JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Penelitian ini membahas pengaruh manajemen kinerja terhadap kualitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Deli Serdang. Penelitian terdiri dari dua variabel, yaitu Variabel Independen (X) Manajemen Kinerja dan Variabel Terikat (Y) Kualitas Pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa besar pengaruh manajemen kinerja terhadap kualitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Deli Serdang. Penelitian dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Deli Serdang. Populasi penelitian ini adalah pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Deli Serdang, berjumlah 48 orang. Sampel penelitian ini adalah 48 orang (seluruh populasi dijadikan sampel). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi literatur dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment dan uji signifikansi hipotesis. Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui nilai r tabel product moment dengan n = 48 dan tingkat kepercayaan 95% atau kesalahan 5% adalah 0.284 dan r hitung adalah 0.40. Dengan demikian r hitung 0.40 > r tabel 0.284. Ini berarti ada pengaruh besar antara Manajemen Kinerja dan Kualitas Pelayanan. Hipotesis yang diajukan dapat diterima, yaitu besarnya pengaruh manajemen kinerja terhadap kualitas pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Deli Serdang.

Manajemen kinerja memiliki hubungan yang sangat tinggi dan baik dengan kualitas pelayanan pegawai Dinas Dukcapil Deli Serdang.Analisis korelasi menunjukkan pengaruh yang besar, dengan nilai r hitung lebih tinggi dari r tabel, sehingga hipotesis diterima.Pengujian t menunjukkan hasil positif dan signifikan, mengonfirmasi bahwa dimensi manajemen kinerja berpengaruh terhadap kualitas pelayanan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah studi baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana variabel moderator seperti kepemimpinan transformasional atau budaya organisasi memperkuat atau melemahkan hubungan antara manajemen kinerja dan kualitas pelayanan di instansi serupa. Kedua, dapat dirancang studi eksperimen atau quasi-eksperimen untuk menguji efektivitas model intervensi pelatihan manajemen kinerja berbasis teknologi dalam meningkatkan dimensi spesifik kualitas pelayanan, seperti ketepatan waktu atau empati. Ketiga, mengingat peran kepuasan masyarakat sebagai variabel intervening, penelitian di masa depan dapat memetakan dan menganalisis secara kualitatif ekspektasi spesifik masyarakat pengguna layanan Dukcapil untuk merancang sistem pengukuran kinerja yang lebih responsif dan berdampak langsung pada kepuasan.

  1. #kualitas pelayanan#kualitas pelayanan
  2. #manajemen kinerja#manajemen kinerja
Read online
File size441.61 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-1M9
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test