BSIBSI

Computer Science (CO-SCIENCE)Computer Science (CO-SCIENCE)

Pengelolaan surat menjadi aktivitas rutin yang dilakukan di kantor Desa Kerta Jaya Banyuasin. Selama ini pengurusan surat administrasi penduduk di desa ini menggunakan metode manual sehingga menyebabkan antrian yang panjang. Penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi pengelolaan surat administrasi penduduk elektronik seperti surat keterangan domisili, surat keterangan kematian dan surat keterangan belum menikah. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau research and development (R&D) menggunakan metode Scrum. Metode Scrum mempunyai cara kerja membagi tugas menjadi bagian-bagian kecil (sprint). Setiap sprint, peneliti fokus menyelesaikan beberapa fitur yang langsung bisa dipakai. Metode Scrum digunakan karena memiliki kerangka kerja terstruktur dengan sprint yang menghasilkan produk increment yang fungsional. Metode ini cocok karena memberikan adaptasi yang cepat sehingga pembuatan aplikasi tidak memakan waktu terlalu lama. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi pengelolaan surat administrasi elektronik di Desa Kerta Jaya, Kecamatan Banyuasin. Dari hasil uji coba aplikasi dari aspek usability terhadap 30 responden mendapatkan persentase 79,16% dan berarti aplikasi ini layak digunakan oleh masyarakat.

Penelitian ini mengembangkan sistem informasi administrasi surat pada Desa Kerta Jaya Banyuasin dengan menggunakan metode Agile dengan model Scrum.Metode ini memiliki 4 tahapan yaitu product backlog, sprint planning, sprint, sprint review, dan sprint retrospective.Dengan metode ini, peneliti berhasil membangun sistem informasi administrasi surat untuk membantu pelayanan publik.Pengujian sistem menggunakan metode USE (Usefulness, Satisfaction, and Ease of Use) mendapatkan nilai sebesar 79,16% masuk dalam kategori layak digunakan.Dengan adanya sistem informasi ini, masyarakat mendapatkan kemudahan berupa transparansi proses administrasi, mengurangi kesalahan administrasi, dan meningkatkan efisiensi proses pengurusan surat.Penelitian ini masih terbatas pada pengembangan website saja belum ada integrasi dengan notifikasi realtime, dan masih mencakup 3 jenis surat saja, cakupan masih terbatas pada satu desa.Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah mengembangkan sistem informasi administrasi surat dengan menambahkan fitur notifikasi real-time via WhatsApp/email, menambah jenis surat yang bisa diajukan melalui sistem, mengintegrasikannya dengan sistem e-Government kabupaten, serta pengujian menggunakan metode SUS (System Usability Scale) untuk mengevaluasi aspek usability lebih mendalam.

Dari temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan pertama adalah mempertimbangkan integrasi notifikasi real‑time melalui platform komunikasi seperti WhatsApp atau email untuk memberi pemberitahuan status proses surat kepada pengajukan, sehingga dapat mempercepat respons dan mengurangi ketergantungan pada kunjungan fisik ke kantor desa. Saran kedua adalah memperluas cakupan sistem dengan menambahkan jenis surat lain seperti surat pemberian izin usaha atau surat pengakuan anak, sekaligus mengkaji kebijakan dan prosedur yang perlu diselaraskan agar sistem dapat melayani lebih banyak layanan administrasi. Saran ketiga adalah melakukan evaluasi usability secara lebih komprehensif dengan menggunakan metode SUS (System Usability Scale) dan melibatkan lebih banyak responden dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk pengguna dengan tingkat literasi digital rendah, untuk mengidentifikasi hambatan penggunaan dan menyusun rekomendasi perbaikan desain antarmuka yang lebih inklusif.

  1. Penerapan Metode Prototype dalam Sistem E-Government pada Pelayanan Administrasi Kependudukan | Jurnal... jurnalitp.web.id/index.php/jitp/article/view/35Penerapan Metode Prototype dalam Sistem E Government pada Pelayanan Administrasi Kependudukan Jurnal jurnalitp index php jitp article view 35
Read online
File size918.58 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test