UM SURABAYAUM SURABAYA
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGISTTHE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGISTLatar belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolik kronik yang ditandai dengan hiperglikemia. Penderita DM rentan mengalami infeksi saluran kemih (ISK) karena tingginya kadar glukosa dalam urin yang mendukung pertumbuhan bakteri. Pemeriksaan urin yang tertunda dapat memengaruhi akurasi hasil, khususnya dalam pemeriksaan total bakteri. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil pemeriksaan total bakteri pada urin pasien DM berdasarkan penyimpanan sampel pada suhu ruang dengan perlakuan lama waktu penyimpanan sampel 0 jam, 3 jam, 5 jam, dan 7 jam. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan desain cross-sectional. Sampel urin pasien DM diambil secara midstream, lalu dilakukan pemeriksaan total bakteri menggunakan teknik kultur kuantitatif (colony counting/teknik mayo). Hasil uji berupa jumlah koloni yang tumbuh pada media MacConkey Agar dikalikan 102 CFU/mL. Data dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik menggunakan uji Spearman sesuai distribusi data. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada pemeriksaan segera (0 jam) didapatkan rata-rata jumlah koloni sebesar 3,78 x 102 CFU/mL, setelah dilakukan penyimpanan pada suhu ruang dengan waktu penundaan pemeriksaan 3 jam didapatkan rata-rata jumlah koloni sebesar 22,72 x 102 CFU/mL, pada penundaan pemeriksaan 5 jam sebesar 41,89 x 102 CFU/mL, dan pada penundaan pemeriksaan 7 jam sebesar 69,83 x 102 CFU/mL. Sedangkan hasil uji Spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi lebih besar dari nilai signifikansi (p) 0.000 yaitu 0.973, yang berarti lama penundaan pemeriksaan berpengaruh terhadap jumlah koloni bakteri.
Hasil pemeriksaan hitung jumlah bakteri urin pada pasien Diabetes Melitus menunjukkan peningkatan signifikan seiring dengan lamanya waktu penundaan pemeriksaan pada suhu ruang.Waktu penundaan pemeriksaan selama 7 jam menghasilkan jumlah koloni bakteri tertinggi, yaitu rata-rata 69,83 x 102 CFU/mL.Terdapat korelasi positif yang sangat kuat dan signifikan antara durasi penundaan pemeriksaan dengan peningkatan jumlah bakteri dalam sampel urin pasien DM.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk memperkuat generalisasi temuan terhadap populasi pasien DM yang lebih luas. Kedua, penting untuk menguji pengaruh durasi penyimpanan lebih dari 7 jam, misalnya hingga 12 atau 24 jam, untuk mengetahui pola pertumbuhan bakteri dalam jangka waktu lebih panjang dan menentukan ambang batas kritis yang dapat mengganggu interpretasi klinis. Ketiga, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas suhu ruang dengan suhu dingin (2–4°C) dalam mempertahankan stabilitas jumlah bakteri selama penyimpanan, agar dapat merumuskan panduan penyimpanan sampel urin yang lebih akurat dan aman di fasilitas laboratorium dengan keterbatasan infrastruktur. Penelitian-penelitian ini akan membantu membangun protokol standar penanganan sampel urin yang dapat mengurangi kesalahan diagnostik akibat faktor pra-analitik. Selain itu, pendekatan ini juga dapat mendukung konsistensi hasil laboratorium antar fasilitas kesehatan. Dengan menguji kombinasi suhu dan durasi optimal, laboratorium dapat mengembangkan kebijakan berbasis bukti yang mencegah pertumbuhan bakteri artefaktual. Penelitian juga bisa mengevaluasi jenis bakteri dominan yang berkembang selama penyimpanan. Hal ini penting untuk memahami apakah bakteri kontaminan atau patogen yang mengalami perkembangan. Hasilnya dapat digunakan untuk menyusun strategi identifikasi dini infeksi. Juga perlu dikaji pengaruh pH urin terhadap pertumbuhan bakteri selama penyimpanan. Dengan memahami interaksi faktor lingkungan sampel, laboratorium bisa lebih akurat membedakan infeksi nyata dari kontaminasi. Semua penelitian ini harus fokus pada kondisi nyata di lapangan, terutama di daerah dengan akses terbatas ke fasilitas pendingin. Sehingga rekomendasi yang dihasilkan bersifat praktis dan aplikatif bagi petugas laboratorium di seluruh Indonesia.
- Urinary tract infections in patients with type 2 diabetes mellitus | DMSO | Dove Medical Press. urinary... dovepress.com/urinary-tract-infections-in-patients-with-type-2-diabetes-mellitus-rev-peer-reviewed-fulltext-article-DMSOUrinary tract infections in patients with type 2 diabetes mellitus DMSO Dove Medical Press urinary dovepress urinary tract infections in patients with type 2 diabetes mellitus rev peer reviewed fulltext article DMSO
- PENGARUH PENUNDAAN WAKTU TERHADAP HASIL URINALISIS SEDIMEN URIN | Naid | As-Syifaa Jurnal Farmasi. pengaruh... jurnal.farmasi.umi.ac.id/index.php/as-syifaa/article/view/51PENGARUH PENUNDAAN WAKTU TERHADAP HASIL URINALISIS SEDIMEN URIN Naid As Syifaa Jurnal Farmasi pengaruh jurnal farmasi umi ac index php as syifaa article view 51
- PERBEDAAN JUMLAH BAKTERIURI PADA WANITA LANJUT USIA BERDASARKAN KULTUR MIKROBIOLOGI MENGGUNAKAN TEKNIK... ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/M/article/view/969PERBEDAAN JUMLAH BAKTERIURI PADA WANITA LANJUT USIA BERDASARKAN KULTUR MIKROBIOLOGI MENGGUNAKAN TEKNIK ejournal poltekkes denpasar ac index php M article view 969
| File size | 387.6 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Temuan ini menegaskan bahwa integrasi GPT-4o dan IndoBERT efektif dalam mengatasi imbalanced data serta meningkatkan keandalan analisis sentimen berbahasaTemuan ini menegaskan bahwa integrasi GPT-4o dan IndoBERT efektif dalam mengatasi imbalanced data serta meningkatkan keandalan analisis sentimen berbahasa
UM SURABAYAUM SURABAYA Penerapan sanitasi menurunkan β sehingga R₀ menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga ±15% populasi. Karantina cepat meningkatkan γ sehingga R₀Penerapan sanitasi menurunkan β sehingga R₀ menjadi 2,00 dan puncak infeksi turun hingga ±15% populasi. Karantina cepat meningkatkan γ sehingga R₀
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya yang dilakukan orang tua untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan KewarganegaraanTujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya yang dilakukan orang tua untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
UM SURABAYAUM SURABAYA Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dan asesmen dengan mempertimbangkan kemampuan awal siswa untuk mengoptimalkan pengembanganTemuan ini menggarisbawahi pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dan asesmen dengan mempertimbangkan kemampuan awal siswa untuk mengoptimalkan pengembangan
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata nilai kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang, sedangkan rata-rata nilai KPMM siswa berada padaDari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata nilai kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang, sedangkan rata-rata nilai KPMM siswa berada pada
UM SURABAYAUM SURABAYA MOOCs diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memperbaiki hasil belajar yang masih rendah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatifMOOCs diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memperbaiki hasil belajar yang masih rendah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif
UM SURABAYAUM SURABAYA Kemampuan dasar matematika tersebut mendukung pengembangan karir sebagai guru di masa depan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif denganKemampuan dasar matematika tersebut mendukung pengembangan karir sebagai guru di masa depan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan
ABIDANABIDAN Analisis data mengunakan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian menentukan aspek-aspek yang diamati pada masing-masing indikator hasil belajar. HasilAnalisis data mengunakan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian menentukan aspek-aspek yang diamati pada masing-masing indikator hasil belajar. Hasil
Useful /
SEBISEBI Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Product Knowledge tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap Keputusan MasyarakatBerdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Product Knowledge tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap Keputusan Masyarakat
FKM UNTIKAFKM UNTIKA Berdasarkan hasil Riskesdas, prevalensi remaja putri yang mengalami anemia tahun 2013 sebesar 18,40%, dan menjadi 32% tahun 2018. Di Kabupaten Banggai,Berdasarkan hasil Riskesdas, prevalensi remaja putri yang mengalami anemia tahun 2013 sebesar 18,40%, dan menjadi 32% tahun 2018. Di Kabupaten Banggai,
SEBISEBI Sejalan dengan perkembangan usaha, berbagai faktor diperlukan termasuk dalam hal permodalan yang harus terus dipenuhi untuk melanjutkan aktivitas distribusiSejalan dengan perkembangan usaha, berbagai faktor diperlukan termasuk dalam hal permodalan yang harus terus dipenuhi untuk melanjutkan aktivitas distribusi
UNIDAUNIDA Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuantitatif dengan desain posttest only. Data dikumpulkan melalui teknik observasi,Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuantitatif dengan desain posttest only. Data dikumpulkan melalui teknik observasi,