standar WBS terhadap karakteristik masing‑masing proyek diperlukan untuk memaksimalkan manfaatnya dalam meningkatkan akurasiOleh karena itu, penyesuaian standar WBS terhadap karakteristik masing‑masing proyek diperlukan untuk memaksimalkan manfaatnya dalam meningkatkan akurasi
UBBUBB Manajemen baja tulangan sangat penting agar pelaksanaan konstruksi gedung sesuai dengan mutu, waktu serta biaya yang direncanakan. Kesalahan dalam perencanaanManajemen baja tulangan sangat penting agar pelaksanaan konstruksi gedung sesuai dengan mutu, waktu serta biaya yang direncanakan. Kesalahan dalam perencanaan
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan instrumen yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaanKeselamatan dan kesehatan kerja merupakan instrumen yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan
Useful /
UICUIC Distribusi senyawa cenderung terbatas pada area vaskular (VDss -1,534 log L/kg) dengan penetrasi sawar darah otak yang sangat minimal, sehingga risikoDistribusi senyawa cenderung terbatas pada area vaskular (VDss -1,534 log L/kg) dengan penetrasi sawar darah otak yang sangat minimal, sehingga risiko
UICUIC Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan desain pre-post test control group design. Pengujian stabilitas meliputi pengukuran pH, viskositas,Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan desain pre-post test control group design. Pengujian stabilitas meliputi pengukuran pH, viskositas,
UNSULTRAUNSULTRA Untuk gradasi 2‑3 cm, kuat tekan rata‑rata batu pecah Moramo adalah 16,90 MPa, sedangkan batu pecah Pondidaha menghasilkan 17,46 MPa. AnalisisUntuk gradasi 2‑3 cm, kuat tekan rata‑rata batu pecah Moramo adalah 16,90 MPa, sedangkan batu pecah Pondidaha menghasilkan 17,46 MPa. Analisis
UBMUBM Sedangkan pengisian ulang tersebut bisa memakan waktu yang cukup lama sehingga pengisian daya sering kali tetap berlanjut walaupun baterai sudah terisiSedangkan pengisian ulang tersebut bisa memakan waktu yang cukup lama sehingga pengisian daya sering kali tetap berlanjut walaupun baterai sudah terisi