POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS

Journal of Nursing and HealthJournal of Nursing and Health

Kecemasan merupakan kondisi emosional yang ditandai dengan kekhawatiran yang berlebihan terhadap berbagai peristiwa kehidupan sehari-hari. Kecemasan sulit dikendalikan dan berhubungan dengan gejala somatik seperti ketegangan otot, iritabilitas, kesulitan tidur dan kegelisahan. Pre Operatif adalah masa yang dimulai ketika keputusan untuk menjalani operasi dibuat dan berakhir ketika pasien dipindahkan ke meja operasi, pada fase ini ada beberapa persiapan yang harus disiapkan oleh pasien sebelum dilakukan tindakan operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada pasien pre operasi Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro Sigli. Metode penelitian ini bersifat deskriptif yaitu untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro Sigli. Penelitian ini mengunakan desain atau rancangan cross sectional. Data diambil dengan melakukan pengukuran kuesioner Zung Self-Rating Anxiety. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden dalam penelitian ini berada pada kategori dewasa akhir (54,2%), berjenis kelamin perempuan (54,2%), memiliki pendidikan tinggi (62,7%), tidak memiliki pengalaman dirawat sebelumnya (60,2%), hampir seluruh responden berada di tingkat sosial ekonomi yang rendah (90,4%), dan mayoritas kecemasan responden adalah tidak cemas (normal) (97,6%).

Dari 83 responden sebanyak 97,6% responden tidak mengalami kecemasan (normal), dan hanya sebesar 2,4% saja yang mengalami kecemasan yaitu kecemasan ringan.Dengan demikian, sebagian besar pasien pre operasi di rumah sakit tersebut tidak menunjukkan tingkat kecemasan yang signifikan.Kondisi ini mengindikasikan bahwa pasien mampu menghadapi proses pre operasi dengan baik, baik secara psikologis maupun emosional.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap kecemasan ringan yang dialami oleh sebagian kecil pasien, misalnya dengan menggali lebih dalam mengenai persepsi pasien terhadap operasi, pengalaman masa lalu, atau dukungan sosial yang mereka terima. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat kecemasan pada pasien yang menerima intervensi pengurangan kecemasan (seperti konseling atau teknik relaksasi) dengan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi, untuk mengetahui efektivitas berbagai metode dalam mengatasi kecemasan pre operasi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman subjektif pasien selama fase pre operasi, termasuk bagaimana mereka mengatasi perasaan cemas atau khawatir, serta strategi koping apa yang mereka gunakan. Penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai kebutuhan dan preferensi pasien, sehingga dapat dikembangkan intervensi yang lebih personal dan efektif. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk eksplorasi lebih lanjut hubungan antara tingkat sosial ekonomi dan kecemasan pada pasien pre operasi, mengingat sebagian besar responden dalam penelitian ini berasal dari tingkat sosial ekonomi yang rendah.

  1. GAMBARAN KECEMASAN PADA PASIEN PRA-OPERASI DI RSUD BULELENG | Coping: Community of Publishing in Nursing.... doi.org/10.24843/coping.2021.v09.i03.p09GAMBARAN KECEMASAN PADA PASIEN PRA OPERASI DI RSUD BULELENG Coping Community of Publishing in Nursing doi 10 24843 coping 2021 v09 i03 p09
  1. #tekanan darah#tekanan darah
  2. #kinerja perawat#kinerja perawat
Read online
File size689.86 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1YX
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test