MAHARDIKAMAHARDIKA
Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan MahardikaLatar belakang: Kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dalam kesehatan masyarakat, terutama permasalahan siklus menstruasi yang tidak teratur akibat pengaruh berat badan dan stres. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh (IMT) dan tingkat stres dengan siklus menstruasi remaja putri di SMK Widya Utama Indramayu. Metode: Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross-sectional. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) terstandar dan modifikasi, kuesioner siklus menstruasi, serta pengukuran IMT berdasarkan berat badan per panjang kuadrat (kg/m2). Hasil: Sebagian besar responden memiliki IMT normal (68,3%), tingkat stres normal (68,3%), dan siklus menstruasi normal (56,7%). Uji Chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara IMT dan siklus menstruasi (p=0,000) serta antara tingkat stres dan siklus menstruasi (p=0,031). Kesimpulan: Diperlukan upaya pengendalian berat badan agar status gizi berada pada kategori ideal, kemampuan adaptasi stres yang memadai, serta pencatatan menstruasi secara rutin untuk memantau keteraturan siklus.
Sebagian besar remaja putri di SMK Widya Utama Indramayu memiliki Indeks Masa Tubuh dan tingkat stres dalam kategori normal, serta mengalami siklus menstruasi yang teratur.Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara Indeks Masa Tubuh dan siklus menstruasi (p=0,000), serta antara tingkat stres dan siklus menstruasi (p=0,031).Temuan ini menekankan perlunya pengendalian berat badan dan manajemen stres untuk menjaga keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri.
Pertama, studi longitudinal perlu dirancang untuk memantau secara berkala perubahan Indeks Masa Tubuh dan pola makan remaja putri serta mengukur tingkat stres setiap bulan, lalu menganalisis keterkaitan variabel-variabel tersebut dengan fluktuasi hormon reproduksi dan keteraturan siklus menstruasi melalui biomarker seperti kortisol, FSH, dan LH. Dengan demikian, hubungan kausalitas dan waktu antara status gizi, stres, dan fungsi ovulasi dapat ditelusuri lebih mendalam daripada desain cross-sectional. Kedua, penelitian eksperimental sebaiknya menguji efektivitas intervensi manajemen stres - misalnya pelatihan teknik relaksasi, terapi kognitif singkat, atau mindfulness - dalam meningkatkan keteraturan siklus menstruasi, dengan membandingkan hasil kelompok yang mengikuti program dan kelompok kontrol. Ketiga, pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok fokus dapat menggali pengalaman subjektif remaja putri terkait tekanan akademik, dukungan sosial, dan mekanisme koping yang digunakan untuk mengatasi stres serta dampaknya terhadap pola menstruasi. Dengan memadukan metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu kerangka penelitian campuran, diharapkan temuan akan memberikan pemahaman komprehensif tentang mekanisme fisiologis dan psikososial yang memengaruhi keteraturan siklus menstruasi pada remaja di masa pubertas.
| File size | 204.72 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-1gc |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Wahidin Sudirohusodo, dengan 158 sampel (79 kasus dan 79 kontrol) yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara danWahidin Sudirohusodo, dengan 158 sampel (79 kasus dan 79 kontrol) yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan
UNDIPUNDIP Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi pendidik keperawatan, sekolah keperawatan, serta lembaga pengawas dalam merancang kurikulum yang holistikHasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi pendidik keperawatan, sekolah keperawatan, serta lembaga pengawas dalam merancang kurikulum yang holistik
MEDISTRAMEDISTRA Stres psikologis ibu biasanya akibat hormon, dukungan keluarga, peran baru, keasyikan merawat bayi dan kurangnya pengetahuan. ASI merupakan sumber nutrisiStres psikologis ibu biasanya akibat hormon, dukungan keluarga, peran baru, keasyikan merawat bayi dan kurangnya pengetahuan. ASI merupakan sumber nutrisi
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini berlandaskan teori kepemimpinan krisis serta gaya manajemen berorientasi ubuntu. Tujuan penelitian eksploratori ini adalah mengidentifikasiPenelitian ini berlandaskan teori kepemimpinan krisis serta gaya manajemen berorientasi ubuntu. Tujuan penelitian eksploratori ini adalah mengidentifikasi
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Terdapat perbedaan tingkat stres antara siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto dengan siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto.Terdapat perbedaan tingkat stres antara siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto dengan siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto.
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Setelah diberikan manajemen stres, sebagian besar responden beralih ke tingkat stres sedang. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh manajemenSetelah diberikan manajemen stres, sebagian besar responden beralih ke tingkat stres sedang. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh manajemen
CERICCERIC Sebanyak 79,6% perawat pelaksana mempersepsikan kinerjanya baik dan 85% mempersepsikan budaya organisasinya baik. Perawat pelaksana yang berpersepsi baikSebanyak 79,6% perawat pelaksana mempersepsikan kinerjanya baik dan 85% mempersepsikan budaya organisasinya baik. Perawat pelaksana yang berpersepsi baik
METROMETRO Tulisan ini mengeksplorasi penegakan hukum lingkungan dengan pendekatan religius. Kajian dalam tulisan ini berdasarkan penelitian kepustakaan dengan pendekatanTulisan ini mengeksplorasi penegakan hukum lingkungan dengan pendekatan religius. Kajian dalam tulisan ini berdasarkan penelitian kepustakaan dengan pendekatan
Useful /
UNDIPUNDIP Metode: Sebuah studi cross‑sectional dilakukan pada periode September–Oktober 2022 dengan 260 pasien kanker payudara yang dipilih via sampling convenience.Metode: Sebuah studi cross‑sectional dilakukan pada periode September–Oktober 2022 dengan 260 pasien kanker payudara yang dipilih via sampling convenience.
MAHARDIKAMAHARDIKA Latar Belakang: Dukungan terhadap kelancaran penyimpanan dan pengambilan dokumen rekam medis memerlukan kesesuaian kapasitas penyimpanan dokumen rekamLatar Belakang: Dukungan terhadap kelancaran penyimpanan dan pengambilan dokumen rekam medis memerlukan kesesuaian kapasitas penyimpanan dokumen rekam
MAHARDIKAMAHARDIKA Kesimpulan: Kegiatan konsultasi berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU. Kecemasan pada keluarga pasien sebelum konsultasiKesimpulan: Kegiatan konsultasi berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU. Kecemasan pada keluarga pasien sebelum konsultasi
UNDIPUNDIP Metode: Penelitian cross‑sectional dilakukan pada 102 lansia berdomisili di wilayah masyarakat Semarang, Indonesia. Responden direkrut menggunakan teknikMetode: Penelitian cross‑sectional dilakukan pada 102 lansia berdomisili di wilayah masyarakat Semarang, Indonesia. Responden direkrut menggunakan teknik