POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA

Prosiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes TasikmalayaProsiding Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Pengelolaan dan penyimpanan dokumen rekam medis yang tidak sesuai dapat menyebabkan kerusakan dan kehilangan data identitas, riwayat pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan yang diberikan suatu rumah sakit kepada pasien. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mendeskripsikan dan mensosialisasikan pelaksanaan pemeliharaan dokumen rekam medis di ruangan penyimpanan (filling) Rumah Sakit TK III DR. R. Soeharsono Banjarmasin. Metode yang dilakukan meliputi survei awal ke lokasi, observasi, penyampaian materi, dan demonstrasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta kuesioner untuk mengukur manfaat pelatihan dan peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan setelah edukasi. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit TK III DR. R. Soeharsono Banjarmasin pada bulan September 2022. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peserta telah menerima materi terkait kelengkapan review identifikasi, laporan penting, pencatatan, dan otentifikasi dokumen rekam medis di ruang filling. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dan mengajukan pertanyaan terkait pemeliharaan dokumen rekam medis.

Kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil menyampaikan materi mengenai pemeliharaan dokumen rekam medis di ruang filling Rumah Sakit TK.Soeharsono Banjarmasin, mencakup kelengkapan review identifikasi, laporan penting, pencatatan, dan otentifikasi.Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan menunjukkan antusiasme melalui partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab.Hasil ini menunjukkan perlunya kegiatan edukatif lanjutan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dokumen rekam medis secara berkelanjutan.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas metode penyimpanan berbasis digital terhadap peningkatan keamanan dan aksesibilitas dokumen rekam medis di rumah sakit daerah, mengingat kondisi fisik ruang penyimpanan yang rentan terhadap kerusakan akibat lembab dan serangan biologis. Kedua, sebaiknya dikaji lebih lanjut mengenai pengaruh pelatihan berkelanjutan terhadap kompetensi petugas rekam medis dalam menerapkan standar pemeliharaan dokumen, termasuk penilaian sebelum dan sesudah pelatihan dalam jangka panjang. Ketiga, penting untuk mengevaluasi sistem monitoring internal rumah sakit terhadap kepatuhan prosedur pemeliharaan dokumen rekam medis, guna mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung penerapan kebijakan yang sudah ada, sehingga dapat dirancang intervensi manajemen yang lebih tepat sasaran.

Read online
File size360.43 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test