UPPUPP
AptekAptekKualitas tanah dasar sangat menentukan tebal perkerasan yang dibutuhkan. Semakin besar daya dukung tanah, maka tebal perkerasan yang dibutuhkan semakin kecil, dan sebaliknya. Sehingga penelitian terhadap tanah dasar merupakan hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar (subgrade) berdasarkan hasil uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP) serta menentukan daya dukung tanah (DDT) pada ruas Jalan Bangun Purba Timur Jaya. Data lapangan berupa penetrasi per pukulan DCP diolah menjadi nilai CBR menggunakan persamaan empiris berbentuk eksponensial. Nilai CBR selanjutnya digunakan untuk menghitung DDT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CBR subgrade segmen sebesar 11,49%, yang ekuivalen dengan daya dukung tanah sekitar 6,39 kg/cm². Kondisi ini menempatkan tanah dasar pada kategori sedang, sehingga diperlukan upaya perkuatan berupa penambahan ketebalan lapisan perkerasan atau stabilisasi tanah dasar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai CBR per titik uji subgrade berkisar antara 10,32% – 15,63%.Nilai CBR segmen pada ruas jalan Bangun Purba Timur Jaya adalah lebih dari 11%.Nilai daya dukung tanah (DDT) adalah sekitar 6,39 kg/cm², yang menunjukkan bahwa tanah dasar memiliki daya dukung kategori sedang dan memerlukan perkuatan untuk menjamin ketahanan terhadap beban lalu lintas.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai metode stabilisasi tanah dasar yang paling efektif dan ekonomis untuk meningkatkan daya dukung tanah di ruas Jalan Bangun Purba Timur Jaya. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis pengaruh variasi jenis material stabilisasi terhadap kinerja perkerasan jalan dalam jangka panjang. Ketiga, penting untuk dilakukan pemodelan perkerasan jalan dengan mempertimbangkan kondisi tanah dasar yang telah distabilisasi, guna memprediksi umur layanan perkerasan dan mengoptimalkan desain perkerasan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan di wilayah tersebut, serta memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi para perencana dan pelaksana proyek jalan.
| File size | 733.85 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMUH BABELUNMUH BABEL Pada kadar 15% untuk umur 7-28 hari kuat tekan beton mengalami peningkatan dengan total rata-rata 358 kg/cm2. Pada kadar 20% untuk umur 7-28 hari kuatPada kadar 15% untuk umur 7-28 hari kuat tekan beton mengalami peningkatan dengan total rata-rata 358 kg/cm2. Pada kadar 20% untuk umur 7-28 hari kuat
UPPUPP Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi mitigasi kebakaran lahan gambut di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, yangPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi mitigasi kebakaran lahan gambut di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, yang
UPPUPP Pengujian CBR dilakukan dengan metodel perendaman selama 24 jam, sebelum direndam tanah sampel ditumbuk sebanyak 10, 30 dan 65 tumbukan dalam 5 lapis.Pengujian CBR dilakukan dengan metodel perendaman selama 24 jam, sebelum direndam tanah sampel ditumbuk sebanyak 10, 30 dan 65 tumbukan dalam 5 lapis.
UPPUPP Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustakaJenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka
UPPUPP Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustakaJenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka
UPPUPP Berdasarkan hasil perhitungan, seluruh variabel penelitian memiliki nilai rata-rata dalam kategori sedang/cukup (2,60–3,39). Hal ini menunjukkan bahwaBerdasarkan hasil perhitungan, seluruh variabel penelitian memiliki nilai rata-rata dalam kategori sedang/cukup (2,60–3,39). Hal ini menunjukkan bahwa
UNILAKUNILAK Hasil dari analisis menunjukkan bahwa kegagalan konstruksi sebelumnya disebabkan oleh ketidak sesuaian parameter tanah yang digunakan dengan kondisi asliHasil dari analisis menunjukkan bahwa kegagalan konstruksi sebelumnya disebabkan oleh ketidak sesuaian parameter tanah yang digunakan dengan kondisi asli
UPSUPS Ahmad Dahlan dengan kinerja ruas jalan C dimana pengemudi mulai dibatasi kecepatannya. Penyediaan lahan parkir harus disesuaikan dengan analisis bangkitanAhmad Dahlan dengan kinerja ruas jalan C dimana pengemudi mulai dibatasi kecepatannya. Penyediaan lahan parkir harus disesuaikan dengan analisis bangkitan
Useful /
UPPUPP Secara spesifik, sampel I memiliki kuat tekan 55,55 Mpa, sampel II 49,55 Mpa, sampel III 30,88 Mpa, dan sampel IV 28,00 Mpa. Hasil ini menunjukkan bahwaSecara spesifik, sampel I memiliki kuat tekan 55,55 Mpa, sampel II 49,55 Mpa, sampel III 30,88 Mpa, dan sampel IV 28,00 Mpa. Hasil ini menunjukkan bahwa
UPPUPP Sudut ventilasi 45° menghasilkan distribusi temperatur paling merata karena aliran udara panas yang menyilang dan waktu tinggal udara yang lebih panjang.Sudut ventilasi 45° menghasilkan distribusi temperatur paling merata karena aliran udara panas yang menyilang dan waktu tinggal udara yang lebih panjang.
STIESULTANAGUNGSTIESULTANAGUNG Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Eviews 13, dengan analisis meliputi uji instrumen dan analisis regresi linier berganda untuk ujiPengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Eviews 13, dengan analisis meliputi uji instrumen dan analisis regresi linier berganda untuk uji
STIESULTANAGUNGSTIESULTANAGUNG Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan usaha BUMDes EmHa Desa Melirang melalui keterlibatan aktif masyarakat dalamTujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan usaha BUMDes EmHa Desa Melirang melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam