PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA
Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal Pendidikan IndonesiaFenomena change order dalam kontrak konstruksi multinasional menjadi persoalan hukum yang kompleks akibat beragamnya sistem hukum yang mendasari hubungan para pihak. Perbedaan prinsip antara sistem civil law dan common law memunculkan variasi dalam penyusunan klausul, prosedur perubahan pekerjaan, serta mekanisme penyelesaian sengketa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem hukum terhadap penyelesaian change order dengan menyoroti perbandingan karakteristik, mekanisme hukum, dan implikasi kontraktual di antara kedua sistem tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan komparatif, didukung oleh analisis terhadap bahan hukum primer seperti kontrak FIDIC, peraturan perundang-undangan nasional, dan putusan pengadilan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem civil law menekankan kepastian kontraktual dan prosedural, sedangkan sistem common law lebih fleksibel dalam interpretasi kontrak berdasarkan praktik komersial dan precedent. Secara spesifik, civil law memerlukan dokumentasi formal tertulis untuk setiap perubahan kontrak dengan rata-rata waktu penyelesaian amendemen 45-60 hari, sementara common law memungkinkan perubahan lisan dengan validasi substantif yang mempercepat implementasi hingga 30-40% lebih cepat. Namun, pendekatan common law menghasilkan tingkat sengketa 25% lebih tinggi akibat ambiguitas interpretasi. Perbedaan ini berpengaruh signifikan terhadap pola penyelesaian change order, terutama dalam aspek pembuktian dan tanggung jawab hukum para pihak. Penelitian ini berkontribusi pada upaya harmonisasi hukum kontrak internasional melalui rekomendasi model integratif yang memadukan kepastian hukum civil law dengan fleksibilitas common law.
Perbedaan filosofi antara sistem civil law yang mengutamakan kepastian formal dan common law yang menawarkan fleksibilitas substantif secara signifikan memengaruhi penyelesaian change order dalam kontrak konstruksi multinasional.Untuk penyelesaian yang efektif, diperlukan pendekatan integratif yang memadukan kedua unsur tersebut melalui model kontrak internasional seperti FIDIC, lembaga adjudikasi, dan penerapan prinsip Interim Agreement.Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam harmonisasi hukum kontrak internasional dan menyediakan panduan praktis bagi para pemangku kepentingan dalam menyusun kontrak yang lebih adaptif dan berkeadilan.
Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada studi empiris mengenai efektivitas penerapan interim agreement yang diusulkan dalam penelitian ini, menganalisis bagaimana model ini mampu menjembatani perbedaan antara sistem civil law dan common law dalam praktik nyata, serta dampaknya terhadap kecepatan penyelesaian change order, pengurangan biaya tak terduga, dan mitigasi potensi sengketa di lapangan. Studi ini bisa dilakukan melalui metode studi kasus mendalam pada proyek-proyek konstruksi multinasional atau survei ekstensif kepada praktisi hukum dan manajer proyek di berbagai yurisdiksi untuk memvalidasi secara kuantitatif efisiensi model tersebut. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi secara komprehensif implementasi dan dampak jangka panjang dari kerangka hukum hibrida yang mensintesiskan keunggulan civil law dan common law, termasuk bagaimana kerangka ini memengaruhi alokasi risiko, pembentukan kepercayaan antarpihak, dan keberlanjutan hubungan kontraktual. Analisis dapat mengidentifikasi elemen-elemen kunci dalam kerangka hibrida yang paling berhasil dalam menciptakan kepastian hukum tanpa mengorbankan fleksibilitas operasional. Terakhir, mengingat urgensi penyelesaian sengketa yang efisien, studi komparatif lebih lanjut mengenai peran dan efektivitas Dispute Resolution Board (DRB) atau Dispute Adjudication Board (DAB) dalam konteks proyek multinasional akan sangat bermanfaat, menginvestigasi faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan mekanisme ini. Fokusnya bisa pada perbedaan prosedur dan hasil di negara-negara dengan dominasi civil law versus common law, serta potensi adaptasi model ini agar lebih relevan bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia, memberikan rekomendasi konkret bagi perbaikan praktik manajemen kontrak dan penyelesaian sengketa di masa mendatang.
| File size | 217.71 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ASIAASIA Pengendalian internal BUMDes B untuk unit usaha peternakan sudah baik, namun buruk pada unit usaha jasa pembayaran online. Evaluasi atas sistem pengendalianPengendalian internal BUMDes B untuk unit usaha peternakan sudah baik, namun buruk pada unit usaha jasa pembayaran online. Evaluasi atas sistem pengendalian
UNIMALUNIMAL Demikian pula, kandungan unsur hara makro (N, P, K) lebih tinggi pada sistem organik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem budidaya organik memberikanDemikian pula, kandungan unsur hara makro (N, P, K) lebih tinggi pada sistem organik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem budidaya organik memberikan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Inovasi Baling Bambu terbukti mampu menjadi salah satu solusi strategis dalam membantu pengentasan kemiskinan di Kota Bukittinggi, khususnya dalam konteksInovasi Baling Bambu terbukti mampu menjadi salah satu solusi strategis dalam membantu pengentasan kemiskinan di Kota Bukittinggi, khususnya dalam konteks
STEBIS IGMSTEBIS IGM Temuan penelitian menunjukkan bahwa SIAKS memberikan dampak signifikan terhadap akurasi, efisiensi, dan transparansi dalam pengambilan keputusan strategisTemuan penelitian menunjukkan bahwa SIAKS memberikan dampak signifikan terhadap akurasi, efisiensi, dan transparansi dalam pengambilan keputusan strategis
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan jaksa yang menangani perkara korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalismePengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan jaksa yang menangani perkara korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMA Negeri 5 Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan jumlahPenelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMA Negeri 5 Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan jumlah
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengawas BUMDes di Provinsi Lampung yang berjumlah 212 unit BUMDes. Sampel untuk penelitian ini adalah 138Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengawas BUMDes di Provinsi Lampung yang berjumlah 212 unit BUMDes. Sampel untuk penelitian ini adalah 138
UNINDRAUNINDRA Job qualifications tertinggi terdapat pada jabatan manajer, sedangkan job qualifications terendah terdapat pada jabatan staf. Sementara itu, terdapat sepuluhJob qualifications tertinggi terdapat pada jabatan manajer, sedangkan job qualifications terendah terdapat pada jabatan staf. Sementara itu, terdapat sepuluh
Useful /
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED This research aims to analyze the impact of business strategies on increasing date sales in the city of Bandar Lampung. The study uses a quantitative methodThis research aims to analyze the impact of business strategies on increasing date sales in the city of Bandar Lampung. The study uses a quantitative method
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Strategi yang diimplementasikan meliputi pengembangan produk berinovasi, peningkatan layanan dan sistem pemasaran kreatif, serta pemanfaatan media digitalStrategi yang diimplementasikan meliputi pengembangan produk berinovasi, peningkatan layanan dan sistem pemasaran kreatif, serta pemanfaatan media digital
UNWAHAUNWAHA Observasi dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran dan interaksi antara guru dan siswa. Tes digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelumObservasi dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran dan interaksi antara guru dan siswa. Tes digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum
UNWAHAUNWAHA Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Evaluasi oleh ahli media menunjukkan skor kesesuaian sebesar 97,91%, yang mengindikasikan bahwa aplikasiData dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Evaluasi oleh ahli media menunjukkan skor kesesuaian sebesar 97,91%, yang mengindikasikan bahwa aplikasi