STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT
MEDICA MAJAPAHITMEDICA MAJAPAHITPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres pada siswa sekolah full day dan half day. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner PSS-10 (Perceived Stress Scale) yang telah divalidasi. Hasil menunjukkan bahwa dari siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto, sebanyak 15 siswa (76,2%) mengalami stres dengan tingkat sedang, sedangkan dari siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto, sebanyak 16 siswa (71,43%) mengalami stres ringan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai p sebesar 0,001, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat stres antara siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto dengan siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat stres yang dialami siswa, di mana siswa dengan sistem full day school倾向于 memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang menempuh pendidikan dengan sistem half day school.
Terdapat perbedaan tingkat stres antara siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto dengan siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto.Siswa yang menempuh pendidikan dengan sistem full day school cenderung mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan siswa dengan sistem half day school.Faktor durasi belajar yang lebih panjang dan beban aktivitas di sekolah kemungkinan besar berkontribusi terhadap peningkatan stres pada siswa full day school.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang mengeksplorasi pengaruh durasi belajar terhadap kesejahteraan mental siswa secara longitudinal, untuk melihat bagaimana stres berkembang seiring waktu pada sistem full day dan half day school. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas intervensi manajemen stres berbasis sekolah, seperti pelatihan relaksasi atau mindfulness, dalam mengurangi tekanan psikologis pada siswa yang mengikuti program full day school. Ketiga, perlu dikaji lebih dalam bagaimana keterlibatan orang tua dan pola interaksi keluarga pasca sekolah memengaruhi tingkat stres siswa, terutama membandingkan siswa full day dan half day, guna memahami peran lingkungan rumah dalam mitigasi stres akademik. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi stres siswa di berbagai sistem pendidikan.
| File size | 430.07 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IUSIUS Namun, terdapat masalah normatif terkait batasan kesalahan, hubungan struktural, kriteria, dan batasan tanggung jawab pidana. Studi ini mengindikasikanNamun, terdapat masalah normatif terkait batasan kesalahan, hubungan struktural, kriteria, dan batasan tanggung jawab pidana. Studi ini mengindikasikan
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Secara parsial variabel stres kerja berpengaruh positif secara tidak signifikan variabel kinerja karyawan. Secara simultan variabel independen yaitu variabelSecara parsial variabel stres kerja berpengaruh positif secara tidak signifikan variabel kinerja karyawan. Secara simultan variabel independen yaitu variabel
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan budaya belajar yang disiplin dan berorientasi padaPenelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan budaya belajar yang disiplin dan berorientasi pada
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang bersifat asuhan keperawatanH. Aloei Saboe Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang bersifat asuhan keperawatan
UMNUMN Peningkatan kemampuan ini berdampak nyata terhadap produktivitas ternak, efisiensi pemberian pakan secara berkala, penurunan angka kematian anakan, sertaPeningkatan kemampuan ini berdampak nyata terhadap produktivitas ternak, efisiensi pemberian pakan secara berkala, penurunan angka kematian anakan, serta
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Lansia merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia. Pada lanjut usia terjadi kemunduran fungsi tubuh dimana salah satunya adalah kemunduran fungsiLansia merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia. Pada lanjut usia terjadi kemunduran fungsi tubuh dimana salah satunya adalah kemunduran fungsi
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Sebagian besar responden mengalami tingkat stres berat sebelum intervensi manajemen stres. Setelah diberikan manajemen stres, sebagian besar respondenSebagian besar responden mengalami tingkat stres berat sebelum intervensi manajemen stres. Setelah diberikan manajemen stres, sebagian besar responden
MAHARDIKAMAHARDIKA Kesimpulan: Diperlukan upaya pengendalian berat badan agar status gizi berada pada kategori ideal, kemampuan adaptasi stres yang memadai, serta pencatatanKesimpulan: Diperlukan upaya pengendalian berat badan agar status gizi berada pada kategori ideal, kemampuan adaptasi stres yang memadai, serta pencatatan
Useful /
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menggambarkan upaya guru kelas IV dalam menghadapi pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Manfaat penelitian ini adalahTujuan umum penelitian ini adalah untuk menggambarkan upaya guru kelas IV dalam menghadapi pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Manfaat penelitian ini adalah
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL XYZ adalah mengidentifikasi masalah produksi, mengetahui faktor utama penyebab kegagalan (reject) dalam proses produksi produk AMDK cup 220ml, menganalisaXYZ adalah mengidentifikasi masalah produksi, mengetahui faktor utama penyebab kegagalan (reject) dalam proses produksi produk AMDK cup 220ml, menganalisa
UNTANUNTAN Penulisan ini dilakukan di lingkungan Dinas Pendidikan SD Negeri 007 Teluk Sebong. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan pada analisa kedisiplinan guruPenulisan ini dilakukan di lingkungan Dinas Pendidikan SD Negeri 007 Teluk Sebong. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan pada analisa kedisiplinan guru
UNTANUNTAN Penggunaan media pembelajaran puzzle adalah upaya untuk meningkatkan kualitas pelajaran kimia, di mana peserta didik melakukan sebagian besar kegiatanPenggunaan media pembelajaran puzzle adalah upaya untuk meningkatkan kualitas pelajaran kimia, di mana peserta didik melakukan sebagian besar kegiatan