SEMINAR IDSEMINAR ID

Journal Global Technology ComputerJournal Global Technology Computer

Transportasi adalah usaha memindahkan, menggerakkan, mengangkut, atau mengalihkan suatu objek dari satu tempat ke tempat lainnya, di mana objek tersebut lebih bermanfaat untuk tujuan tertentu. Masalah transportasi merupakan permasalahan pemrograman linear yang berkaitan dengan distribusi produk tunggal dari beberapa sumber dengan penawaran terbatas menuju beberapa tujuan dengan biaya transportasi minimum. Transportasi dikatakan seimbang jika total jumlah antara sumber dan tujuan sama, sedangkan dikatakan tidak seimbang jika jumlah sumber lebih besar atau lebih kecil dari tujuan. Permasalahan ini diselesaikan dalam situasi khusus dan memerlukan pendekatan dinamis dari teknik riset operasi. Pengoptimalan biaya transportasi bertujuan meminimalkan biaya pengiriman barang dari beberapa lokasi sumber ke lokasi tujuan, yang merupakan permasalahan linear dengan banyak pembatas, sehingga penggunaan komputer sangat membantu. Metode stepping stone digunakan untuk mendapatkan solusi optimal dalam menyelesaikan masalah transportasi (biaya total minimum), dengan pendekatan trial and error melalui perpindahan alokasi dari sel terisi (stone) ke sel kosong (water), dengan syarat perpindahan harus mengurangi biaya, yaitu dengan memilih sel kosong yang memiliki biaya transportasi kecil dan memungkinkan perubahan alokasi.

Masalah transhipment tidak seimbang dapat diatasi dengan menambahkan baris atau kolom dummy pada tabel transportasi.Efisiensi metode Stepping Stone sangat bergantung pada karakteristik masalah yang dihadapi, sehingga hasilnya tidak selalu dapat digeneralisasi.Kelemahan utama metode ini terletak pada proses pencarian nilai indeks perbaikan untuk setiap sel kosong yang memerlukan penelusuran loop tertutup pada setiap iterasi, namun penerapannya tetap menjadi solusi optimal dalam meminimalkan biaya pengiriman barang.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi metode stepping stone dengan algoritma otomatis untuk mengurangi ketergantungan pada proses trial and error manual, sehingga dapat mempercepat pencarian solusi optimal dalam kasus transportasi skala besar. Kedua, penting untuk mengevaluasi kinerja metode stepping stone dibandingkan dengan metode optimasi lain seperti MODI atau Vogel dalam konteks pengiriman barang dinamis, di mana permintaan dan pasokan berubah secara real-time, agar dapat diketahui metode mana yang paling efisien dalam kondisi tersebut. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi tentang adaptasi metode stepping stone pada sistem transportasi multilevel atau jaringan kompleks, termasuk transhipment dengan lebih dari satu titik perantara, untuk memahami sejauh mana metode ini dapat diperluas di luar skenario distribusi sederhana dari sumber ke tujuan langsung, sehingga dapat mendukung desain logistik yang lebih fleksibel dan responsif dalam dunia nyata.

Read online
File size789.58 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test