BSIBSI

Computer Science (CO-SCIENCE)Computer Science (CO-SCIENCE)

PT. Mega Esa Farma, perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, menghadapi tantangan signifikan dalam pengelolaan informasi inventaris. Masalah utama terletak pada pencatatan laporan keluar-masuk barang, stok akhir, dan isu-isu persediaan lainnya. Hal ini berdampak pada lambatnya proses pengolahan data dan keterlambatan penyediaan informasi akurat, yang akhirnya menghambat efisiensi penjualan dan distribusi produk. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi inventaris berbasis web yang mampu mengelola, memproses, menyusun, dan menyimpan data secara efisien serta menyajikan informasi yang akurat dan real-time. Pengembangan sistem menggunakan metodologi Extreme Programming (XP) yang menekankan iterasi pendek, pengujian otomatis, desain sederhana, serta kolaborasi erat antara pengguna dan pengembang. Analisis sistem dilakukan menggunakan Unified Modeling Language (UML) untuk memvisualisasikan struktur dan fungsionalitas sistem. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menyederhanakan proses pencatatan persediaan, mempercepat akses informasi, serta meningkatkan akurasi data. Sistem juga menyediakan fitur notifikasi stok minimum dan laporan real-time, yang sebelumnya tidak tersedia pada sistem manual. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penerapan metodologi XP dalam konteks pengembangan sistem inventaris farmasi serta integrasi fitur notifikasi dan pelaporan real-time.

Berdasarkan hasil perancangan dan implementasi, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Extreme Programming (XP) dalam pengembangan sistem informasi persediaan pada PT.Mega Esa Farma terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data inventaris.XP memberikan pendekatan yang iteratif, adaptif, dan kolaboratif, sehingga pengembangan sistem menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna dan perubahan yang terjadi selama proses pembangunan.Melalui tahapan-tahapan seperti planning, design, coding, dan testing yang dilakukan secara berulang, fitur-fitur utama seperti manajemen data barang, pencatatan transaksi keluar-masuk, pemantauan stok akhir, dan pelaporan inventaris berhasil dirancang dan dikembangkan sesuai prioritas kebutuhan operasional.Efektivitas sistem tercermin dari percepatan proses pelaporan yang sebelumnya memakan waktu harian secara manual, kini dapat dilakukan secara real-time.Selain itu, risiko selisih stok dapat ditekan, dan pengambilan keputusan manajerial menjadi lebih cepat karena data persediaan dapat diakses secara akurat dan terkini melalui sistem berbasis web.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan pengembangan sistem informasi persediaan yang lebih terintegrasi dengan sistem manajemen gudang dan logistik secara keseluruhan. Dengan demikian, sistem dapat memberikan visibilitas yang lebih komprehensif terhadap seluruh proses rantai pasok, termasuk pengiriman, penerimaan, dan distribusi barang. Selain itu, penelitian dapat fokus pada implementasi teknologi baru seperti Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pencatatan persediaan secara otomatis. Terakhir, studi lanjutan dapat mengeksplorasi strategi optimalisasi inventaris dengan menggunakan algoritma prediksi permintaan dan analisis data real-time, sehingga perusahaan dapat meminimalkan biaya penyimpanan dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

Read online
File size884.22 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test